Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

redaksi by redaksi
17/06/2026
in Lintas Timur
0
Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

MEUREUDU – Aliansi Pemuda Pidie Jaya melayangkan ultimatum keras kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya dan DPRK Pidie Jaya terkait lambannya penanganan dampak banjir yang hingga kini masih dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah terdampak.

Sebagai bentuk desakan terhadap pemerintah daerah, Aliansi Pemuda Pidie Jaya menggelar aksi penyampaian aspirasi pada Rabu (17/6) dengan titik kumpul di Simpang Lampu Merah Jembatan Layang Meureudu.

Aksi tersebut dipimpin oleh Dek Black sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) I dan Muhammad Rizha sebagai Korlap II.
Korlap I, Dek Black, mengatakan bahwa hingga saat ini masih banyak persoalan pascabanjir yang belum mendapat penanganan maksimal dari pemerintah daerah. Menurutnya, masyarakat masih menunggu langkah nyata, bukan sekadar janji dan wacana.

“Banjir memang sudah surut, tetapi penderitaan masyarakat belum berakhir. Masih banyak rumah warga yang belum pulih sepenuhnya, sektor pertanian mengalami kerugian besar, dan ancaman banjir serupa masih membayangi karena normalisasi sungai serta muara belum dilakukan secara maksimal,” kata Dek Black.

Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab penuh untuk memastikan proses pemulihan berjalan hingga masyarakat benar-benar bangkit dari dampak bencana.

“Pemerintah tidak boleh hadir hanya saat bencana terjadi. Yang dibutuhkan masyarakat hari ini adalah keseriusan dalam menyelesaikan persoalan pascabanjir secara menyeluruh dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Korlap II, Muhammad Rizha, menilai lambannya proses pemulihan menunjukkan lemahnya komitmen pemerintah daerah dalam menempatkan kepentingan masyarakat terdampak sebagai prioritas utama.

Menurut Rizha, sejumlah persoalan mendasar seperti normalisasi sungai dan muara, pemulihan sektor pertanian, penyelesaian pemukiman warga yang masih berlumpur, hingga realisasi bantuan stimulan masih menjadi keluhan masyarakat di lapangan.

“Kami melihat masih banyak pekerjaan rumah yang belum diselesaikan. Masyarakat membutuhkan solusi nyata, bukan sekadar laporan bahwa penanganan sudah dilakukan. Faktanya, banyak warga yang hingga hari ini masih merasakan dampak banjir,” tegas Rizha.

Ia juga menyoroti peran DPRK Pidie Jaya yang dinilai belum optimal menjalankan fungsi pengawasan terhadap penanganan dan pemulihan pascabencana.

“Kami menilai DPRK belum maksimal menjalankan fungsi kontrol dan pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah. Seharusnya DPRK menjadi garda terdepan dalam memastikan hak-hak masyarakat terdampak terpenuhi,” katanya.

Atas kondisi tersebut, Aliansi Pemuda Pidie Jaya memberikan rapor merah kepada Pemkab Pidie Jaya dan DPRK Pidie Jaya. Penilaian itu diberikan karena kedua lembaga dinilai belum mampu menunjukkan hasil yang signifikan dalam mempercepat pemulihan pascabanjir.

Aliansi Pemuda menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk kontrol sosial dan kepedulian terhadap nasib masyarakat yang masih berjuang bangkit dari dampak bencana.

Mereka mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret dan terukur agar persoalan banjir tidak terus berulang dan menjadi beban berkepanjangan bagi masyarakat.

“Ini bukan sekadar aksi protes, tetapi suara masyarakat yang menuntut tanggung jawab. Jika persoalan ini terus dibiarkan tanpa solusi yang jelas, maka Pemkab dan DPRK harus siap menerima penilaian buruk dari rakyat yang mereka wakili,” tutup Rizha.[Mul]

Previous Post

Evaluasi Besar-Besaran Sektor Kesehatan, Bupati Sarjani Kumpulkan Seluruh Pimpinan Faskes

Next Post

Semangat 1 Muharram, Al Zahrah Canangkan Resolusi Baru Bagi Santri dan Pesantren

Next Post
Semangat 1 Muharram, Al Zahrah Canangkan Resolusi Baru Bagi Santri dan Pesantren

Semangat 1 Muharram, Al Zahrah Canangkan Resolusi Baru Bagi Santri dan Pesantren

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua KIP Aceh: Usulan Aceh Singkil–Subulussalam Jadi Dapil Tersendiri Dimungkinkan Secara Hukum

Ketua KIP Aceh: Usulan Aceh Singkil–Subulussalam Jadi Dapil Tersendiri Dimungkinkan Secara Hukum

17/06/2026
Semangat 1 Muharram, Al Zahrah Canangkan Resolusi Baru Bagi Santri dan Pesantren

Semangat 1 Muharram, Al Zahrah Canangkan Resolusi Baru Bagi Santri dan Pesantren

17/06/2026
Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

17/06/2026
Evaluasi Besar-Besaran Sektor Kesehatan, Bupati Sarjani Kumpulkan Seluruh Pimpinan Faskes

Evaluasi Besar-Besaran Sektor Kesehatan, Bupati Sarjani Kumpulkan Seluruh Pimpinan Faskes

17/06/2026
Ari Palawi Soroti Minimnya Dukungan Pemerintah terhadap Pengembangan Ekosistem Seni di Aceh

Ari Palawi Soroti Minimnya Dukungan Pemerintah terhadap Pengembangan Ekosistem Seni di Aceh

17/06/2026

Terpopuler

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

15/06/2026

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

Pesisir Pantai Lambadeuk Ditanami 200 Batang Mangrove

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com