Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

23 Pemda di Aceh Diminta Siaga Cuaca Ekstrem

redaksi by redaksi
13/04/2026
in Nanggroe
0
Warga di Bener Meriah Diminta Waspada Hujan Deras dan Angin Kencang

Banda Aceh — Pemerintah daerah di 23 kabupaten/kota di Aceh diminta merespons secara serius peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk periode 11–20 April 2026.

Permintaan tersebut disampaikan Kepala Pos Komando Wilayah (Kaposwil) Aceh Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR), Safrizal ZA, menyikapi peringatan dini BMKG terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Aceh.

Safrizal menegaskan bahwa surat peringatan dini BMKG tertanggal 10 April 2026 harus menjadi rujukan utama dalam memperkuat langkah mitigasi di lapangan. Hal ini, menurutnya, penting dengan berkaca pada pengalaman banjir besar yang terjadi pada November 2025, yang melumpuhkan 18 kabupaten/kota di Aceh.

“Belajar dari peringatan sebelumnya, kita harus jauh lebih waspada. Kami mengajak pemerintah daerah untuk segera melakukan langkah antisipasi dan mitigasi dengan memastikan daerah-daerah rawan bencana hidrometeorologi lebih siap menghadapi ancaman. Fokus kita adalah meminimalisir risiko, atau bahkan mengejar target zero risk,” ujar Safrizal di Banda Aceh, Sabtu (11/4/2026).

Berdasarkan analisis meteorologi, potensi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang di Aceh dipicu oleh pola siklonik serta suhu muka laut yang hangat di perairan barat Aceh. Kondisi tersebut diperkirakan berlangsung dalam dua fase kritis, yakni pada 11–15 April dan 16–20 April 2026.

Safrizal juga menekankan pentingnya penguatan koordinasi lintas lembaga, terutama dalam memastikan kesiapan logistik di titik-titik rawan bencana serta aktivasi jalur komunikasi hingga tingkat desa.

Menurutnya, akurasi peringatan dini BMKG yang telah terbukti pada kejadian sebelumnya harus menjadi pelajaran bersama agar tidak ada pihak yang lengah dalam menghadapi potensi bencana.

“Target zero risk atau nol risiko terhadap keselamatan jiwa hanya bisa dicapai jika semua pihak bersiap lebih awal. Jangan menunggu bencana datang baru bertindak. Mitigasi yang matang adalah kunci utama untuk melindungi masyarakat Aceh dari dampak bencana yang berulang,” tegasnya.

Sebagai informasi, pada November 2025, hujan ekstrem mengakibatkan banjir besar yang menyebabkan ribuan warga mengungsi serta memicu kerusakan infrastruktur secara masif di berbagai wilayah Aceh. Melalui peringatan dini cuaca ekstrem April 2026 ini, Satgas PRR berharap kolaborasi seluruh pihak dapat mencegah terulangnya bencana serupa, sekaligus melindungi keselamatan masyarakat.

Previous Post

Satlantas Polres Aceh Tengah Bubarkan Aksi Balap Liar

Next Post

Haili Yoga Lepas 19,2 Ton Kopi Gayo Ekspor ke Inggris

Next Post
Haili Yoga Lepas 19,2 Ton Kopi Gayo Ekspor ke Inggris

Haili Yoga Lepas 19,2 Ton Kopi Gayo Ekspor ke Inggris

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

DPRK Pidie Terima Laporan Pertanggungjawaban untuk APBK 2026

DPRK Pidie Terima Laporan Pertanggungjawaban untuk APBK 2026

24/07/2026
75 Penyuluh Agama Islam Aceh Ikuti Ukom Kenaikan Jenjang Jabatan

75 Penyuluh Agama Islam Aceh Ikuti Ukom Kenaikan Jenjang Jabatan

24/07/2026
Kejari Banda Aceh Eksekusi Rp2,56 Miliar dari Perkara Tipikor Wastafel

Kejari Banda Aceh Eksekusi Rp2,56 Miliar dari Perkara Tipikor Wastafel

24/07/2026
Pemkab Aceh Besar Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah

Pemkab Aceh Besar Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah

24/07/2026
BPBD Aceh Besar Edukasi 1.559 Pelajar Lewat MPLS

BPBD Aceh Besar Edukasi 1.559 Pelajar Lewat MPLS

24/07/2026

Terpopuler

Warga di Bener Meriah Diminta Waspada Hujan Deras dan Angin Kencang

23 Pemda di Aceh Diminta Siaga Cuaca Ekstrem

13/04/2026

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Ramlan, Pemilik Toko Emas Baru Serahkan Zakat Tijarah ke Baitul Mal Abdya

Bupati Pidie Jaya dan Sejumlah SKPD Dilaporkan ke KPK, Ada Apa?

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com