Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Keinginan Presiden Anak Indonesia Badannya Besar, Kajati Aceh Lounching Adhyaksa Peduli

redaksi by redaksi
04/02/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Keinginan Presiden Anak Indonesia Badannya Besar, Kajati Aceh Lounching Adhyaksa Peduli

BLANGPIDIE – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Provinsi Aceh, Yudi Triadi, SH. MH me_Lounching Desa Binaan Adhyaksa Peduli Stunting Tahun 2026 yang bertempat di Puskesmas Babahrot, Gampong Pante Cermin Kabupaten Aceh Barat Daya.

Kegiatan tersebut ikut dihadiri Wakil Bupati Abdya, Zaman Akli, S. Sos, Asdatun Kejati Aceh Nilawati, Kajari Abdya Kardono, Wakapolres Misyanto, Ketua IAD Wilayah Aceh, Ny. Juraida Triadi, Ketua IAD Daerah Abdya, Ny. Dewi Kardono, para kepala SKPK, dan para dokter dari Klinik Pratama Adhiyaksa Kejati Aceh, Rabu (04/02/2026).

Yudi Triadi dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan itu bukan sekedar aksi sosial, melainkan bagian integral dari transformasi Kejaksaan sebagai lembaga yang tidak hanya menegakkan hukum, tapi kami juga ingin mengawal arah pembangunan nasional, terutama dibidang kesehatan masyarakat, ketahanan keluarga dan kesejahteraan sosial.

“Mengapa Stunting Harus Dicegah?
Stunting merupakan persoalan serius yang berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan otak, dan produktivitas anak di masa depan,” katanya.

Ia menyebutkan, upaya penanganan stunting menjadi prioritas Nasional. Lalu Yudi juga menceritakan, pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto, seluruh para Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati juga hadir dalam pertemuan itu. Prabowo mengatakan tentang program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kenapa menjadi program strategis beliau?.

“Karena beliau menginginkan kedepan generasi bangsa Indonesia menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan badannya besar-besar,” ungkap Yudi.

“Beliau bercerita, saat masih ikut kontestasi calon presiden dan pergi ke daerah-daerah timur, beliau melihat anak-anak yang seharusnya sudah usia SMP tetapi badannya masih seukuran anak SD kelas 3 karena kecil-kecil,” ucap Yudi, mengulang cerita Prabowo.

Atas dasar itulah beliau mempunyai program prioritas terkait masalah stunting.

“Kami di Kejaksaan juga mengambil hal tersebut menjadi inovasi unggulan kami. Jadi tadi kita juga menjadi kontestasi dan dinilai oleh kementerian PAN-RB. Kemudian kami membuat dan program Adhyaksa Peduli Stunting ini sebenarnya sudah berjalan sejak tiga tahun yang lalu, maka dari itu terus berjalan hingga saat ini dan kami menjadi finalis penilaian dari Kementerian PAN-RB untuk program Adhyaksa Peduli Stunting,”

Maka dari itu, Kabupaten Abdya menjadi kabupaten yang pertama di tahun ini yang dikunjungi Kajati. Kedatangan Yudi dan rombongan ke Abdya merupakan skala prioritas.

“Kami hadir ke sini untuk menjadi bagian masyarakat Abdya dalam masalah penyelesaian stunting. Berdasarkan data tahun ini, di kabupaten Abdya terdapat 30 anak masuk kategori wasting (menuju stunting) dan 12 anak berkategori stunting (kekurangan energi kronik),” sebutnya.

Katanya lagi, di kejaksaan juga memiliki peran Jaksa Pengacara Negara dalam bidang Datun. Dimana, berdasarkan Peraturan Jaksa Agung Nomor 7 Tahun 2021, tugas dan fungsi kewenangan jaksa di bidang perdata dan tata usaha negara, Kejaksaan memiliki fungsi strategis sebagai Advokat general yang berperan aktif dalam pengawalan kebijakan publik dan perlindungan kepentingan negara.

Dimana, kejaksaan tinggi Aceh berkomitmen menjalankan peran tersebut melalui pendampingan Hukum (Legal Assistance), bagi pemerintah provinsi, kabupaten/kota, hingga pemerintah gampong dalam pelaksanaan program stunting dan penggunaan dana, dan ada juga dana desa yang dialokasikan untuk stunting.

