Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Momen Hardikda ke-67, SMAN 1 Trumon Timur Luncurkan Program One Day One Student

redaksi by redaksi
02/09/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Momen Hardikda ke-67, SMAN 1 Trumon Timur Luncurkan Program One Day One Student

TAPAKTUAN – SMA Negeri 1 Trumon Kabupaten Aceh Selatan meluncurkan program “One Dar One Student” (ODOS) bertepatan dengan Hari Prndidikan Daerah (Hardikda) Provinsi Aceh, berlangsung di sekolah setempat, Rabu (2/9/2026).

Kepala SMA Negeri 1 Trumon Timur, Rizal SPd MTESOL kepada media ini mengatakan, rogram digagas oleh ia sendiri bertujuan untuk membangun kedekatan yang lebih kuat antara guru dan siswa melalui pendampingan secara personal dan berkelanjutan.

Katanya, konsep program ODOS terbilang sederhana. Setiap wali kelas diwajibkan menyediakan waktu 15 menit setiap hari untuk bertemu dan melakukan pendampingan tatap muka dengan satu orang siswa secara bergiliran.

“Peluncuran program tersebut menjadi salah satu momen penting dalam peringatan Hardikda ke-67 di SMAN 1 Trumon Timur,” ujar Rizal.

Ia menjelaskan, program ini sekaligus menjadi bentuk komitmen sekolah untuk menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga memperhatikan perkembangan karakter, kondisi emosional, potensi, dan kebutuhan setiap peserta didik.

Disampaikannya, bahwa gagasan ODOS berangkat dari sebuah persoalan sederhana yang sering terjadi dalam dunia pendidikan yaitu, guru dan siswa setiap hari bertemu, tetapi belum tentu memiliki kesempatan untuk benar-benar saling mengenal.

“Setiap hari guru bertemu dengan siswa, tetapi bertemu belum tentu mengenal. Kita bisa mengetahui nilai mereka, tetapi belum tentu mengetahui apa yang sedang mereka pikirkan, apa yang mereka rasakan, dan persoalan apa yang sedang mereka hadapi,” kata Ikatan Guru Indoneia) Daerah Aceh Selatan ini.

Menurutnya, melalui ODOS, guru diberikan ruang untuk hadir lebih dekat dengan siswa. Pertemuan selama 15 menit tersebut tidak dimaksudkan sebagai proses pembelajaran formal.

Melainkan sebagai ruang dialog, mendengarkan, memberikan motivasi, mengenali potensi, sekaligus mengetahui berbagai kendala yang mungkin dihadapi siswa.

Rizal menuturkan, 15 menit mungkin terlihat sederhana. Namun, bagi seorang anak yang sedang menghadapi masalah, 15 menit perhatian dari seorang guru bisa menjadi kesempatan untuk didengar.

“Bagi anak yang sedang kehilangan motivasi, 15 menit itu mungkin bisa menjadi alasan untuk kembali bersemangat,” tandas mantan guru SMA Negeri Unggul Darussa’adah Kluet Raya ini.

Rizal menegaskan, bahwa ODOS bukan sekadar kegiatan tambahan bagi wali kelas, tetapi diharapkan menjadi bagian dari budaya sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang lebih peduli, humanis, dan berpusat pada peserta didik.

Lebih lanjut kepala sekolah mengungkapkan, dalam pelaksanaannya wali kelas akan menentukan siswa yang menjadi sasaran pendampingan setiap hari secara bergiliran.

Selama 15 menit kata Rizal, guru dapat mengajak siswa berdialog mengenai perkembangan belajar, hubungan dengan teman, cita-cita, minat dan bakat, kesulitan yang dihadapi, maupun hal-hal lain yang relevan dengan perkembangan siswa.

Ditambahkannya, guru juga diharapkan tidak terburu-buru memberikan nasihat, tetapi terlebih dahulu menjadi pendengar yang baik bagi peserta didik.

“Prinsipnya adalah mendengar sebelum menasihati, memahami sebelum menilai, dan mendampingi sebelum menuntut,” imbuh Rizal.

Apresiasi dari Kacabdisdik Aceh Selatan

Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kqcabdisdik) Wilayah Kabupaten Aceh Selatan, Annadwi SPd MM memberikan apresiasi dan dukungan atas peluncuran program One Day One Student ini.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak materi yang dapat disampaikan guru kepada siswa, tetapi juga oleh seberapa kuat hubungan antara guru dan peserta didik.

“Program seperti One Day One Student sangat baik karena memberikan ruang kepada guru untuk lebih mengenal siswanya. Dengan mengenal siswa secara lebih dekat, guru akan lebih mudah memahami kebutuhan, potensi, dan persoalan yang mereka hadapi,” ujar Annadwi.

Ia juga menyampaikan, dukungannya agar program tersebut dapat dilaksanakan secara konsisten dan tidak berhenti pada kegiatan peluncuran semata.

Kata Annadwi, yang terpenting adalah keberlanjutan. Kalau dilakukan secara konsisten, 15 menit setiap hari ini bisa memberikan dampak yang besar terhadap perkembangan siswa.

Ia berharap, inovasi serupa dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain dalam mengembangkan pola pendampingan peserta didik yang lebih personal.

Previous Post

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

Next Post

Peringati HARDIKDA, Bupati Abdya Pimpin Upacara di Disdikbud dan Serahkan Penghargaan Katagori dan Juara

Next Post
Peringati HARDIKDA, Bupati Abdya Pimpin Upacara di Disdikbud dan Serahkan Penghargaan Katagori dan Juara

Peringati HARDIKDA, Bupati Abdya Pimpin Upacara di Disdikbud dan Serahkan Penghargaan Katagori dan Juara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

[Opini] Menyalakan Kembali Obor Peradaban: Hari Pendidikan Daerah Aceh ke-67 sebagai Titik Balik Kebangkitan Mutu

[Opini] Menyalakan Kembali Obor Peradaban: Hari Pendidikan Daerah Aceh ke-67 sebagai Titik Balik Kebangkitan Mutu

02/09/2026
Peringati HARDIKDA, Bupati Abdya Pimpin Upacara di Disdikbud dan Serahkan Penghargaan Katagori dan Juara

Peringati HARDIKDA, Bupati Abdya Pimpin Upacara di Disdikbud dan Serahkan Penghargaan Katagori dan Juara

02/09/2026
Momen Hardikda ke-67, SMAN 1 Trumon Timur Luncurkan Program One Day One Student

Momen Hardikda ke-67, SMAN 1 Trumon Timur Luncurkan Program One Day One Student

02/09/2026
Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

02/09/2026
Kepala SMKN Idi Lepas Tiga Siswa Prakerin ke Toyota Auto Medan

Kepala SMKN Idi Lepas Tiga Siswa Prakerin ke Toyota Auto Medan

02/09/2026

Terpopuler

Momen Hardikda ke-67, SMAN 1 Trumon Timur Luncurkan Program One Day One Student

Momen Hardikda ke-67, SMAN 1 Trumon Timur Luncurkan Program One Day One Student

02/09/2026

Data Google Trend: Blangpidie Catat Minat Pencarian “Slot” Tertinggi di Aceh

Langit ‘Mulai Tak Bersahabat’, BPBD Pidie Jaya Minta Warga Bersiap

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

Rp70,5 Miliar APBG Pidie Jaya Mengendap, Gaji Perangkat Gampong Mandek 4 Bulan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com