Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Menteri PU Klaim Sudah Angkut 33 Ribu Ton Material Bencana dari Aceh

redaksi by redaksi
11/08/2026
in Nanggroe
0
Menteri PU Klaim Sudah Angkut 33 Ribu Ton Material Bencana dari Aceh

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengklaim telah mengangkut lebih dari 33 ribu ton lumpur, sampah, dan material sisa bencana dari sejumlah wilayah terdampak di Aceh. (Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden)

Banda Aceh – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengklaim telah mengangkut lebih dari 33 ribu ton lumpur, sampah, dan material sisa bencana dari sejumlah wilayah terdampak di Aceh.

Total material bencana yang telah dibersihkan dan ditangani mencapai 33.163 ton hingga 9 Agustus 2026. Penanganan tersebut dilakukan untuk mempercepat pemulihan lingkungan, fasilitas umum, hingga layanan dasar masyarakat.

Pembersihan dilakukan di sejumlah wilayah terdampak bencana, di antaranya Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Tengah, dan Pidie Jaya. Kementerian PU mengerahkan peralatan serta personel untuk mempercepat proses evakuasi material bencana di lapangan.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan pembersihan lumpur menjadi salah satu prioritas dalam penanganan pascabencana di Aceh, terutama di Aceh Tamiang yang terdampak sedimentasi dan timbunan lumpur cukup parah.

“Penanganan lumpur menjadi salah satu prioritas utama. Sejak awal bencana, sedimentasi dan lumpur merupakan salah satu permasalahan utama pascabencana Aceh, khususnya di Aceh Tamiang. Karena itu harus segera dibersihkan agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dan lingkungan dapat dipulihkan,” kata Dody dalam keterangannya, Senin (10/8).

Selain mengangkut material bencana, Kementerian PU hingga 9 Agustus 2026 telah menyelesaikan pembersihan di 650 lokasi fasilitas umum yang terdampak bencana di Aceh.

Pembersihan juga telah rampung di 68 kawasan permukiman. Penanganan difokuskan pada pengangkutan lumpur, sampah domestik, serta material sisa bencana yang menghambat aktivitas warga.

Pemulihan juga menyasar infrastruktur sanitasi dan persampahan. Dari 10 Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang terdampak bencana, lima lokasi telah selesai ditangani, sedangkan lima lainnya masih dalam proses pengerjaan.

“Untuk 10 Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) yang terdampak, seluruhnya telah selesai ditangani,” katanya.

Kementerian PU juga mempercepat pemulihan sejumlah infrastruktur dasar lainnya sesuai tingkat kerusakan dan kebutuhan di lapangan. Infrastruktur yang ditangani meliputi sistem penyediaan air minum, jalan, jembatan, hingga infrastruktur sumber daya air.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Tegaskan Keteladanan, Pimpinan Al Zahrah Lantik Pengurus OSPA Masa Bakti 2026-2027

Next Post

BKSDA Aceh Gerak Cepat Identifikasi Kematian Gajah Liar di Tamiang

Next Post
Omen, Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Perkebunan Sawit Tamiang

BKSDA Aceh Gerak Cepat Identifikasi Kematian Gajah Liar di Tamiang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi di Aceh Diperkuat

Pengawasan Distribusi BBM Bersubsidi di Aceh Diperkuat

11/08/2026
Omen, Gajah Sumatra Ditemukan Mati di Perkebunan Sawit Tamiang

BKSDA Aceh Gerak Cepat Identifikasi Kematian Gajah Liar di Tamiang

11/08/2026
Menteri PU Klaim Sudah Angkut 33 Ribu Ton Material Bencana dari Aceh

Menteri PU Klaim Sudah Angkut 33 Ribu Ton Material Bencana dari Aceh

11/08/2026
Tegaskan Keteladanan, Pimpinan Al Zahrah Lantik Pengurus OSPA Masa Bakti 2026-2027

Tegaskan Keteladanan, Pimpinan Al Zahrah Lantik Pengurus OSPA Masa Bakti 2026-2027

11/08/2026
Lahan Pertanian Rusak, Rp150 Miliar Jadi Taruhan Pemulihan Pidie Jaya

Lahan Pertanian Rusak, Rp150 Miliar Jadi Taruhan Pemulihan Pidie Jaya

11/08/2026

Terpopuler

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

Ohku, Pertambangan Emas Di Tangse Digerebek, Operator Jadi Tersangka: Siapa Dibalik Alat Berat?

10/08/2026

Menteri PU Klaim Sudah Angkut 33 Ribu Ton Material Bencana dari Aceh

Di Balik Semarak HUT RI ke-81 Pidie Jaya, Ada Anggaran Rp905 Juta

YEL Semarakkan Kegiatan Hari Konservasi Alam Nasional dan Orangutan Sedunia di Abdya

Nurdiansyah Alasta Resmi Daftar Calon Ketua Demokrat Aceh, Berkas Diterima SC Musda

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com