Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Aceh Perkuat Peran Dai Perbatasan sebagai Benteng Akidah Pascabencana

redaksi by redaksi
10/01/2026
in Nanggroe
0
Aceh Perkuat Peran Dai Perbatasan sebagai Benteng Akidah Pascabencana

Banda Aceh – Pemerintah Provinsi Aceh melalui Dinas Syariat Islam (DSI) Aceh terus mengambil langkah antisipatif dan strategis memperkuat peran dai perbatasan, khususnya di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi dan rawan masuknya pengaruh misionaris.

“Sejak awal terjadinya bencana, DSI Aceh telah memberikan perhatian khusus kepada para dai perbatasan yang juga menjadi korban musibah,” kata Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Zahrol Fajri, di Banda Aceh, Jumat.

Dia mengatakan, beberapa hari setelah bencana, DSI Aceh secara langsung mengantarkan bantuan kemanusiaan yang secara khusus diperuntukkan bagi para dai perbatasan, terpisah dari porsi masyarakat umum.

“Para dai perbatasan memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan akidah umat. Oleh karena itu, mereka mendapatkan perhatian khusus, termasuk bantuan kemanusiaan yang kami salurkan langsung pascabencana,” ujarnya.

Zahrol menambahkan, sejak bencana terjadi, DSI Aceh juga secara aktif memantau kondisi para dai perbatasan di lapangan.

Selain itu, DSI juga terus mengadvokasi berbagai keperluan dan urusan administrasi yang berkaitan dengan status dan kesejahteraan dai, mulai dari pemberkasan PPPK, honorarium, hingga hak-hak lainnya agar tetap berjalan meskipun dalam kondisi darurat.

Di tengah situasi sulit tersebut, lanjut dia, DSI Aceh juga terus mengingatkan dan menguatkan para dai perbatasan agar tetap menjalankan misi dakwah dan pembinaan keagamaan, meskipun mereka sendiri terdampak langsung.

“Kondisi pascabencana membuat psikologis masyarakat sangat rentan. Di sinilah peran dai perbatasan menjadi sangat krusial sebagai penguat iman, penenang batin, sekaligus penjaga akidah umat, terutama di wilayah perbatasan yang rawan masuknya misi keagamaan dari luar,” katanya.

Menurut dia, tantangan dakwah di wilayah perbatasan semakin berat dengan maraknya persoalan murtad, aliran sesat, serta gangguan akidah lainnya, yang diperparah oleh kondisi bencana.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Aceh menilai keberadaan dai perbatasan harus terus diperkuat secara sistematis dan berkelanjutan. Sebagai langkah jangka menengah dan panjang, juga merencanakan mengadvokasi pembangunan rumah dinas bagi dai perbatasan tahun ini.

“Rumah dinas bagi dai perbatasan sangat penting agar mereka dapat tinggal menetap di wilayah tugasnya dan lebih optimal dalam menjalankan pembinaan keagamaan. Ini akan terus kami perjuangkan,” demikian Zahrol Fajri.

Sumber: antara

Previous Post

Sekda Aceh Jaya Serahkan Surat Tugas Plt Kepala DKPP

Next Post

Warga di Aceh Diminta Waspadai Banjir Susulan

Next Post
Kemendikdasmen Salurkan Rp 13,3 Miliar untuk Pemulihan Pendidikan di Tiga Provinsi Terimbas Bencana

Warga di Aceh Diminta Waspadai Banjir Susulan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mendagri Salurkan Gerobak Dorong dan Bantuan Pangan ke Aceh Tamiang

Mendagri: Satgas Fokus Bersihkan Lumpur Aceh Tamiang

14/01/2026
Kemenag Serahkan Bantuan untuk Masyarakat dan Masjid di Aceh Utara

Kemenag Serahkan Bantuan untuk Masyarakat dan Masjid di Aceh Utara

14/01/2026
Korban TPPO Asal Aceh Utara Diminta Tebusan Rp40 Juta, Haji Uma Koordinasi dengan KBRI

Korban TPPO Asal Aceh Utara Diminta Tebusan Rp40 Juta, Haji Uma Koordinasi dengan KBRI

14/01/2026
Nyan, Bupati Pidie Jaya Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

Nyan, Bupati Pidie Jaya Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

14/01/2026
PUPR Aceh Bersihkan Longsor di Ruas Peureulak–Lokop–Batas Gayo Lues

PUPR Aceh Bersihkan Longsor di Ruas Peureulak–Lokop–Batas Gayo Lues

14/01/2026

Terpopuler

Nyan, Bupati Pidie Jaya Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

Nyan, Bupati Pidie Jaya Kembali Perpanjang Status Tanggap Darurat

14/01/2026

Banjir Aceh Diduga Akibat Hilangnya 1.100 Hektar Hutan di DAS Jambo Aye

Krak, Harga Emas di Banda Aceh Capai Rp8 Juta per Mayam

Bandara SIM Aceh Gagalkan Penyelundupan 1,9 Kg Sabu ke Jakarta

Pemkab Pijay Salurkan Beras CPP Bagi Korban Banjir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com