BLANGPIDIE — Himpunan Pelajar Mahasiswa Aceh Barat Daya (Hipemabdya) memberikan Rapor Hijau kepada Bupati Dr. Safaruddin, S.Sos MSP dan Wakil Bupati Zaman Akli, S.Sos MM sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja selama satu tahun memimpin Bumoe Breuh Sigupai.
Penyerahan Rapor Hijau tersebut dilakukan dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Gunongan Kupi, dan dihadiri langsung oleh Bupati bersama jajaran pemerintah daerah, Rabu malam (21/07/2026).
Rapor tersebut diserahkan oleh Ketua Hipelmabdya, Syahrol Ramadhan dan diterima langsung oleh Bupati Abdya Safaruddin.
Syahrol mengatakan, pemberian rapor hijau kepada Bupati dan Wakil Bupati Abdya itu dari hasil evaluasi organisasi mahasiswa terhadap implementasi visi, misi serta program pembangunan pemerintah daerah.
Penilaian yang diberikan, sebut Syahrol, bukan didasarkan pada pertimbangan subjektif, melainkan melalui kajian terhadap dokumen perencanaan pembangunan dan capaian program yang telah direalisasikan selama satu tahun terakhir.
“Rapor Hijau ini adalah pengakuan atas kerja keras normatif yang berorientasi pada hasil nyata. Kami menelisik satu per satu matriks dalam dokumen visi-misi pembangunan daerah, dan angka penyerapan program serta dampaknya terhadap kesejahteraan sosial,” jelas Syahrol.
Hasilnya menunjukkan grafik linear yang positif. Bupati Dr. Safaruddin dan Wabup Zaman Akli berhasil membuktikan bahwa politik pembangunan yang berkelas bukan sekadar janji manis di atas panggung kampanye, tetapi manifesto kerja nyata yang dirasakan langsung dari hilir hingga ke hulu masyarakat Abdya.
Menurutnya, berbagai indikator pembangunan menunjukkan tren positif, mulai dari pelaksanaan program prioritas, peningkatan pelayanan kepada masyarakat, hingga komitmen pemerintah daerah dalam membangun fondasi pembangunan yang berkelanjutan.
“Atas dasar itu, Hipelmabdya menilai kepemimpinan Bupati Dr. Safaruddin dan Wabup Zaman Akli layak memperoleh rapor hijau,” ungkapnya.
Meski demikian, Syahrol menegaskan bahwa apresiasi tersebut tidak menghilangkan fungsi kontrol yang selama ini dijalankan mahasiswa.
Hipelmabdya akan tetap menjadi mitra kritis pemerintah dengan memberikan masukan yang konstruktif demi kemajuan Kabupaten Abdya.
Menjadi Motivasi Pemerintah Daerah
Sementara itu, Bupati Abdya, Dr. Safaruddin, menyampaikan apresiasi atas penilaian yang diberikan oleh Hipemabdya.
Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan.
“Alhamdulillah jika demikian. Saya selaku pemerintah terus berharap pemikiran-pemikiran kritis dari mahasiswa Abdya,” ucapnya.
Dr. Safaruddin mengatakan bahwa kritik, saran, maupun gagasan yang membangun sangat di butuhkan sebagai bahan evaluasi agar pembangunan daerah dapat berjalan lebih baik dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kita pemerintah daerah selalu membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan kalangan mahasiswa sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang partisipatif dan responsif terhadap aspirasi masyarakat,” pungkas Dr. Safaruddin.










