Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Basarnas Evakuasi Kru Kapal Pesiar Asal Filipina Karena Sakit

redaksi by redaksi
17/05/2026
in Lintas Timur
0
Basarnas Evakuasi Kru Kapal Pesiar Asal Filipina Karena Sakit

Petugas karantina kesehatan memeriksa kru kapal pesiar sebelum dievakuasi di perairan Selat Benggala, Kabupaten Aceh Besar, Sabtu (16/5/2026) malam. ANTARA/HO-Humas Basarnas Banda Aceh

Banda Aceh – Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) mengevakuasi seorang wanita kru kapal pesiar asal Filipina karena sakit saat pelayaran di perairan Selat Benggala, Kabupaten Aceh Besar.

Kepala Basarnas Banda Aceh Ibnu Harris Al Hussain di Banda Aceh, Minggu, mengatakan korban bernama Arante Faenielle Emerald, berusia 38 tahun. Korban merupakan kru kapal pesiar Mein Schiff 6 berbendera Malta.

“Korban dievakuasi karena sakit, sehingga membutuhkan penanganan medis lebih lanjut. Korban dievakuasi dari kapal dan dibawa ke rumah sakit di Banda Aceh. Evakuasi berlangsung Sabtu (16/5) malam,” katanya.

Ia menyebutkan evakuasi berlangsung di perairan Selat Benggala, dekat Pulau Weh, Kota Sabang, Provinsi Aceh. Evakuasi menggunakan kapal SAR KN Kresna 232 yang berangkat dari Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh.

Sebelumnya, kata dia, kapten kapal pesiar Mein Schiff 6 menghubungi pusat komando Basarnas meminta bantuan evakuasi. Kapten kapal meminta bantuan evakuasi kru yang sakit

Saat itu, kata Ibnu Harris Al Hussain, kapal pesiar tersebut berlayar dari Port Klang di Malaysia menuju Hambantota di Sri Langkan. Kemudian, pusat komando meneruskan informasi permintaan evakuasi ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banda Aceh.

“Dari informasi tersebut, kami berkoordinasi dengan kapal pesiar tersebut untuk menentukan titik koordinat evakuasi korban. Selanjut, tim evakuasi bergerak ke lokasi penjemputan yang berjarak sekitar 5,8 nautikal mil dari Pelabuhan Ulee Lheue ,” katanya.

Setibanya di titik penjemputan, KN Kresna 232 merapat ke Mein Schiff 6. Tim Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banda Aceh menaiki kapal pesiar tersebut guna memeriksa korban untuk memastikan tidak ada penyakit menular.

Setelah korban dipastikan tidak membawa penyakit menular, wanita tersebut dipindahkan ke KN Kresna 232. Kemudian, kapal SAR kembali ke Pelabuhan Ulee Lheue. Di Pelabuhan Ulee Lheue, korban diturunkan dan dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA).

Ibnu Harris Al Hussain mengatakan proses evakuasi juga melibatkan petugas bea cukai, imigrasi, TNI AL, Syahbandar, Satuan Radio Pantai (SROP) Ulee Lheue, agen pelayaran, serta pihak terkait lainnya.

“Dengan selesainya evakuasi ABK warga negara Filipina tersebut, maka operasi SAR ditutup dan semua personel dikembalikan ke instansi masing-masing,” kata Ibnu Harris Al Hussain.

Sumber: antara

Previous Post

K2M MI Aceh Besar Evaluasi Program dan Penguatan Kepala Madrasah

Next Post

Seniman Aceh Din Saja Minta Pemerintah Aceh Evaluasi Dinas Kebudayaan

Next Post
Seniman Aceh   Din Saja Minta Pemerintah Aceh Evaluasi Dinas Kebudayaan

Seniman Aceh Din Saja Minta Pemerintah Aceh Evaluasi Dinas Kebudayaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Indra Mardiani Raih Juara Tiga Guru Inapiratif dari Kanwil Kemenag Aceh

Indra Mardiani Raih Juara Tiga Guru Inapiratif dari Kanwil Kemenag Aceh

17/10/2026
Bupati TRK: Investasi Nagan Raya Tembus Rp41,05 Miliar pada Triwulan III 2026

Bupati TRK: Investasi Nagan Raya Tembus Rp41,05 Miliar pada Triwulan III 2026

17/10/2026
Bupati Sibral: Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Mata Rantai Kemiskinan di Pidie Jaya

Bupati Sibral: Sekolah Rakyat Jadi Senjata Putus Mata Rantai Kemiskinan di Pidie Jaya

17/10/2026
Banda Aceh Berlakukan Sekolah Jarak Jauh Akibat Asap Karhutla

Banda Aceh Berlakukan Sekolah Jarak Jauh Akibat Asap Karhutla

17/10/2026
Rumah Warga Ludes Terbakar di Meunasah Tuha, Forum Keuchik, BPBD, Dinsos Salurkan Bantuan

Rumah Warga Ludes Terbakar di Meunasah Tuha, Forum Keuchik, BPBD, Dinsos Salurkan Bantuan

17/10/2026

Terpopuler

Mualem Copot Teungku Muhammad Nur Dari Direktur Umum dan Keuangan di PEMA

Mualem Copot Teungku Muhammad Nur Dari Direktur Umum dan Keuangan di PEMA

17/10/2026

IMM Abdya dan Aliansi Masyarakat Tolak CA Kecam Kebijakan “Pinjam Manajemen” Kejari Abdya Untuk PT CA

Basarnas Evakuasi Kru Kapal Pesiar Asal Filipina Karena Sakit

Video Tgk Wan Klibeut Berhadapan dengan TNI, Soroti Qanun Bendera Aceh

Tgk Mansur Resmi Terpilih Sebagai Ketua MPU Abdya Masa Khidmat 2026-2031

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com