BLANGPIDIE — Bupati Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Dr. Safaruddin, S.Sos MSP terus berusaha mengoptimalkan sektor pertanian dengan melakukan berbagai lobi ke pemerintah Provinsi dan Pusat.
Upaya yang dilakukan Bupati Dr. Safaruddin selama 1 tahun 6 bulan ia menjabat, sedikit tidaknya telah membuahkan hasil, salah satunya ratusan alat pertanian (Alsintan) dan penunjang pertanian lainnya sudah di bawa pulang ke Kabupaten Abdya.
Mendapatkan stimulus dari Kementerian untuk kabupaten yang berjulukan Breuh Sigupai itu membuat para petani tersenyum bahagia, dimana keluhan selama ini yang dirasakan petani yang kurangnya alsintan membajak sawah atau combine perontok padi sekarang terjawabkan.
“Alhamdulillah, hasil lobi Pak Bupati sudah membuahkan hasil. Dari tahun 2025 hingga tahun ini, alsintan dan penunjang sektor pertanian kita semakin bertambah,” kata Kepala Dinas Pertanian Abdya, Hendri Yadi, Sabtu (04/07/2026).
Ia menyebutkan, sejak tahun 2025 hingga pertengahan 2026, Pemerintah Abdya telah menerima alsintan jenis Traktor 4WD sebanyak 20 unit, 4 unit Combine Harvester, 25 unit Handtraktor, 116 unit pompa air, dan 57 unit Hanspayer.
“Untuk alsintan jenis Traktor 4WD dan Combine Harvester, Pak Bupati menargetkan selama pemerintahan beliau mencapai 60 unit,” ucapnya.
Alat penunjang pertanian ini, sebut Hendri, diperuntukkan untuk petani Abdya agar lebih mudah dalam turun ke sawah.
“Ini masih alat penunjang pertanian, belum lagi bantuan lainnya berupa benih padi, infrastruktur, dan lainnya. Artinya, Pemerintah Abdya akan terus bekerja dalam hal membangun sektor pertanian,” ucapnya.
Hendri mengatakan, Kabupaten Abdya merupakan salah satu lumbung pangan Aceh dan penyangga pangan wilayah barat selatan Aceh.
“Status ini Insya Allah akan terus kita tingkatkan. Kita berharap para petani tidak bosan-bosan mengolah lahan sawah mereka, dan Pemerintah Abdya akan terus memberikan dukungan penuh,” pungkas Hendri.










