Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Sungai Rhine Semakin Surut di Tengah Gelombang Panas Eropa

redaksi by redaksi
16/08/2026
in Internasional
0
Sungai Rhine Semakin Surut di Tengah Gelombang Panas Eropa

Permukaan air Sungai Rhine di Jerman menyusut ke rekor terendah akibat gelombang panas (Foto: REUTERS/THILO SCHMUELGEN)

Jakarta- Permukaan air Sungai Rhine di Jerman terus menyusut hingga mencetak rekor terendah seiring terjadinya gelombang panas yang melanda Eropa.

Data Badan Perairan dan Pelayaran Federal Jerman (WSV) menunjukkan tinggi muka air di titik Kaub, dekat Koblenz, turun menjadi hanya 6 sentimeter pada Jumat (14/8) malam.

Pada Sabtu (15/8) pagi, ketinggian air di titik tersebut berada di angka 8 sentimeter.

Angka itu lebih rendah dibandingkan rekor sebelumnya sebesar 25 sentimeter yang tercatat pada 2018.

Sebelumnya, pada Jumat pagi, tinggi muka air di Kaub tercatat 10 sentimeter.

Meski demikian, kedalaman Sungai Rhine sebenarnya sekitar satu meter lebih dalam dibandingkan angka pada alat ukur tersebut. Pengukur di Kaub secara tradisional digunakan sebagai indikator kondisi lokal sungai.

Ketinggian air di Kaub terakhir kali berada di atas 78 sentimeter pada pertengahan Juli.

Menurut Kiel Institute for the World Economy, jika ketinggian air di Kaub berada di bawah 78 sentimeter selama 30 hari berturut-turut, produksi industri dapat turun sekitar 1 persen.

Kondisi serupa disebut pernah terjadi pada 2018 dan 2022.

Dikutip dari Reuters, Sungai Rhine merupakan salah satu jalur transportasi terpenting di Eropa.

Sungai ini digunakan untuk mengangkut bahan kimia, komoditas, bahan bakar, dan berbagai barang lainnya.

Surutnya permukaan air membuat sebagian besar pengangkutan harus dialihkan ke truk dan kereta.

Sejumlah perusahaan Jerman mulai melaporkan gangguan akibat rendahnya permukaan Sungai Rhine.

Produsen bahan kimia, perusahaan utilitas, produsen baja, hingga pedagang komoditas pertanian menyebut kondisi ini bisa memicu peningkatan biaya, hambatan transportasi, dan potensi penurunan produksi.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Lazismu Abdya Gelar Raker dan Pembekalan Amil, Kuatkan Tata Kelola Organisasi

Next Post

Thailand Puji Indonesia Usai Menang di Srikandi Merdeka Cup 2026

Next Post
Thailand Puji Indonesia Usai Menang di Srikandi Merdeka Cup 2026

Thailand Puji Indonesia Usai Menang di Srikandi Merdeka Cup 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Mualem, Belajarlah kepada Luhut!

16/08/2026
Bupati Pidie Jaya Kukuhkan Paskibraka, Tegaskan Amanah Menjaga Kehormatan Merah Putih

Bupati Pidie Jaya Kukuhkan Paskibraka, Tegaskan Amanah Menjaga Kehormatan Merah Putih

16/08/2026
M.Najur Dilantik Jabat Kadisdikbud, Ini Harapan Ketua PGRI Aceh Selatan

M.Najur Dilantik Jabat Kadisdikbud, Ini Harapan Ketua PGRI Aceh Selatan

16/08/2026
Ribuan Warga Samadua Bergerak Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Ikut Tandatangani Petisi

Ribuan Warga Samadua Bergerak Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Ikut Tandatangani Petisi

16/08/2026
Bupati Abdya Kukuhkan Paskibraka Abdya 2026, Diminta Kibarkan Prestasi dan Nama Baik Daerah

Bupati Abdya Kukuhkan Paskibraka Abdya 2026, Diminta Kibarkan Prestasi dan Nama Baik Daerah

16/08/2026

Terpopuler

Sungai Rhine Semakin Surut di Tengah Gelombang Panas Eropa

Sungai Rhine Semakin Surut di Tengah Gelombang Panas Eropa

16/08/2026

KPA Sagoe Malaka Wilyah 013/Blangpidie Ikut Sukseskan Zikir dan Doa Bersama Hari Perdamaian Aceh

Nyan, Tim Gabungan Temukan Mobil Tangki 1.000 Liter Antre BBM di SPBU Aceh

Warga Aceh Diajak Kibarkan Bendera Alam Peudeung pada 15 Agustus 2026, Kenapa?

Turnamen Catur Kasyful Wara Cup I Bergulir, Bentuk Pondasi Atlet Amatir menjadi Profesional

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com