Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Medis Muhammadiyah Temukan ISPA Paling Banyak Dikeluhkan Penyintas Banjir Aceh

redaksi by redaksi
23/12/2025
in Lintas Timur
0
Medis Muhammadiyah Temukan ISPA Paling Banyak Dikeluhkan Penyintas Banjir Aceh

TAMIANG – Setelah kurang lebih tiga minggu bencana di Aceh, masyarakat penyintas mulai merasakan berbagai gangguan kesehatan, paling banyak Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Dalam keterangan dari Emergency Medical Team (EMT) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar, dari 45 pasien yang dilayani pada mayoritas mengeluhkan ISPA.

Dijelaskan bahwa, untuk menjangkau penyintas yang tersebar, tim membagi personel menjadi dua kelompok kerja. Tim A melakukan koordinasi dan persiapan layanan di wilayah kerja Puskesmas Sungai Iyu yang cakupannya luas.

Sementara Tim B memilih pola layanan mobile di Gampong Air Tenang karena fasilitas layanan dasar setempat belum berfungsi normal. Poskesdes di wilayah itu masih terkendala lumpur, sementara posko yang ada tidak lagi ditempati relawan atau tenaga kesehatan.

Dari 45 pasien yang ditangani Tim B pada 22 Desember 2025, tercatat 26 laki-laki dan 19 perempuan, dengan sebaran usia mulai dari balita hingga lansia. ISPA menjadi penyakit tertinggi dengan 18 kasus, disusul keluhan lain yang lazim muncul pascabencana, termasuk gangguan kulit.

“Tidak ada kasus yang memerlukan rujukan hari ini. Seluruhnya dapat ditangani di lokasi layanan,” ujar dr. Muhammad Ihsan Kitta, Ketua Tim EMT Unismuh Makassar melalui keterangan pers tersebut.

Dia menambahkan, layanan kesehatan dilakukan berdasarkan penempatan hasil koordinasi dengan Health Emergency Operation Center (HEOC) Tanggap Bencana Kabupaten Aceh Tamiang.

“Kami ditempatkan di wilayah Puskesmas Sungai Iyu yang mencakup Sungai Iyu dan Desa Tanjung Kepayang di Kecamatan Bendahara. Selain itu, tim juga bergerak ke Gampong Air Tenang di Kecamatan Karang Baru,” katanya.

Tim juga mencatat, layanan kesehatan reproduksi serta promosi kesehatan belum dilakukan. Adapun kebutuhan yang dinilai mendesak adalah penguatan layanan kesehatan di wilayah kerja serta ketersediaan obat untuk gangguan kulit, yang kerap muncul akibat kontak dengan air kotor dan kondisi sanitasi pascabanjir.

Operasi lapangan ini melibatkan 10 personel EMT yang terdiri atas tenaga medis dan penunjang—dokter, perawat, bidan, tenaga kefarmasian, serta mahasiswa profesi kedokteran—yang bertugas bergilir mengikuti kebutuhan di titik layanan.

Previous Post

Darul Imarah Distribusi Gas Subsidi 3 Kg ke 32 Gampong

Next Post

Polres Pidie Distribusikan Sembako ke Wilayah Terisolasi di Aceh Tengah Pakai Motor Trail

Next Post
72 Ribu Warga Gayo Masih Terisolir Akibat Jalan Putus Imbas Banjir

Polres Pidie Distribusikan Sembako ke Wilayah Terisolasi di Aceh Tengah Pakai Motor Trail

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

[Opini] Pengawalan Kepada Pemerintah Harus Produktif, HMI Sigli Jangan Kehilangan Jati Diri

28/07/2026
Bukan Sekadar Magang, Mahasiswa PMI UIN Ar-Raniry Ditempa Menjadi Pendamping Masyarakat di Forum Bangun Aceh

Bukan Sekadar Magang, Mahasiswa PMI UIN Ar-Raniry Ditempa Menjadi Pendamping Masyarakat di Forum Bangun Aceh

28/07/2026
Jelang Musda, FPRB Pidie Jaya Galang Kekuatan Lembaga Peduli Bencana

Jelang Musda, FPRB Pidie Jaya Galang Kekuatan Lembaga Peduli Bencana

28/07/2026
Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

28/07/2026
Ohku, Capaian Imunisasi di Aceh Baru 19 Persen

Ohku, Capaian Imunisasi di Aceh Baru 19 Persen

28/07/2026

Terpopuler

Medis Muhammadiyah Temukan ISPA Paling Banyak Dikeluhkan Penyintas Banjir Aceh

Medis Muhammadiyah Temukan ISPA Paling Banyak Dikeluhkan Penyintas Banjir Aceh

23/12/2025

Awali Masa Bakti dengan Berkah, Zikrillah Dipeusijuek Bersama Santunan Anak Yatim Se-Kemukiman Pangwa

Musda Demokrat Aceh Menghangat, Fakta Sejarah Organisasi Sayuti Abubakar Diungkap

Jangan Biarkan HMI Hilang di Pidie, Wabup Alzaizi Serukan Kebangkitan Kader Pengawal Perubahan

FISIP USK dan Fakulti Sastera & Sains Sosial Universiti Malaya Teken MoA, Perkuat Kolaborasi Akademik Bertaraf Internasional

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com