Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

BBPOM Aceh Dorong Pengembangan Obat Bahan Alam Lokal

redaksi by redaksi
13/06/2026
in Ekonomi
0
BBPOM Aceh Dorong Pengembangan Obat Bahan Alam Lokal

Banda Aceh – Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banda Aceh, Riyanto, melakukan kunjungan ke sarana produksi CV Razie Aceh di Kabupaten Aceh Jaya sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan produk pangan dan Obat Bahan Alam (OBA) lokal yang aman, bermutu, dan berdaya saing.

Dalam kunjungan tersebut, Riyanto meninjau secara langsung proses pengolahan berbagai produk berbasis bahan alam lokal yang telah dikembangkan oleh CV Razie Aceh. Kabupaten Aceh Jaya diketahui memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, seperti daun kelor, jahe, dan manjakani yang telah diolah menjadi beragam produk pangan serta Obat Bahan Alam yang bermanfaat bagi kesehatan masyarakat.

Produk-produk hasil inovasi pelaku usaha di Aceh Jaya tersebut kini tidak hanya dipasarkan di wilayah Aceh, tetapi juga telah menjangkau berbagai daerah di Indonesia. Bahkan, sejumlah produk telah diminati wisatawan mancanegara sebagai oleh-oleh khas Aceh yang memiliki nilai kesehatan.

Riyanto mengapresiasi komitmen pelaku usaha yang terus berinovasi mengembangkan produk berbasis kearifan lokal dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan mutu.

“Aceh memiliki kekayaan alam yang sangat potensial untuk dikembangkan menjadi produk pangan dan Obat Bahan Alam yang bernilai tinggi. Kami mendorong pelaku usaha untuk terus menjaga kualitas, keamanan, dan konsistensi produk sehingga mampu meningkatkan kepercayaan konsumen serta menjangkau pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Riyanto dalam keterangannya, Kamis (11/6/2026).

Menurutnya, legalitas usaha dan penerapan standar mutu merupakan faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

“Produk yang aman, bermutu, dan memenuhi ketentuan regulasi akan memiliki peluang yang lebih besar untuk berkembang. BBPOM Aceh siap memberikan pendampingan dan pembinaan agar pelaku usaha dapat terus tumbuh dan menghadirkan produk terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan industri pangan dan Obat Bahan Alam di Aceh, BBPOM Aceh terus membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha, akademisi, hingga sektor perbankan.

Sinergi tersebut dilakukan untuk memperkuat ekosistem usaha yang mampu mendorong lahirnya produk-produk lokal yang inovatif, aman, dan berdaya saing.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, BBPOM Aceh berharap potensi bahan alam yang dimiliki Aceh dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan produk unggulan daerah yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Selain mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat, pengembangan Obat Bahan Alam juga diharapkan mampu memberikan nilai tambah ekonomi bagi daerah serta memperkuat posisi Aceh sebagai salah satu pusat pengembangan produk herbal dan pangan berbasis sumber daya alam di Indonesia.

Previous Post

ASDP Buka Suara soal Mesin Kapal Aceh Hebat Meledak,15 Korban Terluka

Next Post

CI-BEST IPB University Kembangkan Ekosistem Beras Berbasis Pesantren di Aceh

Next Post
CI-BEST IPB University Kembangkan Ekosistem Beras Berbasis Pesantren di Aceh

CI-BEST IPB University Kembangkan Ekosistem Beras Berbasis Pesantren di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Polhukab IPELMASRA Tolak Tambang Beutong Ateuh

Polhukab IPELMASRA Tolak Tambang Beutong Ateuh

13/06/2026
8.261 Siswa Pidie Terima PIP 2026, Teuku Syahwal: Pendidikan Tangga Terkokoh Mengubah Nasib

8.261 Siswa Pidie Terima PIP 2026, Teuku Syahwal: Pendidikan Tangga Terkokoh Mengubah Nasib

13/06/2026
Polresta Banda Aceh Selidiki Penyebab Ledakan di KMP Aceh Hebat

Polresta Banda Aceh Selidiki Penyebab Ledakan di KMP Aceh Hebat

13/06/2026
CI-BEST IPB University Kembangkan Ekosistem Beras Berbasis Pesantren di Aceh

CI-BEST IPB University Kembangkan Ekosistem Beras Berbasis Pesantren di Aceh

13/06/2026
BBPOM Aceh Dorong Pengembangan Obat Bahan Alam Lokal

BBPOM Aceh Dorong Pengembangan Obat Bahan Alam Lokal

13/06/2026

Terpopuler

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

12/06/2026

BBPOM Aceh Dorong Pengembangan Obat Bahan Alam Lokal

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

Urwatil Wusqa: Mahasiswi Berprestasi UIN Ar-Raniry dengan IPK 3,94 dan Lulus 3,5 Tahun

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com