Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

BMKG Prediksi Puncak El Nino di Aceh Terjadi Agustus

redaksi by redaksi
04/05/2026
in Nanggroe
0
BMKG Prediksi Puncak El Nino di Aceh Terjadi Agustus

Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak fenomena El Nino di Aceh berpotensi terjadi pada Agustus 2026 mendatang, seiring dengan indikasi peningkatan suhu dan kondisi cuaca yang lebih kering.

Masyarakat pun diimbau untuk mulai menghemat penggunaan air sebagai langkah antisipasi dampak kekeringan.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda (SIM) Banda Aceh, Nasyithah Az-zahra Lubis, mengatakan saat ini kondisi iklim di Aceh masih berada pada fase netral. Namun, berdasarkan data terbaru, terdapat indikasi peralihan menuju fenomena El Nino dalam beberapa bulan ke depan.

“Untuk saat ini masih pada fase netral, tetapi ada kemungkinan menuju El Nino dengan kategori lemah hingga moderat,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Ia menjelaskan, fenomena El Nino umumnya berdampak pada peningkatan suhu udara di suatu wilayah. Indikasi awal diperkirakan mulai terlihat pada Mei 2026, sebelum mencapai puncaknya pada Agustus mendatang.

Di sisi lain, BMKG juga mencatat adanya peningkatan jumlah titik panas (hotspot) di wilayah Aceh dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan hasil pantauan sensor MODIS (Satelit Terra, Aqua, dan Suomi NPP) serta NOAA20/VIIRS, terdeteksi sebanyak sembilan titik panas di seluruh Aceh.

“Terjadi peningkatan dibandingkan hari sebelumnya. Total ada sembilan titik panas, dengan jumlah terbanyak berada di Aceh Selatan sebanyak empat titik,” jelasnya.

Selain Aceh Selatan, titik panas juga terpantau di beberapa wilayah lain seperti Aceh Jaya, Aceh Tamiang, dan Bener Meriah, dengan tingkat kepercayaan yang bervariasi.

Kondisi ini, kata Nasyithah, perlu diwaspadai karena berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), terlebih dengan adanya indikasi peralihan menuju fenomena El Nino dalam beberapa bulan ke depan.

BMKG mengingatkan, fenomena El Nino yang identik dengan peningkatan suhu udara dapat memperparah potensi karhutla, terutama di wilayah yang telah terdeteksi memiliki titik panas.

Untuk itu, masyarakat tak hanya diminta untuk bijak menggunakan air, tapi juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dengan tidak melakukan pembakaran lahan serta menghindari paparan sinar matahari secara langsung dalam waktu lama.

Selain itu, masyarakat juga diminta untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG, baik melalui aplikasi Info BMKG maupun media sosial resmi BMKG Aceh.

Previous Post

Masyarakat Nagan Raya Surati Presiden Prabowo Tolak Tambang

Next Post

Prodi Studi Islam Pascasarjana STAI Nusantara Adakan Studium General

Next Post
Prodi Studi Islam Pascasarjana STAI Nusantara Adakan Studium General

Prodi Studi Islam Pascasarjana STAI Nusantara Adakan Studium General

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Rian Syaf Targetkan Demokrat Kembali Berjaya di Aceh Tengah

Rian Syaf Targetkan Demokrat Kembali Berjaya di Aceh Tengah

19/06/2026
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Pidie Jaya Sambangi Purnawirawan: Pengabdian Tak Pernah Pensiun

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Pidie Jaya Sambangi Purnawirawan: Pengabdian Tak Pernah Pensiun

19/06/2026
Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026
Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

19/06/2026
Kasus Potong Tangan di Aceh Besar, PMII Tolak Main Hakim Sendiri

Kasus Potong Tangan di Aceh Besar, PMII Tolak Main Hakim Sendiri

19/06/2026

Terpopuler

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

18/06/2026

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com