Tamiang – Serikat Pekerja Nasional (SPN) bekerja sama dengan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI menyalurkan bantuan bahan pokok bagi warga terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, diprioritaskan untuk masyarakat yang masih bertahan di tenda pengungsian.
“Kami berharap bantuan yang tidak seberapa ini dapat meringankan beban saudara-saudara kami di Aceh Tamiang,” kata perwakilan Serikat Pekerja Nasional (SPN), Asep Saefulloh, di Aceh Tamiang, Kamis.
Bantuan untuk masyarakat terdampak bencana tersebut disalurkan melalui koordinator yang telah ditunjuk yakni Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Syaiful Bahri.
Untuk proses pendistribusian sendiri melibatkan personel dari Batalyon Infanteri 111/Karma Bhakti di bawah arahan Danyon serta berkoordinasi dengan pihak Camat, Koramil, dan Polsek setempat agar bantuan tepat sasaran.
Saefulloh menyatakan, bantuan ini merupakan hasil donasi para pekerja dan buruh di seluruh Indonesia. Meski menempuh perjalanan darat selama empat hari dari Jakarta, pihaknya berkomitmen hadir langsung untuk melihat kondisi masyarakat di Aceh.
“Ini adalah wujud kemitraan kami dengan BAIS TNI dan dewan perwakilan rakyat di daerah untuk membantu sesama,” ujarnya.
Sementara itu, selaku koordinator, Syaiful Bahri menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dari elemen buruh dan TNI terhadap kondisi masyarakat pascabanjir, terutama menjelang hari raya Idul Fitri.
“Kami memprioritaskan distribusi bagi warga yang masih tinggal di tenda-tenda pengungsian, seperti di Desa Kota Lintang, Kecamatan Kota Kuala Simpang, dan Desa Kampung Durian di Kecamatan Rantau,” kata Syaiful Bahri.
Adapun bantuan yang disalurkan tersebut terdiri dari beras 568 paket (kemasan 5 kg), minyak goreng 650 botol, susu kental manis 750 kaleng, tepung tapioka 550 bungkus, gula pasir 600 bungkus, teh celup 600 kotak dan mie instan 350 karton/dus.
“Sistem distribusinya langsung door-to-door ke penerima, tidak menumpuk di satu titik desa. Kami ingin memastikan warga yang benar-benar membutuhkan mendapatkan haknya,” tegas Purnawirawan TNI itu.
Dalam kesempatan ini, Ketua Majelis Duduk Setikar Kampung (MDSK) Desa Kota Lintang, M Faisal alias Ucok mengapresiasi atas bantuan tersebut, mengingat masih banyak warga yang terpaksa merayakan lebaran nanti di tenda pengungsian maupun tenda di bawah kolong jembatan karena rumah mereka belum layak huni pascabanjir.
“Kami sangat berterimakasih kepada SPN dan BAIS TNI yang telah bersimpati kepada warga kami. Paket sembako ini sangat berarti sekai kepada kepada warga kami dalam kondisi penuh kekurangan seperti saat ini,” demikian Faisal.











