Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Dua Mal Pelayanan Publik di Aceh Terkena Dampak Banjir

redaksi by redaksi
15/12/2025
in Ekonomi
0
Dua Mal Pelayanan Publik di Aceh Terkena Dampak Banjir

Situasi permukiman di Kota Lintang Bawah Aceh Tamiang, Sabtu (13/12/2025). Sebagian besar rumah dan bangunan hancur akibat banjir.(KOMPAS.com/Tria Sutrisna)

JAKARTA – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menyampaikan bahwa sebanyak 2 Mal Pelayanan Publik (MPP) di Aceh terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

Deputi Bidang Pelayanan Publik, Otok Kuswandaru, mengungkapkan, dua MPP tersebut adalah MPP Kabupaten Langsa dan MPP Kabupaten Aceh Tamiang.

“Kami telah memantau penyelenggaraan pelayanan publik pada MPP yang berdampak banjir. Di Sumatera, di Provinsi Aceh, kami laporkan ada 2 MPP yaitu Kabupaten Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang yang terdampak langsung,” kata Otok dalam laporannya saat peresmian 9 MPP di Kantor Kementerian PANRB, Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (15/12/2025).

Sementara itu, satu MPP di wilayah Aceh Tengah berpotensi terdampak. Di Sumatera Barat (Sumbar), terdapat 11 MPP yang mengalami penurunan pengguna karena akses jalan yang belum pulih sepenuhnya pasca banjir.

“Hal ini dikarenakan akses jalan transportasi dari wilayah terdampak masih terbatas. Sedangkan di Sumatera Utara, Alhamdulillah, 10 MPP berstatus aman dan tidak terdampak bencana,” ucap Otok.

Terpisah, Menteri PANRB Rini Widyantini menyebutkan bahwa MPP yang terdampak banjir dan tanah longsor tidak mengganggu pelayanan publik secara keseluruhan. Pihaknya pun akan mempersiapkan intervensi jika MPP tidak beroperasi maksimal karena bencana alam.

“Misalnya, ada orang yang memang sudah waktunya harus bikin SIM, maka tentunya kita akan mendorong layanan untuk dikaitkan dengan SIM, misalnya itu bisa dipercepat begitu,” beber Rini.

Tak hanya itu, Rini pun sudah memerintahkan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) untuk mendata arsip dan dokumentasi instansi pemerintah daerah (pemda) di wilayah tersebut yang terdampak bencana. Begitu pun jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdampak.

“Karena ASN semuanya sedang sibuk juga, sedang membantu masyarakat tentunya. Tetapi yang paling penting adalah ingin memastikan bahwa semua arsip-arsip dari pemerintah daerah itu bisa terselamatkan,” tutur Rini.

“Jadi Kementerian PANRB tentunya memastikan bahwa layanan tetap berjalan. Kemudian kita juga ingin melihat ASN yang terdampak seperti apa supaya nanti mereka juga bisa tetap mendapatkan hak-haknya,” tandas Rini.

Sumber: Kompas.com

Previous Post

Pemerintah Diminta Prioritaskan KIP-PIP bagi Pelajar Terdampak Bencana di Aceh

Next Post

Muslim Ayub: Pembangunan Pasca Bencana Harus Bertumpu Pada Nilai-Nilai

Next Post
Muslim Ayub: Pembangunan Pasca Bencana Harus Bertumpu Pada Nilai-Nilai

Muslim Ayub: Pembangunan Pasca Bencana Harus Bertumpu Pada Nilai-Nilai

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kemenag Serahkan Bantuan untuk Masyarakat dan Masjid di Aceh Utara

Kemenag Serahkan Bantuan untuk Masyarakat dan Masjid di Aceh Utara

14/01/2026
Korban TPPO Asal Aceh Utara Diminta Tebusan Rp40 Juta, Haji Uma Koordinasi dengan KBRI

Korban TPPO Asal Aceh Utara Diminta Tebusan Rp40 Juta, Haji Uma Koordinasi dengan KBRI

14/01/2026
Nyan, Bupati Pidie Jaya Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

Nyan, Bupati Pidie Jaya Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

14/01/2026
PUPR Aceh Bersihkan Longsor di Ruas Peureulak–Lokop–Batas Gayo Lues

PUPR Aceh Bersihkan Longsor di Ruas Peureulak–Lokop–Batas Gayo Lues

14/01/2026
Dinas ESDM Aceh Terjunkan 70 Relawan Bersihkan Sekolah di Aceh Tamiang

Dinas ESDM Aceh Terjunkan 70 Relawan Bersihkan Sekolah di Aceh Tamiang

14/01/2026

Terpopuler

Nyan, Bupati Pidie Jaya Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

Nyan, Bupati Pidie Jaya Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

14/01/2026

Banjir Aceh Diduga Akibat Hilangnya 1.100 Hektar Hutan di DAS Jambo Aye

Krak, Harga Emas di Banda Aceh Capai Rp8 Juta per Mayam

Bandara SIM Aceh Gagalkan Penyelundupan 1,9 Kg Sabu ke Jakarta

Pemkab Pijay Salurkan Beras CPP Bagi Korban Banjir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com