KUTACANE – Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh kembali menunjukkan kepedulian dan komitmennya terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam.
Bantuan logistik untuk korban bencana banjir bandang di Kabupaten Aceh Tenggara resmi disalurkan pada Jumat, 15 Mei 2026, bertempat di Kantor Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tenggara.
Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah banjir bandang di wilayah Aceh Tenggara. Bantuan diserahkan oleh Kepala Dinas Sosial Aceh melalui Sub-Koordinator Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA), Yanyan Rahmat.
Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Sosial Aceh Budi Afrizal, SKM, MKM yang diwakili oleh Yanyan Rahmat menyampaikan bahwa bantuan logistik yang dikirimkan merupakan upaya Pemerintah Aceh untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak sekaligus memastikan kebutuhan dasar para korban dapat terpenuhi dengan baik selama masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana.
“Bantuan ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Bapak Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, kepada masyarakat Aceh Tenggara yang terdampak banjir bandang. Pemerintah Aceh berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat serta memberikan semangat dan dukungan moril kepada para korban,” ujarnya.
Adapun bantuan logistik yang disalurkan terdiri dari berbagai kebutuhan pokok dan perlengkapan darurat, di antaranya air mineral, biskuit, gula pasir, mie instan, minyak goreng, paku seng, seng, paku triplek, triplek mica, family kit, kasur serta sandang dewasa. Bantuan tersebut akan segera disalurkan kepada masyarakat terdampak di sejumlah titik wilayah Aceh Tenggara yang mengalami dampak bencana.
Selain untuk masyarakat korban banjir bandang, sebagian bantuan juga diperuntukkan sebagai barang persediaan atau buffer stock di Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tenggara guna mengantisipasi kebutuhan darurat apabila sewaktu-waktu terjadi bencana lanjutan di wilayah tersebut.
Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial Aceh terus berupaya hadir di tengah masyarakat dalam setiap situasi kebencanaan, tidak hanya melalui bantuan logistik tetapi juga dukungan koordinasi dan penanganan sosial bagi masyarakat terdampak. Sinergi antara Pemerintah Aceh, pemerintah kabupaten/kota serta seluruh unsur terkait diharapkan mampu mempercepat proses penanganan dan pemulihan pascabencana.
Masyarakat Aceh Tenggara juga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi, serta terus menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi situasi bencana.
Dengan adanya bantuan tersebut, Pemerintah Aceh berharap masyarakat yang terdampak banjir bandang dapat segera bangkit dan kembali menjalani aktivitas secara normal.










