Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Kisah Kepala Sekolah Selamatkan 900 Siswa dari Banjir Bandang Nepal

redaksi by redaksi
05/09/2026
in Internasional
0
Kisah Kepala Sekolah Selamatkan 900 Siswa dari Banjir Bandang Nepal

Viral kisah kepala sekolah berhasil selamatkan 900 siswa sebelum banjir bandang menerjang Nepal. Ilustrasi. Foto: REUTERS/Navesh Chitrakar

Jakarta – Kepala Sekolah Rajendra Dawadi merasa bersyukur sebab berhasil menyelamatkan 900 siswa saat banjir bandang melanda Nepal pada Rabu (26/8 lalu).

Hal itu karena dia mau mendengar peringatan dari empat orang yang datang ke sekolahnya, sekolah menengah Tribhuvan Trishuli di Nuwakot, yang memiliki 1.600 murid.

Empat orang yang berbeda, satu di antaranya dari Betrawati, sebuah kota yang terletak tepat di hulu sungai, memberi tahu agar segera meninggalkan sekolah. Tanpa pikir panjang, ia segera bertindak.

“Saya memutuskan saya tidak boleh menunda lagi,” katanya kepada BBC . “Meskipun banjir tidak akan datang, itu hanya masalah satu hari kelas saja,” tambahnya.

Ternyata keputusannya tepat. Dawadi mengatakan bahwa selama evakuasi sekolah, ia melihat sebuah bangunan asrama sekitar 100 meter dari sungai dilalap oleh derasnya air banjir.

“Jika kami mengambil keputusan 10 menit lebih lambat, kita semua, termasuk para siswa dan saya, tidak akan bisa berbicara kepada Anda hari ini,” katanya.

Salah seorang siswa mengatakan bahwa keputusan Dawadi telah menyelamatkan nyawa mereka hanya dalam hitungan detik. Yunisha, 16 tahun, mengatakan kepada wartawan, “Saya, bersama teman-teman saya, selamat hanya dalam waktu 10 detik.”

Dia menggambarkan anak-anak berlari di jalan berlumpur untuk menyelamatkan diri saat air dan puing-puing membanjiri kota. “Dalam sekejap, pasar itu tersapu di depan mata saya,” katanya. Dia dipertemukan kembali dengan keluarganya tiga hari kemudian.

Warga lainnya di area tersebut berhasil menyelamatkan diri ketika para guru menyuruh mereka untuk segera mengosongkan ruang kelas tepat sebelum air bah menerjang.

Ibu dari salah satu anak tersebut mengatakan kepada Associated Press bahwa para guru telah memperingatkan siswa. “Ada banjir dan kalian harus meninggalkan tas dan bekal. Begitulah cara mereka berhasil bertahan hidup.”

Menurut organisasi amal Save the Children, setidaknya 69 sekolah telah hancur atau rusak akibat banjir, yang berdampak pada hampir 19.000 anak.

Hingga kini lebih dari 1.200 orang tewas imbas banjir bandang di perbatasan Nepal dan China, sementara ribuan lainnya masih dinyatakan hilang.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Dinas Dayah Aceh Klarifikasi Pengadaan Kitab untuk 36.171 Santri di 286 Dayah

Next Post

Waka BGN: Keracunan MBG Lagi Diinvestigasi, Belum Ada Tersangka

Next Post
Waka BGN: Keracunan MBG Lagi Diinvestigasi, Belum Ada Tersangka

Waka BGN: Keracunan MBG Lagi Diinvestigasi, Belum Ada Tersangka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Al- Farlaky Galakkan Gerakan Guru Tanam 10.000 Pohon

Al- Farlaky Galakkan Gerakan Guru Tanam 10.000 Pohon

05/09/2026
Kemenhaj Dorong Sinergi Wakaf dan Ekonomi Haji untuk Perkuat Potensi Lokal Aceh

Kemenhaj Dorong Sinergi Wakaf dan Ekonomi Haji untuk Perkuat Potensi Lokal Aceh

05/09/2026
Wamen Komdigi Apresiasi SIPGAM Banda Aceh: Contoh Nyata Inovasi Talenta Digital Daerah

Wamen Komdigi Apresiasi SIPGAM Banda Aceh: Contoh Nyata Inovasi Talenta Digital Daerah

05/09/2026
Terkait Permasalahan Huntap di Aceh Tengah, Bupati Haili Yoga Temui Kementerian PKP

Terkait Permasalahan Huntap di Aceh Tengah, Bupati Haili Yoga Temui Kementerian PKP

05/09/2026
USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

USK–ANU Perkuat Kolaborasi Riset, Dalami Dinamika Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

05/09/2026

Terpopuler

Kisah Kepala Sekolah Selamatkan 900 Siswa dari Banjir Bandang Nepal

Kisah Kepala Sekolah Selamatkan 900 Siswa dari Banjir Bandang Nepal

05/09/2026

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

Bupati Abdya Ultimatum Pejabat: Rapor Merah Siap Dimutasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com