Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Kuba Bakal Dicaplok Trump Tak Lama Lagi Setelah Perang AS vs Iran

redaksi by redaksi
18/03/2026
in Internasional
0
Kuba Bakal Dicaplok Trump Tak Lama Lagi Setelah Perang AS vs Iran

Presiden AS Donald Trump tak lama lagi bakal caplok Kuba. (REUTERS/Kevin Lamarque)

Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut berniat mengincar Kuba setelah operasi militer AS dan Israel di Iran tuntas.

Empat orang yang mengetahui persoalan ini mengatakan kepada The New York Times bahwa pemerintahan Trump telah menyampaikan kepada Kuba bahwa Presiden Miguel Diaz-Canel mesti mundur jika ingin negosiasi berhasil.

AS dan Kuba sedang dalam negosiasi terkait krisis energi dan ekonomi di Havana. Kuba dilanda krisis parah setelah AS cawe-cawe ke Venezuela dan menangkap Presiden Nicolas Maduro.

Venezuela adalah penyumbang dana asing terpenting Kuba. Negara Amerika Latin itu saat ini gelap gulita usai Trump melarang impor minyak Venezuela ke Kuba.

Dalam pernyataan kepada wartawan di Gedung Putih pada Senin (16/3), Trump terang-terangan mengatakan bahwa merupakan sebuah “kehormatan untuk menaklukan Kuba”.

“Saya yakin saya akan mendapat kehormatan untuk mengambil alih Kuba. Apakah saya akan membebaskannya atau mengambilnya, saya kira saya bisa melakukan apa saja yang saya mau. Mereka adalah negara yang sangat lemah saat ini,” ucap Trump, seperti dikutip The Guardian.

Setelah menangkap Maduro, Trump telah memberi sinyal ingin mencopot pula Diaz-Canel, Presiden Kuba yang dianggap AS politikus garis keras. Di bawah pemerintahannya, Kuba enggan memprivatisasi sektor minyak seperti yang disarankan AS.

Menurut salah seorang sumber, hal itu dilakukan karena Kuba ogah memberi AS kekuasaan signifikan atas urusan internal Kuba.

Oleh sebab itu, bagi Washington, pencopotan Diaz-Canel memungkinkan Kuba mengalami perubahan ekonomi struktural.

Sejumlah pihak telah meyakini bahwa Kuba memang bakal menjadi target Trump setelah Iran.

AS saat ini sedang berperang dengan Iran. Serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari telah menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, meski belum berhasil menggulingkan pemerintahan teokratis negara itu.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Netanyahu Sebut Israel Sukses Bunuh Bos Keamanan Iran Ali Larijani

Next Post

Bupati Al-Farlaky Sambut Kunker Mendagri dan Mensos, 100 Miliar Bantuan Disalurkan

Next Post
Bupati Al-Farlaky Sambut Kunker Mendagri dan Mensos, 100 Miliar Bantuan Disalurkan

Bupati Al-Farlaky Sambut Kunker Mendagri dan Mensos, 100 Miliar Bantuan Disalurkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

Koplo Comunity Gelar Working Abroad Series: Mengupas Jalan Menuju Karier Global dari MIT hingga Amazon

20/06/2026
Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

Menko PMK Minta Percepatan Implementasi Rehab Rekon Pascabencana di Aceh

20/06/2026
Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

Pemkab Aceh Besar Siapkan Enam Usulan WBTb untuk Penetapan 2027

20/06/2026
NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

NasDem Siap Kawal Keberlanjutan Otsus Aceh Melalui UUPA

20/06/2026
Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

Drama Penalti di Tengah Hujan, Satreskrim Polres Pidie Rebut Gelar Juara Trofeo PM ke-80

20/06/2026

Terpopuler

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com