TAPAKTUAN – Sebanyak 2773 siswa baru SMA dan SMK di Kabupaten Aceh Selatan mengikuti Try Out Asesmen Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun pelajaran 2026/2027.
Pelaksanaan try out itu berlangsung di sekolah masing-masing dengan menggunakan perangkat komputer atau hand phone (hp) android yang digunakan oleh siswa baru, Rabu (22/7/2026).
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdisdik) Wilayah Kabupaten Aceh Selatan, Annadwi SPd MM mengatakan, try out ini merupakan program yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh bagi peserta didik baru jenjang SMA dan SMK.
“Tujuannya adalah memberikan pengalaman awal kepada siswa dalam mengikuti asesmen berbasis komputer sekaligus mengukur kesiapan mereka sebelum mengikuti asesmen yang sesungguhnya,” ujar Annadwi.
Katanya, pelaksanaan kegiatan mengusung tema “Membangun Generasi Unggul Aceh Melalui Asesmen Berkualitas untuk Pendidikan yang Bermakna.”
Annadwi menjelaskan, tema tersebut mencerminkan komitmen dunia pendidikan di Aceh untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran melalui sistem asesmen yang objektif, transparan, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi peserta didik.
Ia menyampaikan, sejak pagi hari para peserta didik baru telah hadir di sekolah dengan penuh antusias. Mereka mengikuti arahan panitia sebelum memasuki ruangan yang telah ditentukan.
Disampaikannya, seluruh peserta kemudian menempati perangkat komputer yang telah dipersiapkan oleh panitia atau hp yang telah mereka bawa oleh masing-masing siswa.
“Selama pelaksanaan asesmen berlangsung, suasana terlihat tenang, tertib, dan kondusif,” ungkapnya.
Lebih lanjut Annadwi menuturkan, panitia bersama guru dan tenaga kependidikan memastikan seluruh perangkat komputer atau hp, jaringan internet, serta aplikasi yang digunakan dapat berfungsi secara optimal.
Dikatakannya, berkat persiapan yang matang, pelaksanaan try out berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Annadwi memberikan apresiasi kepada seluruh kepala sekolah, guru dan tendik serta panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan try out tidak terlepas dari kerja sama seluruh warga sekolah dalam mempersiapkan sarana, prasarana, serta pelayanan kepada peserta didik baru.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan, panitia, serta semua pihak yang telah bekerja sama sehingga pelaksanaan Try Out Asesmen MPLS dapat berlangsung dengan baik, tertib, dan lancar,” ucap Annadwi.
Ia berharap, para peserta didik baru mengikuti seluruh rangkaian asesmen dengan penuh kesungguhan. Asesmen bukan hanya bertujuan mengukur kemampuan awal peserta didik, tetapi juga melatih kejujuran, kedisiplinan, kemampuan berpikir, serta kesiapan mereka memasuki dunia pendidikan di jenjang SMA dan SMK.
“Kami berharap seluruh peserta didik baru mengikuti try out ini dengan sungguh-sungguh. Jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman belajar yang berharga sekaligus bekal untuk menghadapi asesmen yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Aceh. Keseriusan sejak awal akan membentuk karakter belajar yang disiplin dan bertanggung jawab,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Manajemen GTK dan Peningkatan Mutu Kesiswaan Cabdisdik Kabupaten Aceh Selatan, Rasmadi SPd MSi menambahkan, try out ini selain menjadi bagian dari MPLS, kegiatan itu juga menjadi media bagi peserta didik untuk mengenal sistem asesmen berbasis digital yang kini semakin banyak diterapkan dalam dunia pendidikan.
“Melalui pengalaman tersebut, diharapkan siswa mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi informasi yang menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran masa kini,” kata Rasmadi.
Dikatakannya, pelaksanaan Try Out Asesmen MPLS sekaligus menunjukkan komitmen SMA dan SMK di Kabupaten Aceh Selatan dalam mendukung berbagai kebijakan Dinas Pendidikan Aceh untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Rasmadi menegaskan, sekolah terus berupaya menghadirkan lingkungan belajar yang kondusif, memanfaatkan teknologi secara optimal, serta membangun budaya belajar yang aktif, kreatif dan berkarakter.










