Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Muslim Ayub: Banjir Aceh Alarm Kerusakan Lingkungan, Negara Harus Hadir Lindungi Rakyat

Joe Samalanga by Joe Samalanga
25/12/2025
in Lintas Tengah
0
Muslim Ayub: Banjir Aceh Alarm Kerusakan Lingkungan, Negara Harus Hadir Lindungi Rakyat

Belangkejeren — Anggota DPR RI asal Aceh, H. Muslim Ayub, SH, MH, menegaskan bahwa banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Aceh merupakan peringatan keras atas rusaknya tata kelola lingkungan hidup dan lemahnya pengawasan terhadap eksploitasi alam.

Menurutnya, bencana yang terjadi itu bukan semata-mata akibat faktor alam, melainkan akumulasi dari kerusakan hutan, pendangkalan sungai, serta aktivitas tambang dan pembalakan yang tidak terkendali.

“Ini bukan lagi bencana alam biasa. Ini adalah bencana ekologis akibat ulah manusia. Negara tidak boleh menutup mata,” tegas Muslim Ayub pada kegiatan optimalisasi 4 pilar Kebangsaan di Desa Porang, Gayo Lues, Minggu siang (21/12/2025).

Selain korban jiwa, bencana ini juga merusak infrastruktur vital. Robohnya tower listrik menyebabkan lebih dari 15 kabupaten/kota mengalami pemadaman total, melumpuhkan aktivitas ekonomi dan pelayanan masyarakat.

“Rakyat kesulitan berkomunikasi, aktivitas ekonomi lumpuh, ini dampak serius yang tidak bisa dianggap biasa,” ujarnya.

Muslim Ayub juga menyoroti temuan Walhi Aceh yang menunjukkan bahwa banjir membawa kayu gelondongan dari hulu sungai, sebagai bukti nyata pembalakan liar dan kerusakan hutan.
Ia juga menyinggung maraknya:
Penambangan emas tanpa izin (PETI)
Galian C ilegal, pembukaan lahan perkebunan skala besar, dan kerusakan Daerah Aliran Sungai (DAS).

“Kalau hutan terus digunduli, sungai didangkalkan, dan tambang dibiarkan, maka banjir akan menjadi bencana tahunan, bahkan bulanan,” tegasnya.

Untuk itu, Anggota Komisi DPR RI itu mendesak pemerintah pusat dan daerah untuk segera mengambil langkah konkret, seperti moratorium izin baru perkebunan dan tambang, penertiban tegas PETI dan galian C ilegal, Pemulihan hutan dan DAS kritis, penegakan hukum tanpa tebang pilih, dan penguatan mitigasi bencana berbasis lingkungan.

“Keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi. Jangan tunggu korban bertambah baru bertindak,” kata Muslim Ayub.

Menurutnya, Aceh tidak kekurangan regulasi, tetapi kekurangan keberanian dalam penegakan hukum lingkungan.

“Jika hulu tidak diselamatkan hari ini, maka banjir besar akan terus menghantui Aceh di masa depan. Negara harus hadir, tegas, dan berpihak pada rakyat,” tutupnya.[]

Previous Post

Urung Ditetapkan Status Bencana Nasional Aktivis HAM Aceh Serukan Pihak Internasional Bantu Aceh

Next Post

Wali Nanggroe Serahkan 15 Ton Bantuan di Aceh Tamiang

Next Post
Wali Nanggroe Serahkan 15 Ton Bantuan di Aceh Tamiang

Wali Nanggroe Serahkan 15 Ton Bantuan di Aceh Tamiang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mutu Pelayanan RSUD-TP Abdya Ditingkatkan, Komunikasi Efektif Diutamakan

Mutu Pelayanan RSUD-TP Abdya Ditingkatkan, Komunikasi Efektif Diutamakan

10/07/2026
Total Aset Perbankan di Aceh Capai Rp65,99 Triliun

Total Aset Perbankan di Aceh Capai Rp65,99 Triliun

10/07/2026
Kanwil Kemenag Aceh Lakukan Verifikasi Pesantren di Bener Meriah

Kanwil Kemenag Aceh Lakukan Verifikasi Pesantren di Bener Meriah

10/07/2026
Mahasiswa KKN USK Disambut Hangat di Gampong Cut Langgien

Mahasiswa KKN USK Disambut Hangat di Gampong Cut Langgien

10/07/2026
Dorong Ekspansi UMKM, Wali Kota Banda Aceh Tinjau Langsung Produksi Capli

Dorong Ekspansi UMKM, Wali Kota Banda Aceh Tinjau Langsung Produksi Capli

10/07/2026

Terpopuler

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

09/07/2026

Ohku, DAK Fisik Nol Persen, Pembangunan Pidie Jaya Terancam Molor

Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

Malam Ini, Rektor, Walikota, dan Tokoh publik Baca Puisi di Kedai Kopi

MTC Juara Umum Kelas Festival & Pemula, Rahih 78 Medali di Student Champhionship

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com