Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Thayeb Loh Angen: Taman Budaya Aceh Harus Kembali ke “Fitrah” Kebudayaan

Joe Samalanga by Joe Samalanga
22/05/2026
in Nanggroe
0
Thayeb Loh Angen: Taman Budaya Aceh Harus Kembali ke “Fitrah” Kebudayaan

Banda Aceh — Sastrawan dan budayawan Aceh, Thayeb Loh Angen, menilai keberadaan Taman Budaya Aceh saat ini belum sepenuhnya kembali pada fungsi ideal sebagaimana tujuan awal pembentukannya. Menurut penulis novel Tentra Atom itu, Taman Budaya perlu dikembalikan pada “fitrah” sebagai ruang yang lebih luas bagi aktivitas dan pengembangan kebudayaan.

“Ini kembali ke fitrah, kembali kepada maksud Taman Budaya dijadikan dulu di masa lalu,” kata Thayeb dalam sebuah pernyataan, Jumat (22/5/2026).

Ia mengakui selama ini Taman Budaya telah banyak berjasa dan membantu berbagai kegiatan seni dan budaya di Aceh. Namun, menurutnya, masih terdapat sejumlah ruang dan potensi yang belum dapat dimanfaatkan secara maksimal.

“Kita harus mengakui jasa-jasa Taman Budaya. Banyak juga membantu sebenarnya. Tetapi ada ruang-ruang yang tidak dapat digunakan,” ujarnya.
Thayeb menilai pengelolaan Taman Budaya selama ini sudah berjalan baik dan hubungan antara seniman dengan pihak pengelola juga terjalin positif. Bahkan, menurutnya, para pejabat Taman Budaya cukup terbuka terhadap komunitas seni dan budaya.

“Para pejabat Taman Budaya baik dengan kita. Kita ajak jumpa mereka bersedia, bantu acara juga,” katanya.

Meski demikian, ia menyebut masih ada sejumlah aturan administratif yang membuat pengembangan program kebudayaan belum berjalan optimal. Karena itu, ia berharap ada pola pengelolaan yang memberi ruang lebih besar kepada seniman dalam mengelola aktivitas kebudayaan di Taman Budaya.

Menurutnya, jika pengelolaan program kebudayaan dapat melibatkan seniman secara lebih luas, sementara administrasi tetap dijalankan oleh pihak resmi pemerintah, maka kegiatan kebudayaan akan berkembang lebih maksimal.

“Kalau ada pengelolaan yang melibatkan seniman, dengan administrasinya tetap pejabat, akan lebih banyak program yang mendukung kebudayaan,” ujar Thayeb.
Ia berharap ke depan Taman Budaya Aceh dapat memberi porsi yang lebih besar bagi pengembangan seni dan kebudayaan daerah secara berkelanjutan.[]

Previous Post

Semangat Idul Adha: KUA Tangan-Tangan Tebarkan Kebaikan Lewat Program Sejuta

Next Post

Murid SLBN Kota Langsa Lolos ke Nasional di Ajang FLS3N Jenjang Diksus

Next Post
Murid SLBN Kota Langsa Lolos ke Nasional di Ajang FLS3N Jenjang Diksus

Murid SLBN Kota Langsa Lolos ke Nasional di Ajang FLS3N Jenjang Diksus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua KIP Aceh: Usulan Aceh Singkil–Subulussalam Jadi Dapil Tersendiri Dimungkinkan Secara Hukum

Ketua KIP Aceh: Usulan Aceh Singkil–Subulussalam Jadi Dapil Tersendiri Dimungkinkan Secara Hukum

17/06/2026
Semangat 1 Muharram, Al Zahrah Canangkan Resolusi Baru Bagi Santri dan Pesantren

Semangat 1 Muharram, Al Zahrah Canangkan Resolusi Baru Bagi Santri dan Pesantren

17/06/2026
Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

17/06/2026
Evaluasi Besar-Besaran Sektor Kesehatan, Bupati Sarjani Kumpulkan Seluruh Pimpinan Faskes

Evaluasi Besar-Besaran Sektor Kesehatan, Bupati Sarjani Kumpulkan Seluruh Pimpinan Faskes

17/06/2026
Ari Palawi Soroti Minimnya Dukungan Pemerintah terhadap Pengembangan Ekosistem Seni di Aceh

Ari Palawi Soroti Minimnya Dukungan Pemerintah terhadap Pengembangan Ekosistem Seni di Aceh

17/06/2026

Terpopuler

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

15/06/2026

Thayeb Loh Angen: Taman Budaya Aceh Harus Kembali ke “Fitrah” Kebudayaan

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

Pesisir Pantai Lambadeuk Ditanami 200 Batang Mangrove

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com