Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Nurdiansyah Alasta: Rekonstruksi Pascabanjir Tak Boleh Lamban

redaksi by redaksi
02/02/2026
in Nanggroe
0
Nurdiansyah Alasta: Rekonstruksi Pascabanjir Tak Boleh Lamban

BANDA ACEH – “Berakhirnya masa tanggap darurat bukan berarti persoalan selesai.”

DPR Aceh menegaskan bahwa pekerjaan besar justru dimulai pada fase pemulihan pascabencana banjir dan meminta Pemerintah Aceh tidak bergerak lamban dalam rekonstruksi serta penguatan mitigasi bencana.

Ketua Komisi IV DPR Aceh, drh. Nurdiansyah Alasta, M.Kes, mengatakan banjir besar yang melanda Aceh sejak akhir 2025 telah berdampak sangat luas, mencakup lebih dari 18 kabupaten/kota dan 200 kecamatan, dengan jumlah warga terdampak mencapai lebih dari 2 juta jiwa.

“Pemerintah harus memastikan fase transisi pemulihan ini berjalan cepat, terukur, dan tepat sasaran. Jangan sampai setelah status darurat berakhir, penanganan justru melambat,” kata Nurdiansyah di Banda Aceh, Senin (2/2/2026).

Ia mengapresiasi langkah Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf, yang dinilai aktif turun langsung ke lapangan sejak awal bencana untuk memastikan penanganan darurat, distribusi bantuan, serta keberadaan posko-posko bagi masyarakat terdampak.
Namun demikian, Nurdiansyah menegaskan bahwa dampak bencana banjir menyisakan persoalan serius yang tidak bisa ditangani secara biasa-biasa saja. Infrastruktur vital di sejumlah wilayah lumpuh, Daerah Aliran Sungai (DAS) mengalami kerusakan, ribuan rumah warga rusak, sanitasi dan akses air bersih terganggu, serta lahan pertanian dan perkebunan terdampak.

“Ini membutuhkan penanganan yang terencana, terintegrasi, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah daerah, DPR Aceh, dan pemerintah pusat menjadi keharusan, bukan pilihan,” ujarnya.

Selain fokus pada pemulihan pascabencana, DPR Aceh juga mengingatkan Pemerintah Aceh agar segera memastikan kesiapan menghadapi bulan suci Ramadan. Ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok harus dijaga, termasuk pemenuhan kebutuhan dasar penyintas banjir yang masih berada di hunian sementara maupun hunian tetap.

Nurdiansyah juga mendorong agar tahapan rekonstruksi infrastruktur segera dipercepat, khususnya pemulihan konektivitas antarwilayah, normalisasi sungai, serta pembangunan konstruksi strategis di wilayah rawan banjir.

Menurutnya, banjir besar di penghujung 2025 harus menjadi peringatan serius bahwa Aceh, yang berada di kawasan lereng Bukit Barisan, memiliki tingkat kerentanan bencana yang tinggi. Karena itu, kebijakan pembangunan ke depan harus benar-benar berbasis pengurangan risiko bencana.

“Mitigasi tidak boleh sekadar wacana. Penataan kawasan bantaran sungai, pembangunan tebing penahan, rehabilitasi hutan melalui penanaman pohon, hingga penyediaan sistem peringatan dini harus menjadi prioritas,” tegasnya.

Ia menambahkan, DPR Aceh, khususnya Komisi IV, akan menjalankan fungsi pengawasan dan mendukung langkah-langkah strategis Pemerintah Aceh demi memastikan percepatan pemulihan dan kebangkitan Aceh pascabencana berjalan sesuai harapan masyarakat.[]

Previous Post

Alumni Haji Furoda 2023 PT Nur Ramadhan Yogjakarta Wakafkan Sumur Bor di Aceh

Next Post

Nisfu Sya’ban di Tengah Bencana Aceh : Antara Ujian, Muhasabah, dan Solidaritas

Next Post
Nisfu Sya’ban di Tengah Bencana Aceh : Antara Ujian, Muhasabah, dan Solidaritas

Nisfu Sya’ban di Tengah Bencana Aceh : Antara Ujian, Muhasabah, dan Solidaritas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mantan Kepala SMAN Taman Fajar Nakhodai SMKN 1 Idi

Mantan Kepala SMAN Taman Fajar Nakhodai SMKN 1 Idi

25/07/2026
TA Khalid Apresiasi Langkah Cepat KKP, Refocusing Anggaran Selamatkan Tambak Pidie Jaya

TA Khalid Apresiasi Langkah Cepat KKP, Refocusing Anggaran Selamatkan Tambak Pidie Jaya

25/07/2026
67 Siswa Baru SMAN 1 Madat Dapat Pakaian Sekolah Gratis

67 Siswa Baru SMAN 1 Madat Dapat Pakaian Sekolah Gratis

25/07/2026
Mahasiswa KKN USK Gelar Nobar Film Edukatif untuk Tanamkan Karakter Anak di Cut Langien

Mahasiswa KKN USK Gelar Nobar Film Edukatif untuk Tanamkan Karakter Anak di Cut Langien

25/07/2026
APRI: Jangan Samakan Penambang Rakyat dengan PETI

APRI: Jangan Samakan Penambang Rakyat dengan PETI

25/07/2026

Terpopuler

Nurdiansyah Alasta: Rekonstruksi Pascabanjir Tak Boleh Lamban

Nurdiansyah Alasta: Rekonstruksi Pascabanjir Tak Boleh Lamban

02/02/2026

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

HUT ke-25 Demokrat, DPC Pidie Pilih Bersihkan Masjid, Hijaukan Lingkungan, Donorkan Darah untuk Masyarakat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com