BANDA ACEH – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, Drs H Azhari MSi melantik 40 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Aceh, Rabu, 17 Juni 2026. Pelantikan tersebut berlangsung secara luring di Aula Kanwil Kemenag Aceh dan diikuti secara daring oleh peserta dari Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Aceh.
Pelantikan tersebut meliputi kenaikan jenjang jabatan, pengangkatan melalui perpindahan jabatan, pengangkatan pertama dalam jabatan fungsional, serta pemberian tugas tambahan bagi sejumlah ASN di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Aceh.
Sebanyak 40 ASN yang dilantik terdiri atas pejabat fungsional dari berbagai bidang, meliputi Guru Ahli Madya, APK APBN Ahli Muda, Penelaah Teknis Kebijakan, serta Penghulu Ahli Pertama yang tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Aceh.
Dalam arahannya, Kakanwil Kemenag Aceh menyampaikan bahwa mutasi, rotasi, maupun promosi jabatan merupakan hal yang lumrah dalam sebuah organisasi. Menurutnya, setiap amanah jabatan harus disyukuri melalui peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Dalam bekerja, niatkan untuk melayani umat. Jika pekerjaan dilakukan dengan sungguh-sungguh untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, maka insya Allah akan mendatangkan keberkahan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa bentuk syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT adalah dengan terus meningkatkan prestasi kerja dan kualitas pelayanan. Ia juga mengutip firman Allah SWT dalam Surah Ibrahim ayat 7, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.”
Menurutnya, setiap ASN harus mampu menunjukkan rasa syukur tersebut melalui berbagai inovasi dan kreasi yang berdampak langsung bagi masyarakat sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
“Kita harus menghadirkan inovasi dan kreasi dalam bekerja. Khususnya bagi jajaran KUA, selain memberikan pelayanan, juga harus mampu memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat. Itulah bentuk syukur kita dengan meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya.
Kakanwil juga memberikan motivasi kepada pejabat fungsional yang telah mencapai jenjang tertentu agar terus meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri. Ia menyebutkan bahwa pejabat fungsional yang telah berada pada jenjang madya dan memenuhi persyaratan memiliki peluang untuk mengikuti seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama.
“Bagi yang sudah berada pada jenjang madya dan memenuhi syarat, silakan mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi jabatan eselon II. Terus tingkatkan kapasitas dan kompetensi diri,” pesannya.
Pada kesempatan tersebut, Kakanwil turut menekankan pentingnya membangun budaya kerja tim yang solid di lingkungan Kementerian Agama. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak dapat dicapai secara individual, melainkan melalui kolaborasi, komunikasi, dan kekompakan seluruh unsur dalam organisasi.
“Kita harus bekerja secara tim, kompak, teratur, dan sesuai komando. Jangan karena ada satu persoalan atau perbedaan pandangan kemudian memilih menjauh atau tidak mau bekerja sama. Setiap dinamika dalam organisasi adalah hal yang biasa, tetapi tujuan kita tetap sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa perbedaan pandangan dalam organisasi merupakan hal yang wajar, namun tidak boleh mengurangi semangat kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama. Setiap ASN telah diberikan tugas dan fungsi sesuai kompetensi serta keahliannya masing-masing sehingga diharapkan dapat saling mendukung dan bersama-sama menyelesaikan berbagai tantangan yang muncul dalam pelaksanaan tugas. []










