BANDA ACEH – Jumlah korban yang meninggal di Aceh akibat bencana terus bertambah. Hingga Selasa 2 Desember 2025 pukul 20.00 WIB, Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh melaporkan terdapat 249 orang ditemukan meninggal dunia dan 227 lainnya masih dinyatakan hilang.
“Laporan pantauan data Penanggulangan Bencana Alam Hidrometeorologi di Posko Terpadu Pemerintah Aceh hingga Selasa (2/12/2025) pukul 20.00 WIB, korban meninggal dunia mencapai 249 orang dan hilang 227 orang,” kata Juru Bicara Posko, Murthalamuddin.
Sementara itu, secara umum BNPB memperbarui data rekapitulasi terdampak bencana banjir dan longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. BNPB mengungkapkan per pagi ini korban meninggal dunia mencapai 753 jiwa.
Data ini dilihat di website resmi BNPB pukul 07.15 WIB, Rabu (3/12/2025). Tertulis jumlah korban meninggal 753 jiwa, kemudian orang hilang sebanyak 650 jiwa, dan korban terluka sebanyak 2.600 jiwa.
Sebanyak 576.300 orang tercatat mengungsi. Jumlah pengungsi ini tersebar di Sumut, Aceh, dan Sumbar.
Selain itu, BNPB mendata rumah warga yang mengalami kerusakan dan kerusakan pada fasilitas umum. Berikut datanya:
Jembatan rusak sebanyak 299
Fasilitas peribadatan rusak sebanyak 129
Fasilitas kesehatan rusak ada 9
Fasilitas pendidikan rusak sebanyak 323
Rumah warga rusak berat sebanyak 3.600
Rumah warga rusak sedang sebanyak 2.100
Rumah warga rusak ringan sebanyak 3.700
Secara keseluruhan jumlah korban terdampak dalam bencana ini di Sumut, Aceh, dan Sumbar tercatat 3,3 juta jiwa. BNPB juga mencatat ada 50 kabupaten terdampak bencana.








