Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Al- Farlaky Sambut Rencana Pembentukan UPT BPOM di Aceh Timur

redaksi by redaksi
22/04/2026
in Lintas Timur
0
Al- Farlaky Sambut Rencana Pembentukan UPT BPOM di Aceh Timur

IDI — Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, S.H.I, M.Si , menerima kunjungan kerja Sekretaris Utama Badan Pengawas Obat dan Makanan di ruang kerjanya, Selasa, 21 April 2026. Pertemuan tersebut membahas rencana pembentukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM di Kabupaten Aceh Timur.

Dalam pertemuan itu dijelaskan bahwa sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, pengawasan BPOM mencakup obat dan makanan, yang meliputi obat, bahan obat, narkotika, psikotropika, prekursor, zat adiktif, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetik, hingga pangan olahan.

Sekretaris Utama BPOM Republik Indonesia, Irjen Pol, Jayadi, SIk, MH menjelaskan bahwa UPT merupakan satuan kerja mandiri yang bertugas melaksanakan fungsi pengawasan di wilayah masing-masing.

Saat ini,katanya, di Aceh hanya terdapat tiga UPT BPOM, yakni di Banda Aceh, Aceh Tengah, dan Subulussalam, sementara jumlah kabupaten/kota mencapai 23 wilayah.

“Kondisi ini membuat pelayanan belum dapat menjangkau seluruh daerah secara maksimal. Karena itu, kami ditugaskan membangun komunikasi dengan para bupati untuk pembentukan UPT baru guna mendekatkan layanan kepada masyarakat,” ujar Jayadi.

Ia menyebutkan, rencana pembentukan UPT BPOM di Aceh Timur nantinya akan mencakup wilayah kerja Kabupaten Aceh Timur, Kota Langsa, dan Kabupaten Aceh Tamiang.

” Untuk menjalankan fungsi secara optimal, keberadaan UPT tersebut memerlukan dukungan sarana dan prasarana yang memadai,” katanya.

Selain memperkuat pengawasan obat dan makanan, kehadiran UPT BPOM juga diharapkan mempermudah pelaku UMKM dalam mengurus sertifikasi produk. Dengan demikian, produk-produk lokal dapat memiliki daya saing lebih tinggi serta kualitas yang semakin terjamin.

“Keberadaan UPT ini akan membantu UMKM dalam meningkatkan kualitas dan daya saing produknya,” tambahnya.

Lebih lanjut, BPOM juga akan berperan dalam mendukung program prioritas nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG), melalui pengawasan dan pendampingan proses pengolahan, pengemasan, hingga distribusi makanan agar tetap memenuhi standar keamanan dan kualitas.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Aceh Timur menyambut positif rencana pembentukan UPT BPOM sebagai langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan BPOM.

“Kami menyambut baik atas nama pemerintah daerah. Semoga ini menjadi langkah kolaboratif antara Pemda dan pemerintah Pusat untuk mendukung program pembangunan nasional yang berdampak terhadap pembangunan daerah, baik dari sisi ekonomi maupun sosial,” ujar Al-Farlaky.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur akan segera melakukan kajian teknis terkait rencana tersebut, termasuk penentuan lokasi gedung yang layak untuk operasional UPT.

“Secara prinsip, sekitar 80 persen sudah kita setujui. Tinggal peninjauan teknis terkait lokasi yang representatif,” jelasnya.

Di sisi lain, Bupati juga berharap keberadaan UPT BPOM nantinya dapat membuka peluang kerja bagi putra daerah, baik pada tahap pembangunan maupun operasional ke depan.

“Kami tentu sangat mendukung program ini, apalagi jika dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” pungkas Bupati Al- Farlaky.

Previous Post

Illiza Buka Banda Aceh City Expo 2026 di Blang Padang

Next Post

Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih ke Aceh

Next Post
Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih ke Aceh

Pemkab Pulau Buru Kirim 2.000 Botol Minyak Kayu Putih ke Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kunci Dipinjam untuk Cek Aset, Kantor Dekopinwil Aceh Malah Berubah Jadi Kantor REDD

Kunci Dipinjam untuk Cek Aset, Kantor Dekopinwil Aceh Malah Berubah Jadi Kantor REDD

24/09/2026
DPRA Dorong Percepatan Perizinan Tambang Rakyat di Aceh Barat dan Nagan Raya

DPRA Dorong Percepatan Perizinan Tambang Rakyat di Aceh Barat dan Nagan Raya

24/09/2026
Kapolda Tinjau Progres Pembangunan Huntap Polri Presisi di Aceh Tamiang

Kapolda Tinjau Progres Pembangunan Huntap Polri Presisi di Aceh Tamiang

24/09/2026
Mahasiswi Magang Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Wakili BPKH Wilayah XVIII dalam Turnamen Voli HUT ke-81 Republik Indonesia

Mahasiswi Magang Prodi Pengembangan Masyarakat Islam Wakili BPKH Wilayah XVIII dalam Turnamen Voli HUT ke-81 Republik Indonesia

24/09/2026
Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan Rp30 Juta untuk Rumah Singgah C-Four

Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan Rp30 Juta untuk Rumah Singgah C-Four

24/09/2026

Terpopuler

Al- Farlaky Sambut Rencana Pembentukan UPT BPOM di Aceh Timur

Al- Farlaky Sambut Rencana Pembentukan UPT BPOM di Aceh Timur

22/04/2026

Utang RSUDZA Tembus Rp416,97 Miliar, Nasrul Zaman: Periksa Manajemen Lama

DPRK Pidie Jaya Rindu Wakil Bupati Hadir di Paripurna: Semoga Bupati Bisa Gandeng Tangan

Rp1,005 Triliun Belanja Pidie Jaya: Naik Lebih Cepat dari Pendapatan, FKPD Tagih Transparansi

PAD Baru 47,8 Persen, Belanja Meledak Rp89,82 Miliar: Fraksi PA “Sentil Keras” Pemkab Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com