“Nanti ada teman-teman dari Datun, biar nanti guna tepat sasaran dan bermanfaat tentunya bagi masyarakat Abdya. Nanti bisa menggunakan teman-teman di Datun umum berdampingan untuk pengguna dana tersebut,” cetusnya.

Selain itu, pihaknya juga bisa memberikan pendapat hukum (Legal Opinion) terhadap kebijakan anggaran stunting untuk pencegahan penyimpangan. Kemudian, sosialisasi hukum dalam edukasi masyarakat desa agar penggunaan dana publik berjalan sesuai peraturan yang berlaku.

Dalam kegiatan ini, Kejati Aceh melibatkan pihak-pihak yang memiliki visi yang sama untuk membangun Aceh melalui para stakeholder dan para donatur program Corporate Social Responsibility (CSR) di antaranya PT Bank Aceh Syariah, PT Bank Syariah Indonesia, PT PLN, PT PTPN IV Regional 6, PT Pupuk Iskandar Muda dan PT Pertamina.

Yudi ikut mengapresiasi atas keterlibatan semua pihak sebagai donatur program ini sejak tahun 2022 hingga 2026 saat ini. Kami juga mendapat dana CSR. Kami juga mengapresiasi atas kerjasama semua pihak yang terlibat dalam program ini, khususnya para tenaga medis, mulai dari dokter, bidan desa, perawat, dan tenaga gizi di Puskesmas. Meraka akan membantu sebagai tenaga gizi yang menjalankan dan mengawal jalannya program ini, tentunya di bawah supervisi Klinik Pratama Adhyaksa Kejati Aceh dengan tagline SIGAP (Siap Intervensi Gizi Anak Profesional).

“Anak-anak kita adalah bagian dari masa kini, dan masa depan. Sekarang kita merawat mereka, kelak mereka yang akan merawat bangsa. Mari kita bersama wujudkan Aceh bebas stunting, generasi sehat, Indonesia hebat,” pungkasnya.

Previous Post

Krak, Syech Fadhil Ditunjuk Jadi Pimpinan Pesantren Al Zahrah Beunyot Bireuen

Next Post

UIN Ar-Raniry Jadi Kampus Riset Terbaik di Luar Jawa, Peringkat 4 Nasional

Next Post
UIN Ar-Raniry Jadi Kampus Riset Terbaik di Luar Jawa, Peringkat 4 Nasional

UIN Ar-Raniry Jadi Kampus Riset Terbaik di Luar Jawa, Peringkat 4 Nasional

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dana Desa Dipangkas, HBDC Ingatkan Warisan Kebijakan Era Mantan Kombatan GAM

Dana Desa Dipangkas, HBDC Ingatkan Warisan Kebijakan Era Mantan Kombatan GAM

12/02/2026
Jelang Ramadhan 1447 H, OSIS SMAN 1 Simeulue Barat Laksanakan Baksos

Jelang Ramadhan 1447 H, OSIS SMAN 1 Simeulue Barat Laksanakan Baksos

12/02/2026
UNIMAL Adakan Sosialisasi Masuk Perguruan Tinggi di MA Ruhul Qur’ani Meulaboh

UNIMAL Adakan Sosialisasi Masuk Perguruan Tinggi di MA Ruhul Qur’ani Meulaboh

12/02/2026
Krak, Desa Terdampak Bencana Aceh Dapat Rp50 Juta untuk Meugang

Pemkab Pijay Terima Rp4,9 Miliar Bantuan Presiden untuk Meugang Korban Terdampak Bencana

12/02/2026
Warga Temukan Mayat Mengapung di Kreung Babahrot

Warga Temukan Mayat Mengapung di Kreung Babahrot

12/02/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Mundur dari Satgas Bencana Alam, Ada Apa?

Wabup Pijay Mundur dari Satgas Bencana Alam, Ada Apa?

11/02/2026

Lubang Raksasa di Aceh Tengah Terus Meluas Akibat Hujan

Pengurus KONI Abdya Dilantik, Zulkarnaini Sebagai Ketua Umum

Isu Nikah Pejabat Aceh Mengemuka, Muadi Buloh: Jangan Alihkan Fokus dari Akuntabilitas Publik

Di Pelantikan KONI Abdya, Dr. Safaruddin: Terimakasih Kepada Rusman dan Jufri Yusuf

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com