Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Penyintas Bencana Aceh Timur Beralih Profesi Jadi Buruh Kayu

redaksi by redaksi
18/03/2026
in Lintas Timur
0
Penyintas Bencana Aceh Timur Beralih Profesi Jadi Buruh Kayu

Warga berjalan melintasi jalan di antara tumpukan kayu bekas banjir di Desa Sekumur, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Selasa, 17 Maret 2026. ANTARA/Aloysius Lewokeda

IDI – Sebagian warga penyintas banjir di Desa Babo, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, kini beralih profesi menjadi buruh kayu sisa banjir. Pekerjaan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pendapatan rumah tangga.

“Banyak warga sekarang kerja belah kayu, angkat kayu, jadi buruh kayu gelondongan bekas banjir,” kata Kepala Desa Babo Khairi Ramadhan, dikutip dari Antara, Selasa, 17 Maret 2026.

Dia menjelaskan bahwa warga yang beralih profesi sebagai buruh kayu sebelumnya bekerja di perkebunan sawit milik sendiri maupun perusahaan. Namun, lahan-lahan sawit tempat mereka bekerja hancur diterjang banjir membuat mereka kehilangan pekerjaan.

Khairi menjelaskan bahwa para warga tidak hanya bekerja sebagai buruh kayu untuk kayu bekas banjir yang berada di desa setempat. Mereka juga bekerja mengangkat kayu-kayu dari desa lain yang diangkut melalui pelabuhan di Desa Babo.

“Kebetulan pelabuhan kami aktif jadi kayu-kayu gelondongan dari atas (desa-desa lain) dihanyutkan ke sini untuk bongkar muat dari sini,” ungkapnya.

Dia menjelaskan bahwa kayu-kayu bekas banjir biasanya dibelah sebelum dijual ke warga yang selanjutnya dimanfaatkan untuk pembangunan rumah, tempat usaha, dan lainnya.

Selain itu, kayu-kayu gelondongan biasanya disalurkan ke pabrik yang ada di Medan, Sumatra Utara. “Jadi sudah ada pembeli yang memesannya,” ucapnya.

Dia mengatakan keputusan warga untuk beralih profesi tersebut terpaksa dilakukan karena tidak ada lahan sawit yang digarap. Sementara mereka harus memiliki sumber pendapatan untuk menuju kebutuhan rumah tangga.

Saat ini, warga Desa Babo sedang berjuang untuk menata kembali perekonomian yang lumpuh akibat bencana banjir yang terjadi pada 26 November 2025. Selain bekerja sebagai buruh kayu, sebagian warga juga menjalankan usaha kecil menengah seperti menjual sembako, makanan termasuk berjualan takjil, dan lainnya.

“Memang masih banyak warga yang mengandalkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan mereka, tetapi banyak juga yang mulai menghidupkan lagi usaha ekonomi mereka,” ungkapnya.

Sumber: metrotvnews.com

Previous Post

Bupati Al-Farlaky Sambut Kunker Mendagri dan Mensos, 100 Miliar Bantuan Disalurkan

Next Post

Mendagri Pastikan Seluruh Korban Bencana di Aceh dapat Huntara

Next Post
Mendagri Pastikan Seluruh Korban Bencana di Aceh dapat Huntara

Mendagri Pastikan Seluruh Korban Bencana di Aceh dapat Huntara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Nyan, Demokrat Pidie Jaya Rayakan HUT ke-25 dengan Gerakan ASRI dan Layanan Gratis untuk Warga

Nyan, Demokrat Pidie Jaya Rayakan HUT ke-25 dengan Gerakan ASRI dan Layanan Gratis untuk Warga

07/08/2026
Kapolres Pidie Turun ke Jalan Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme Jelang HUT RI ke-81

Kapolres Pidie Turun ke Jalan Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme Jelang HUT RI ke-81

07/08/2026
Bunda Inklusi Kanwil Kemenag Aceh Kukuhkan Bunda Inklusi Aceh Timur

Bunda Inklusi Kanwil Kemenag Aceh Kukuhkan Bunda Inklusi Aceh Timur

07/08/2026
Bupati Aceh Timur Temui BNPB, Minta Percepatan Pencairan Dana Stimulan Tahap II bagi Korban Banjir

Bupati Aceh Timur Temui BNPB, Minta Percepatan Pencairan Dana Stimulan Tahap II bagi Korban Banjir

07/08/2026
7 Rumah dan 1 Ruko di Aceh Besar Rusak Diterjang Angin Kencang

7 Rumah dan 1 Ruko di Aceh Besar Rusak Diterjang Angin Kencang

07/08/2026

Terpopuler

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

06/08/2026

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

Penyintas Bencana Aceh Timur Beralih Profesi Jadi Buruh Kayu

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Mualem dan Mentan Bahas Pemulihan Sawah Pascabencana di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com