Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Dubes AS untuk NATO: Reaksi Eropa Berlebihan soal Greenland

redaksi by redaksi
18/01/2026
in Internasional
0
Dubes AS untuk NATO: Reaksi Eropa Berlebihan soal Greenland

Pasukan tentara dari negara-negara Eropa latihan militer bersama di Greenland di tengah tekanan Donald Trump untuk mencaplok wilayah Arktik itu. (Danish Defence/Handout via REUTERS)

Jakarta – Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk NATO, Matthew Whitaker, menyampaikan pembelaan atas fokus Washington terhadap Greenland di tengah kecaman keras dari negara-negara Eropa.

Dalam wawancara dengan Fox News, Whitaker menilai Eropa memiliki “kecenderungan untuk bereaksi berlebihan” terhadap langkah AS di wilayah Arktik tersebut.

Pernyataan ini muncul setelah Prancis mengumumkan latihan militer baru bersama Denmark sebagai respons atas ambisi aneksasi pemerintahan Donald Trump. Whitaker menegaskan bahwa keamanan Arktik adalah kepentingan pertahanan inti Amerika Serikat.

Whitaker menjelaskan bahwa mencairnya es kutub telah mengubah peta geopolitik Arktik dan membuka rute navigasi baru. Hal ini menjadikan Greenland memiliki nilai strategis yang tidak bisa ditawar bagi pertahanan AS.

“Keamanan Greenland, yang merupakan sayap utara dari daratan Amerika Serikat, sangatlah krusial,” ujar Whitaker, seperti dilansir Fox News. Ia menambahkan bahwa benteng pertahanan di belahan bumi barat tersebut sangat penting untuk pengawasan aset angkatan laut dan keamanan jangka panjang AS.

Berbicara dari Ronald Reagan Presidential Library, Whitaker menggunakan doktrin “perdamaian melalui kekuatan” (peace through strength) ala Reagan untuk mendesak sekutu NATO agar meningkatkan anggaran pertahanan mereka.

Ia memberikan sindiran tajam terhadap kondisi militer Eropa saat ini. Whitaker menyebut operasi AS di Venezuela (Operasi Midnight Hammer) sebagai bukti kemampuan AS memproyeksikan kekuatan, sementara banyak sekutu NATO belum mampu menyamai level tersebut.

Whitaker mendesak Uni Eropa untuk melakukan deregulasi ekonomi guna memacu pertumbuhan kapital yang dibutuhkan untuk mendanai pertahanan. “Eropa dan Uni Eropa harus melepaskan ikatan tangan di belakang punggung mereka,” tegasnya.

Prioritas utama Whitaker saat ini adalah memastikan komitmen politik yang disepakati di Den Haag tahun lalu benar-benar berubah menjadi kapabilitas militer nyata.

Ia memuji negara-negara Baltik (Latvia, Lituania, Estonia) dan negara-negara Nordik yang dianggap lebih serius menanggapi ancaman Rusia karena posisi geografis mereka yang dekat. Hal ini merujuk pada rekam jejak agresi Rusia di Krimea (2014) dan invasi ke Ukraina (2022) yang menjadi alarm bagi keamanan kawasan.

Whitaker juga menyebutkan bahwa pertemuan antara Wakil Presiden JD Vance, Menlu Marco Rubio, serta pihak Denmark dan Greenland baru-baru ini berlangsung konstruktif. Ia meminta semua pihak untuk tetap berkepala dingin guna menghindari eskalasi yang tidak perlu.

Sumber: CNNIndonesia

https://www.cnnindonesia.com/internasional/20260117183259-134-1318025/dubes-as-untuk-nato-reaksi-eropa-berlebihan-soal-greenland

Previous Post

China Ultimatum Kamboja soal Dugaan TPPO di Pusat Kegiatan Scam

Next Post

PSMS Siap ‘Curi’ Poin dari Persiraja di Banda Aceh

Next Post
PSMS Siap ‘Curi’ Poin dari Persiraja di Banda Aceh

PSMS Siap 'Curi' Poin dari Persiraja di Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

JICT Bangun Infrastruktur Air Bersih dan Sanitasi di Wilayah Terdampak Banjir Aceh

JICT Bangun Infrastruktur Air Bersih dan Sanitasi di Wilayah Terdampak Banjir Aceh

09/05/2026
Haili Yoga Lepas 235 Jamaah Haji Aceh Tengah di Masjid Agung Ruhama Takengon

Haili Yoga Lepas 235 Jamaah Haji Aceh Tengah di Masjid Agung Ruhama Takengon

09/05/2026
Perkuat Diplomasi, Syekh Fadhil Sambangi Dua Pesantren Unggul di Aceh Besar

Perkuat Diplomasi, Syekh Fadhil Sambangi Dua Pesantren Unggul di Aceh Besar

09/05/2026
Bupati Serang Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Tamiang

Bupati Serang Serahkan Bantuan untuk Korban Bencana Hidrometeorologi di Tamiang

09/05/2026
Sekolah Garuda Buka Jalan Siswa Aceh Tembus Kampus Top Dunia

Sekolah Garuda Buka Jalan Siswa Aceh Tembus Kampus Top Dunia

09/05/2026

Terpopuler

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

Cara Safar dan Tarmizi ‘Mendidik’ Mualem Pimpin Aceh

08/05/2026

DPMG Aceh Tetapkan Peserta Lolos 6 Besar Lomba Teknologi Tepat Guna 2026

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Darwati A. Gani Soroti Pemotongan Dana Desa Saat Bertemu BPKP Aceh

Menyangkut Kemanusian, Dr. Safaruddin Instruksikan Rumah Sakit Korea Layani Semua Desil

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com