Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Jembatan Bailey Rampung, Akses Aceh Utara-Takengon Pulih

redaksi by redaksi
01/02/2026
in Lintas Tengah
0
Jembatan Bailey Rampung, Akses Aceh Utara-Takengon Pulih

Pekerja dan prajurit TNI AD menyelesaikan pembangunan jembatan bailey penghubung Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Nagan Raya di Desa Blang Beurandeh, Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Aceh, 5 Januari 2026. Antara/Syifa Yulinnas

LHOKSEUMAWE – Jembatan Bailey di Desa Bener Pepanyi, Kabupaten Bener Meriah, telah rampung dibangun dan mulai digunakan masyarakat pada Ahad, 1 Februari 2026. Rampungnya jembatan darurat tersebut kembali menghubungkan akses antara Kabupaten Aceh Utara, Bener Meriah dan Takengon.

Komandan Distrik Militer 0119/Bener Meriah Letnan Kolonel Infanteri Ahmad Fauzi mengatakan pembangunan jembatan Bailey merupakan langkah cepat dan strategis untuk memulihkan akses transportasi di wilayah terdampak bencana. “Dengan selesainya pembangunan jembatan Bailey ini, akses transportasi yang sebelumnya terputus kini telah kembali normal. Hal ini membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari secara lancar,” kata dia dalam keterangan resmi, Ahad, 1 Februari 2026.

Lintas KKA merujuk pada kawasan bekas operasional PT Kertas Kraft Aceh (Persero), badan usaha milik negara yang bergerak di industri kertas. Lokasi jalan berada di sekitar area eks pabrik sehingga dikenal masyarakat sebagai simpang atau lintasan KKA.

Pembangunan jembatan Bailey dilakukan oleh Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) sebagai respons atas terputusnya jalur utama pascabencana. Jembatan ini dibangun dengan tipe 1-1 Single Single Reinforced (SSR) sepanjang 30 meter atau terdiri dari 10 petak SSR.

Pengerjaan jembatan melibatkan personel gabungan dari Yonzipur 9/Lang Lang Bhuwana dan Denzipur 3/Agni Tirta Dharma. Keberadaan jembatan tersebut mempercepat pemulihan konektivitas wilayah sekaligus memastikan kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi logistik.

Ahmad Fauzi mengatakan, jembatan Bailey dibangun sebagai solusi sementara untuk menggantikan fungsi jembatan permanen yang mengalami kerusakan. Menurut dia, jembatan darurat ini penting agar jalur utama tetap dapat digunakan sambil menunggu pembangunan infrastruktur permanen.

Pulihnya jalur lintas KKA diharapkan dapat mendorong kembali aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat Bener Meriah secara bertahap. Ruas jalan tersebut merupakan jalur strategis penghubung antarwilayah di kawasan dataran tinggi Aceh.

Sumber: antara

Previous Post

TNI Distribusikan Air Bersih ke Wilayah Terdampak Banjir di Aceh

Next Post

Pesantren Nur Yaqdhah Labuhan Haji Barat Resmi Membuka Muadalah

Next Post
Pesantren Nur Yaqdhah Labuhan Haji Barat Resmi Membuka Muadalah

Pesantren Nur Yaqdhah Labuhan Haji Barat Resmi Membuka Muadalah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

HUT Pidie Jaya ke-19 Dipadukan dengan Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Gelar Festival Islami dan Beragam Kegiatan Sosial

HUT Pidie Jaya ke-19 Dipadukan dengan Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Gelar Festival Islami dan Beragam Kegiatan Sosial

10/06/2026
30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

10/06/2026
LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

10/06/2026
DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com