Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Ohku, Nihil Penerima Bantuan Stimulan Kemensos RI, Warga Gampong Meucat Protes

redaksi by redaksi
01/03/2026
in Lintas Timur
0
Ohku, Nihil Penerima Bantuan Stimulan Kemensos RI, Warga Gampong Meucat Protes

MEUREUDU – Usai Shalat Taraweh warga Gampong Meucat Pangwa, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya, protes dengan nihilnya penerima bantuan stimulan dari Kemensos RI.

Hal itu dikatakan Zikrillah Keuchik Gampong Meucat Pangwa kepada Atjwhwatch.com Sabtu 28 Februari 2026.

Diketahui, usai pelaksanaan shalat tarawih. Rapat yang dipimpin langsung oleh Keuchik Zikrillah itu berlangsung dalam suasana tegang, menyusul tidak adanya satu pun warga Gampong Meucat yang tercatat sebagai penerima bantuan stimulan dari Kemensos RI pada tahap pencairan kali ini.

Kekecewaan warga mencuat setelah diketahui sejumlah gampong lain di Pidie Jaya telah menerima pencairan bantuan melalui kantor pos pada hari yang sama. Sementara itu, Gampong Meucat justru nihil penerima. Kondisi tersebut memantik tanda tanya besar di tengah masyarakat yang merasa terdampak bencana dan telah melalui proses pendataan.

Dalam forum rapat, sejumlah warga melontarkan pertanyaan kritis. Mereka mempertanyakan alasan tidak satu pun nama dari gampong tersebut muncul sebagai penerima bantuan stimulan. Warga juga meragukan kepastian adanya tahap kedua, serta meminta penjelasan transparan terkait kendala yang menyebabkan seluruh kepala keluarga di Gampong Meucat tidak terakomodir.

Menanggapi hal itu, Zikrillah memaparkan bahwa seluruh tahapan pendataan, mulai dari pengajuan hingga verifikasi, telah dilalui sesuai prosedur. Ia menegaskan bahwa data kepala keluarga terdampak telah diajukan ke pemerintah kabupaten dan telah melalui proses verifikasi sebagaimana ketentuan yang berlaku.

Keuchik juga mengaku telah mempertanyakan langsung persoalan tersebut ke pihak kabupaten. Namun, jawaban yang diterimanya masih sebatas menunggu pencairan tahap kedua. Ia menyampaikan bahwa terkait nihilnya penerima bantuan dari Gampong Meucat, hal itu bukan lagi berada dalam kewenangannya.

“Saya sudah berupaya maksimal. Semua data KK terdampak sudah diajukan dan diverifikasi. Soal tidak keluarnya satu pun nama sebagai penerima, itu bukan kewenangan saya lagi. Namun kita akan terus berusaha dan berharap pemerintah kabupaten dapat memperjuangkan hak-hak korban bencana di Gampong Meucat.” Kata Zikrillah di hadapan warganya.[Mul]

Previous Post

Di Aceh, BNPB Tegaskan Pemulihan Pascabencana Masih Menjadi Prioritas

Next Post

Truk Rem Blong Tabrak 6 Kendaraan dan Tembok Rumah di Bener Meriah

Next Post
Truk Rem Blong Tabrak 6 Kendaraan dan Tembok Rumah di Bener Meriah

Truk Rem Blong Tabrak 6 Kendaraan dan Tembok Rumah di Bener Meriah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

HUT Pidie Jaya ke-19 Dipadukan dengan Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Gelar Festival Islami dan Beragam Kegiatan Sosial

HUT Pidie Jaya ke-19 Dipadukan dengan Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Gelar Festival Islami dan Beragam Kegiatan Sosial

10/06/2026
30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

10/06/2026
LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

10/06/2026
DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com