Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Badai di Teluk Benggala Bisa Berdampak ke Pesisir Aceh, Nelayan Diminta Tak Melaut

redaksi by redaksi
18/05/2026
in Nanggroe
0
Badai di Teluk Benggala Bisa Berdampak ke Pesisir Aceh, Nelayan Diminta Tak Melaut

Ilustrasi gelombang tinggi (foto: Pixabay)

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan Indonesia bersama empat negara lain, yakni Thailand, India, Myanmar dan Malaysia, tengah memantau perkembangan badai Monsun di kawasan Teluk Benggala, India. Fenomena tersebut diperkirakan berdampak terhadap kondisi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia.

“BMKG saat ini memang memantau dinamika Monsun di kawasan Asia, termasuk sistem tekanan rendah di Teluk Benggala. Dampaknya paling nyata berpotensi dirasakan di wilayah barat dan utara Aceh berupa hujan lebat, angin kencang dan gelombang tinggi,” ujar Sekretaris Utama BMKG, Guswanto kepada iNews.id, dikutip Senin (18/5/2026).

Selain Indonesia, pemerintah Thailand, India, Myanmar dan Malaysia juga telah mengeluarkan peringatan dini terkait sistem tekanan rendah yang berkembang menjadi badai Monsun di Teluk Benggala.

Guswanto menjelaskan, fenomena Monsun tersebut berpotensi memicu cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas tinggi, angin kencang berkecepatan 25-45 kilometer per jam, gelombang laut setinggi 2,5 hingga 4 meter, serta meningkatkan risiko banjir bandang dan tanah longsor.

“Wilayah terdampak langsung Kepulauan Andaman dan Nicobar, selatan Myanmar, Thailand bagian selatan-tengah, dan pesisir barat Aceh,” ujarnya.

Di sisi lain, sebagian besar wilayah Indonesia saat ini lebih dipengaruhi oleh Monsun Australia serta aktivitas fenomena atmosfer tropis lainnya.

“Saat ini, Monsun Australia menguat, membawa massa udara kering sehingga beberapa wilayah mulai memasuki peralihan ke musim kemarau. Namun, fenomena tropis seperti Madden-Julian Oscillation (MJO), Gelombang Kelvin, dan Rossby masih aktif dan dapat memicu hujan lokal,” kata Guswanto.

BMKG kembali mengingatkan bahwa wilayah Aceh Barat dan Aceh Utara menjadi daerah yang paling berpotensi terdampak langsung oleh dinamika cuaca dari Teluk Benggala.

“Nelayan diimbau tidak melaut karena gelombang bisa mencapai 4 meter,” katanya.

Sumber: inews.id

Previous Post

Kapal Induk Terbesar AS ‘Mundur’ dari Timteng usai Perangi Iran

Next Post

Bupati Aceh Tengah Hadiri Konfercab VIII NU, Dorong Penguatan Organisasi dan Kolaborasi Keumatan

Next Post
Bupati Aceh Tengah Hadiri Konfercab VIII NU, Dorong Penguatan Organisasi dan Kolaborasi Keumatan

Bupati Aceh Tengah Hadiri Konfercab VIII NU, Dorong Penguatan Organisasi dan Kolaborasi Keumatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Hampir Setahun Pascabanjir, DAS Reuseh Teungoeh Dibiarkan Mengancam Warga

Hampir Setahun Pascabanjir, DAS Reuseh Teungoeh Dibiarkan Mengancam Warga

25/08/2026
Pemko Banda Aceh Gandeng Seoul Hadirkan Perpustakaan Luar Ruangan

Pemko Banda Aceh Gandeng Seoul Hadirkan Perpustakaan Luar Ruangan

25/08/2026
Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

Warga Samadua Tolak Rekomendasi DPRK Aceh Selatan, Dinilai Berikan Karpet Merah untuk Perusahaan Tambang

25/08/2026
Jalan Zaman Belanda di Alue Peunawa Mulai Diaspal Masa Bupati Dr. Safaruddin

Jalan Zaman Belanda di Alue Peunawa Mulai Diaspal Masa Bupati Dr. Safaruddin

25/08/2026
SMAN 1 Jaya Serahkan Donasi Bencana Gempa NTT

SMAN 1 Jaya Serahkan Donasi Bencana Gempa NTT

25/08/2026

Terpopuler

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

24/08/2026

Badai di Teluk Benggala Bisa Berdampak ke Pesisir Aceh, Nelayan Diminta Tak Melaut

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Jalan Zaman Belanda di Alue Peunawa Mulai Diaspal Masa Bupati Dr. Safaruddin

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com