Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Kementerian Ekraf Jadikan Kreativitas Warga Motor Pemulihan Pascabencana Aceh

redaksi by redaksi
28/08/2026
in Ekonomi
0
Kementerian Ekraf Jadikan Kreativitas Warga Motor Pemulihan Pascabencana Aceh

Jakarta – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mempercepat pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh melalui program ‘Cerita Pulih: Pelatihan Fotografi dan Storytelling’. Melalui program itu, Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya, menegaskan ekonomi kreatif memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengembangkan keterampilan, menghasilkan karya, dan mengolah pengalaman menjadi potensi ekonomi.

“Pemulihan pascabencana tidak hanya tentang membangun kembali apa yang rusak, tetapi juga bagaimana kita membangun kembali semangat, kapasitas, dan kesempatan masyarakat untuk bergerak. Melalui ekonomi kreatif, masyarakat dapat menjadi bagian dari proses tersebut dengan menghasilkan karya yang merekam perjalanan mereka sekaligus membuka peluang ekonomi baru,” ujar Menteri Ekraf, Kamis (27/8).

Program melalui Direktorat Penerbitan dan Fotografi, Kementerian Ekraf ini diikuti 70 fotografer dan videografer lokal di WD Coffee, Karang Baru yang bertujuan mentransformasi trauma bencana menjadi karya visual bernilai ekonomi melalui penguatan kapasitas visual, penulisan naratif, hingga monetisasi konten digital. Direktur Penerbitan dan Fotografi, Iman Santosa, mengatakan pemulihan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kembali infrastruktur dan pemenuhan kebutuhan fisik masyarakat, tetapi juga mencakup pemulihan semangat, kapasitas, dan produktivitas masyarakat.

“Kami tidak ingin masyarakat hanya menjadi objek dari sebuah cerita. Kami ingin masyarakat menjadi pencerita, pencipta, dan pelaku utama dari proses pemulihan itu sendiri,” ujar Iman Santosa.

Menurut Iman, melalui fotografi, tulisan, dan storytelling, pengalaman masyarakat dapat direkam dan diolah menjadi karya yang memiliki nilai sekaligus membuka peluang ekonomi. Cerita tentang bagaimana masyarakat bertahan, bangkit, dan membangun kembali kehidupannya dapat menjadi bagian dari proses pemulihan sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi kreatif di daerah terdampak.

Kegiatan dibuka oleh Asisten III Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, M. Zein, bersama Direktur Penerbitan dan Fotografi, Iman Santosa. Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan materi dari Nurul Fauziah dan Ferdy Siregar yang mencakup pengembangan kemampuan fotografi, storytelling, serta keterampilan menulis, termasuk pemahaman mengenai peluang komersialisasi karya melalui platform fotografi stok, media sosial, dan kanal digital lainnya.

Selain pembekalan materi, peserta mengikuti praktik fotografi secara langsung dengan dukungan Xiaomi Indonesia melalui penyediaan unit telepon genggam yang digunakan sebagai alat praktik selama pelatihan. Xiaomi Indonesia juga memberikan apresiasi berupa doorprize kepada peserta dengan karya terbaik, sementara Faber Castell Indonesia memberikan dukungan berupa alat tulis sebagai hadiah bagi peserta terbaik yang meraih juara 1, 2, dan 3 dalam kegiatan praktik fotografi dan storytelling.

Sebagai salah satu output kegiatan, karya foto dokumentasi yang dihasilkan peserta selama pelatihan akan dihimpun menjadi sebuah buku dokumentasi. Buku tersebut akan menjadi arsip visual yang merekam proses rehabilitasi dan rekonstruksi ekonomi kreatif pascabencana di Aceh Tamiang sekaligus menjadi dokumentasi pelaksanaan program Kementerian Ekraf.

Sebelumnya, kegiatan serupa telah dilaksanakan di Kabupaten Padang Pariaman pada 20 Agustus 2026 dan selanjutnya akan dilaksanakan di Kabupaten Tapanuli Selatan pada 17 September 2026. Melalui rangkaian program tersebut, Kementerian Ekraf mendorong pemulihan yang tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga pada penguatan kapasitas, kreativitas, dan peluang ekonomi masyarakat.

Previous Post

Syech Muharram Minta Seluruh Proyek Dikerjakan Tepat Mutu, Waktu, dan Administrasi

Next Post

Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026 pada Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan

Next Post
Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026 pada Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan

Bank Aceh Syariah Raih KEJAR Award OJK 2026 pada Puncak Hari Indonesia Menabung dan Bulan Literasi Keuangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Video Tgk Wan Klibeut Berhadapan dengan TNI, Soroti Qanun Bendera Aceh

Video Tgk Wan Klibeut Berhadapan dengan TNI, Soroti Qanun Bendera Aceh

17/10/2026
Kabut Asap Selimuti Pidie Jaya, Mahlil Desak Dinkes & RSUD Siaga 1

Kabut Asap Selimuti Pidie Jaya, Mahlil Desak Dinkes & RSUD Siaga 1

17/10/2026
Prodi SKI UIN Ar-Raniry Bersama BPK Aceh Kembali Terjunkan Mahasiswa dalam Meuseuraya di Komplek Makam Syiah Kuala

Prodi SKI UIN Ar-Raniry Bersama BPK Aceh Kembali Terjunkan Mahasiswa dalam Meuseuraya di Komplek Makam Syiah Kuala

17/10/2026
Murid SLBN Jantho Raih Medali Emas di Ajang PESONAS, Wakili Indonesia ke Ajang Internasional

Murid SLBN Jantho Raih Medali Emas di Ajang PESONAS, Wakili Indonesia ke Ajang Internasional

17/10/2026
Kabut Asap Melanda Aceh, Darwati: Kesehatan Warga Harus Jadi Prioritas

Kabut Asap Melanda Aceh, Darwati: Kesehatan Warga Harus Jadi Prioritas

17/10/2026

Terpopuler

IMM Abdya dan Aliansi Masyarakat Tolak CA Kecam Kebijakan “Pinjam Manajemen” Kejari Abdya Untuk PT CA

IMM Abdya dan Aliansi Masyarakat Tolak CA Kecam Kebijakan “Pinjam Manajemen” Kejari Abdya Untuk PT CA

16/10/2026

Tgk Mansur Resmi Terpilih Sebagai Ketua MPU Abdya Masa Khidmat 2026-2031

Kementerian Ekraf Jadikan Kreativitas Warga Motor Pemulihan Pascabencana Aceh

22 Nama Pengurus MPU Abdya Masa Khidmat 2026-2031 Diumumkan, Lulus Uji Kitab Kuning

Piala Soeratin U-17 Nasional, Persada Abdya vs Persebaya Imbang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com