Banda Aceh- Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menerima alokasi bantuan dari Pemerintah Pusat sebesar Rp328 untuk masyarakat terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor akhir November 2025.
“Ini merupakan alokasi bantuan terbesar yang diterima Kabupaten Aceh Utara dan bantuan saat ini sudah tersedia, hanya tinggal menunggu proses pencairan dan penyaluran melalui PT Pos Indonesia,” kata Juru Bicara Pemkab Aceh Utara, Muntasir Ramli saat dihubungi dari Banda Aceh, Senin.
Ia menjelaskan bantuan yang diterima tersebut merupakan bagian dari total Rp435,3 miliar bantuan penanganan bencana di Sumatera.
Bantuan tersebut terdiri atas Rp305,7 miliar bantuan isi hunian untuk 101.900 kepala keluarga (KK) dan Rp22,756 miliar jaminan hidup (jadup) bagi 16.857 jiwa.
Ia mengatakan alokasi anggaran terbesar merupakan hasil komunikasi intensif dan koordinasi Ayahwa dengan Pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial RI, Satgas PRR, lembaga dan berbagai pihak.
“Pak Bupati Aceh Utara yang akrab disapa Ayahwa telah mengumumkan daftar penerima bantuan secara terbuka agar informasi tersampaikan lebih cepat kepada masyarakat,” katanya.
Menurut dia, setelah diumumkan, informasi penerima akan diperkuat melalui media cetak dan elektronik. PT Pos Indonesia selanjutnya mengirimkan undangan resmi langsung ke rumah masing-masing penerima.
Ia menyebutkan, warga yang belum tercantum namanya pada tahap tersebut, jangan berkecil hati karena masih ada berkesempatan memperoleh bantuan pada tahap berikutnya sesuai ketentuan dan hasil pendataan.
Ia menambahkan, jadwal penyaluran bantuan di masing-masing kantor pos sedang dalam proses koordinasi oleh Kepala Dinas Sosial dan (P3A) Aceh Utara, Fakhrurradhi.
“Pemerintah akan terus mengawal proses penyaluran agar bantuan yang diterima oleh masyarakat yang berhak utuh dan tepat sasaran. Bantuan tersebut diharapkan menjadi bagian nyata dari upaya pemulihan pascabencana,” demikian Muntasir.









