Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Nasrul Zaman Dukung Mualem Tunda PoD I Blok Andaman, Desak Pengolahan Gas di Darat

redaksi by redaksi
05/06/2026
in Lintas Timur
0
Ancaman Terhadap Amien Rais, PW Muhammadiyah Aceh: Bukan Zamannya Lagi Premanisme Mengatur Hukum

BANDA ACEH – Akademisi Universitas Syiah Kuala (USK) sekaligus Analis Kebijakan Publik, Nasrul Zaman, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Gubernur Aceh yang meminta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunda penandatanganan Persetujuan Plan of Development (PoD) I Lapangan Tungkulo, Wilayah Kerja (WK) South Andaman.

Menurut Nasrul, sikap tersebut merupakan upaya penting untuk memastikan pengelolaan sumber daya alam Aceh tidak mengulangi kesalahan masa lalu yang terjadi pada era pengelolaan Gas Arun.
Ia menilai rencana penggunaan skema Floating Production Storage Offloading (FPSO) di tengah laut yang diusulkan Mubadala Energy dan SKK Migas berpotensi mengurangi manfaat ekonomi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Aceh.

“Pengolahan gas harus diintegrasikan ke darat melalui fasilitas pengolahan di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun, Lhokseumawe. Infrastruktur yang sudah tersedia di kawasan tersebut merupakan aset strategis yang harus dimanfaatkan untuk menciptakan lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi daerah,” kata Nasrul.

Ia menegaskan Aceh tidak boleh kembali menjadi penonton di tengah eksploitasi sumber daya alamnya sendiri. Pengalaman masa lalu menunjukkan bahwa ketimpangan manfaat ekonomi dari sektor migas telah meninggalkan persoalan sosial dan ekonomi yang panjang.

Menurut Nasrul, investasi tetap diperlukan, namun harus berjalan seiring dengan prinsip keadilan sosial dan pemerataan manfaat bagi masyarakat lokal.

“Investasi harus menghadirkan nilai tambah bagi daerah. Menghidupkan ekonomi darat melalui KEK Arun merupakan langkah strategis untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, perdamaian, dan martabat masyarakat Aceh,” ujarnya.

Selain mendukung sikap Gubernur Aceh, Nasrul juga menyoroti pentingnya memperkuat posisi tawar Pemerintah Aceh dalam proses negosiasi pengembangan Blok Andaman.

Ia menilai Pemerintah Aceh perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Tim PoD daerah agar memiliki kapasitas teknis dan ekonomi yang lebih kuat dalam menghadapi pembahasan dengan pemerintah pusat maupun perusahaan migas.

“Aceh membutuhkan tim yang tidak hanya kuat secara politik, tetapi juga menguasai aspek teknis, ekonomi energi, dan diplomasi investasi. Dengan demikian kepentingan masyarakat Aceh dapat diperjuangkan secara ilmiah, legal, dan profesional,” katanya.

Nasrul menegaskan bahwa pengembangan Blok Andaman harus menjadikan masyarakat Aceh sebagai penerima manfaat utama melalui penciptaan lapangan kerja, hilirisasi industri, dan peningkatan aktivitas ekonomi di kawasan sekitar proyek.

Ia berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan aspirasi Pemerintah Aceh dan masyarakat sebelum mengambil keputusan final terkait PoD I Blok South Andaman.[]

Previous Post

Mengenal Pimpinan Legislatif di Sabang

Next Post

11 Alumni Al Zahrah Lolos UTBK-SNBT 2026, 4 Masuk Kampus Riset Terbaik Indonesia

Next Post
11 Alumni Al Zahrah Lolos UTBK-SNBT 2026, 4 Masuk Kampus Riset Terbaik Indonesia

11 Alumni Al Zahrah Lolos UTBK-SNBT 2026, 4 Masuk Kampus Riset Terbaik Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua Komisi I DPRA Dorong Pemkab dan DPRK Aceh Timur Proaktif Selesaikan Sengketa Lahan HGU di Teupin Raya

Ketua Komisi I DPRA Dorong Pemkab dan DPRK Aceh Timur Proaktif Selesaikan Sengketa Lahan HGU di Teupin Raya

24/07/2026
YARA Desak Kapolda Aceh Copot Wakapolres Aceh Selatan

YARA Desak Kapolda Aceh Copot Wakapolres Aceh Selatan

24/07/2026
Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

Tak Tunggu Anggaran Cair, KKP Kebut Pemulihan 745 Hektare Tambak Pidie Jaya Demi Kebangkitan Ekonomi Petambak

24/07/2026
Kemenag Siap Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

Kemenag Siap Percepat Pemulihan Pascabencana di Aceh

24/07/2026
Al- Farlaky Pimpin Rapat Monev Manajemen RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak

Al- Farlaky Pimpin Rapat Monev Manajemen RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak

24/07/2026

Terpopuler

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

24/07/2026

Nasrul Zaman Dukung Mualem Tunda PoD I Blok Andaman, Desak Pengolahan Gas di Darat

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Bupati Pidie Jaya dan Sejumlah SKPD Dilaporkan ke KPK, Ada Apa?

Ramlan, Pemilik Toko Emas Baru Serahkan Zakat Tijarah ke Baitul Mal Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com