Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Pemkab Aceh Jaya Bentuk Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

redaksi by redaksi
20/06/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Pemkab Aceh Jaya Bentuk Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Calang – Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya resmi membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) melalui Keputusan Bupati Aceh Jaya Nomor 100.3.3.3/108/2026 tentang Kelompok Kerja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Kabupaten Aceh Jaya Periode 2026–2030. Pembentukan Pokja tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang berlangsung di Aula Bapperida Aceh Jaya, Jumat (19/6/2026), sebagai langkah memperkuat sinergi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah anak.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Setdakab Aceh Jaya, Jonni Saputra, S.Si., Kepala Bapperida Aceh Jaya, Teuku Khairullah, S.E., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Jaya, H. Asy’ari, SE., M.Si., serta para kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) terkait yang tergabung dalam Kelompok Kerja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Kabupaten Aceh Jaya.

Pembentukan Pokja BSAN merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, yang mengamanatkan pemerintah daerah membentuk kelompok kerja guna mendukung penyelenggaraan budaya sekolah yang kondusif bagi seluruh warga sekolah. Pokja ini diharapkan menjadi wadah koordinasi lintas sektor dalam membangun ekosistem pendidikan yang aman, sehat, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara optimal.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Jaya, H. Asy’ari, SE., M.Si., selaku Koordinator Pokja BSAN, mengatakan pembentukan kelompok kerja tersebut menjadi langkah strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada perlindungan dan penguatan karakter peserta didik.

“Budaya Sekolah Aman dan Nyaman bukan hanya berfokus pada pencegahan kekerasan, tetapi juga membangun lingkungan belajar yang sehat, inklusif, berkarakter, serta mendukung perkembangan peserta didik secara menyeluruh. Melalui kolaborasi lintas sektor dalam Pokja ini, kami berharap setiap sekolah mampu menerapkan budaya positif dan memberikan rasa aman bagi seluruh warga sekolah,” ujar Asy’ari.

Ia menjelaskan, konsep Budaya Sekolah Aman dan Nyaman mencakup keseluruhan tata nilai, sikap, kebiasaan, dan perilaku yang dibangun di lingkungan sekolah untuk menjamin pemenuhan kebutuhan spiritual, perlindungan fisik, kesejahteraan psikologis dan keamanan sosiokultural, serta keadaban dan keamanan digital. Program tersebut bertujuan menciptakan dan menjaga lingkungan belajar yang kondusif bagi peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan.

Sesuai keputusan bupati, Pokja BSAN Kabupaten Aceh Jaya periode 2026–2030 dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Jaya sebagai Ketua Pokja, Kepala Bapperida sebagai Wakil Ketua, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai Koordinator. Keanggotaan Pokja melibatkan berbagai unsur, di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian, Dinas Sosial, DPMPKB, Kementerian Agama, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Aceh Jaya, Majelis Pendidikan Daerah, PGRI, hingga perwakilan kepala sekolah.

Pokja memiliki tugas melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dan warga sekolah, memfasilitasi peningkatan kapasitas guru dan tenaga kependidikan, menyediakan layanan pengaduan, melakukan pemantauan berkala, serta mengoordinasikan penanganan dugaan pelanggaran yang terjadi di lingkungan pendidikan. Selain itu, Pokja juga memfasilitasi layanan pendampingan berupa konseling, layanan kesehatan, bantuan hukum, advokasi, hingga bimbingan sosial dan rohani sesuai kebutuhan.

Melalui pembentukan Pokja BSAN, Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya berharap seluruh satuan pendidikan dapat semakin optimal dalam menerapkan budaya positif, mencegah berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi, serta mewujudkan sekolah yang ramah anak sebagai bagian dari upaya membangun generasi Aceh Jaya yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

Previous Post

UGM Terjunkan 8.178 Mahasiswa KKN Mengabdi ke Masyarakat

Next Post

Dinsos Salurkan Bantuan Stimulan UEP bagi 63 Penerima Manfaat di Aceh Utara

Next Post
Dinsos Salurkan Bantuan Stimulan UEP bagi 63 Penerima Manfaat di Aceh Utara

Dinsos Salurkan Bantuan Stimulan UEP bagi 63 Penerima Manfaat di Aceh Utara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dinsos Salurkan Bantuan Stimulan UEP bagi 63 Penerima Manfaat di Aceh Utara

Dinsos Salurkan Bantuan Stimulan UEP bagi 63 Penerima Manfaat di Aceh Utara

20/06/2026
Pemkab Aceh Jaya Bentuk Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Pemkab Aceh Jaya Bentuk Pokja Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

20/06/2026
UGM Terjunkan 8.178 Mahasiswa KKN Mengabdi ke Masyarakat

UGM Terjunkan 8.178 Mahasiswa KKN Mengabdi ke Masyarakat

20/06/2026
Pemko Banda Aceh Siapkan 9 Titik Nobar Piala Dunia di Setiap Kecamatan

Pemko Banda Aceh Siapkan 9 Titik Nobar Piala Dunia di Setiap Kecamatan

20/06/2026
Bupati Aceh Jaya Tekankan Penguatan Akhlak Generasi Muda dalam Pembangunan Aceh

Bupati Aceh Jaya Tekankan Penguatan Akhlak Generasi Muda dalam Pembangunan Aceh

20/06/2026

Terpopuler

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

Komisi III DPRA Apresiasi PT Samira Karena Serap Tenaga Kerja Lokal

19/06/2026

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Haji Kamaruddin Terpilih sebagai Ketua Komite Percepatan Pemekaran Provinsi ABAS

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Rian Firmansyah Dorong Seniman Aceh Jadikan Budaya sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com