Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Penanganan Bencana Didominasi TNI–Polri, ASN Pidie Jaya Dinilai Minim Kontribusi

redaksi by redaksi
31/01/2026
in Lintas Timur
0
Penanganan Bencana Didominasi TNI–Polri, ASN Pidie Jaya Dinilai Minim Kontribusi

MEUREUDU – Lambatnya progres penanganan bencana alam di Kabupaten Pidie Jaya memicu desakan keras kepada Bupati untuk segera mengevaluasi dan mencopot sejumlah Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) yang dinilai gagal menjalankan tugas. Desakan ini menguat setelah rapat evaluasi penanganan bencana yang digelar pada Selasa (27/01/2026) mengungkap berbagai persoalan serius di lapangan.

Hasil evaluasi menunjukkan tidak adanya sinkronisasi antara tim lapangan dengan tim penginput data. Ketidaksesuaian ini menyebabkan laporan administrasi terlihat seolah berjalan, sementara kondisi riil di lapangan justru stagnan. Fakta tersebut mengindikasikan lemahnya koordinasi dan dugaan kuat adanya manipulasi progres penanganan bencana secara administratif.

Di sejumlah titik terdampak banjir, aktivitas pembersihan infrastruktur umum nyaris sepenuhnya didominasi oleh personel TNI dan Polri. Sebaliknya, kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Pidie Jaya di lapangan dinilai sangat minim. Bahkan, sejumlah ASN disebut tidak menunjukkan empati dan keterlibatan nyata terhadap penderitaan warga terdampak.

Situasi ini kian memprihatinkan dengan dugaan bahwa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya tidak turun langsung ke lokasi pasca bencana. Akibatnya, pemantauan dan evaluasi lapangan tidak berjalan sebagaimana mestinya, sehingga pengambilan keputusan dinilai tidak berbasis pada kondisi faktual di lapangan.

Di sisi lain, anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) sebesar Rp4,8 miliar disebut telah habis digunakan untuk penanganan bencana. Namun, hingga kini, hasil kerja di lapangan dinilai tidak sebanding dengan besarnya anggaran yang telah digelontorkan. Perpanjangan masa tanggap darurat yang telah memasuki tahap kelima pun dinilai tidak membawa perubahan signifikan, sehingga menimbulkan kecurigaan publik terkait efektivitas dan akuntabilitas penggunaan anggaran tersebut.

Atas kondisi tersebut, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sigli, Refan Nurreza, mendesak Bupati Pidie Jaya untuk segera mencopot SKPK yang dinilai tidak becus dalam penanganan bencana. Menurutnya, pembiaran terhadap kinerja buruk ini tidak hanya berpotensi merugikan keuangan negara, tetapi juga semakin memperpanjang penderitaan masyarakat terdampak, terutama menjelang bulan suci Ramadhan.

Previous Post

Bedah Buku Generasi Hijauku, Kaum Muda Gayo Diajak Menjaga Alam dan Budaya

Next Post

Mahasiswa Lokal-Internasional UIN Ar-Raniry Salurkan Bantuan dan Hadirkan Sekolah Ceria di Bireuen

Next Post
Mahasiswa Lokal-Internasional UIN Ar-Raniry Salurkan Bantuan dan Hadirkan Sekolah Ceria di Bireuen

Mahasiswa Lokal-Internasional UIN Ar-Raniry Salurkan Bantuan dan Hadirkan Sekolah Ceria di Bireuen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

IAIN Takengon: Menyongsong Era Digitalisasi Pendidikan Tinggi

IAIN Takengon: Menyongsong Era Digitalisasi Pendidikan Tinggi

11/05/2026
Rumah sakit Gayo medical center (GMC)  Telah berlaku BPJS

Rumah sakit Gayo medical center (GMC) Telah berlaku BPJS

11/05/2026
Unjukrasa Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jubir Nurlis: Penting untuk Bahan Evaluasi

Unjukrasa Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jubir Nurlis: Penting untuk Bahan Evaluasi

11/05/2026
Pengkab Abdya Peusijuk 93 CJH, Dijadwalkan Berangkat 18 Mei

Pengkab Abdya Peusijuk 93 CJH, Dijadwalkan Berangkat 18 Mei

11/05/2026
Kemendagri Sebut Pembangunan Aceh Harus Tumbuh Bersama Alam

Kemendagri Sebut Pembangunan Aceh Harus Tumbuh Bersama Alam

11/05/2026

Terpopuler

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

06/05/2026

Tabligh Akbar Muhammadiyah Abdya, Dr. Safaruddin Titip Beberapa Pesan Keumatan

Di Ikuti Dua Kemukiman, Sekda Abdya Buka MTQ Tingkat Kecamatan Jeumpa

Krak, Pasangan Asal Aceh Tempuh Perjalanan Darat dari Indonesia hingga Mekkah

314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com