BLANGPIDIE – Dalam rangka mendukung program Peukong Agama Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Kecamatan Jeumpa secara rutin melaksanakan kajian keagamaan “Ngopi Sajan Teungku” di kedai kopi dan kafe yang ada di wilayah Kecamatan Jeumpa.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat syariat Islam dengan pendekatan dakwah yang inklusif dan dekat dengan masyarakat, yakni melalui warung kopi yang selama ini menjadi pusat aktivitas warga.
Camat Jeumpa, Arie Warisman mengatakan, program Ngopi Sajan Teungku bertujuan untuk memperkuat akidah umat, menyebarkan syiar Islam, serta membendung berbagai isu penyakit masyarakat seperti judi online, pergaulan bebas (ikhtilath), LGBT, ghibah, fitnah, dan kebiasaan melalaikan shalat.
“Warung kopi kita ubah menjadi majelis ilmu. Sambil ngopi, masyarakat bisa mendengarkan tausiah dari Teungku dan Ustadz. Ini dakwah yang santai tapi mengena,” ujar Arie Warisman, saat membuka kegiatan Ngopi Sajan Teungku di salah satu Warkop di Alue Sungai Pinang, Jum’at (25/09/2026).
Dalam pelaksanaannya, pihaknya berkoordinasi dengan Imum Mukim, para Keuchik, pimpinan Dayah/Pesantren, serta para pemilik kedai kopi/kafe untuk menyepakati jadwal pengajian rutin.
Para Keuchik juga diminta untuk memobilisasi warganya agar aktif menghadiri kajian tersebut secara tertib dan berkelanjutan.
Sementara bagi pelaku usaha kedai kopi, Camat Jeumpa mengimbau untuk mendukung penuh dengan menyediakan ruang, serta menjaga suasana Islami dengan menghentikan sejenak musik atau televisi saat pengajian berlangsung dan saat azan berkumandang.
“Ini sesuai dengan penegasan Bapak Bupati Abdya, Dr. Safaruddin, S.Sos MSP agar warung kopi menjadi ruang yang sehat, bermartabat, dan sarat nilai-nilai Islami. Mari kita hidupkan masjid dan warung kopi dengan ilmu agama,” pungkasnya.
Kegiatan Ngopi Sajan Teungku di Kecamatan Jeumpa dijadwalkan akan terus berlanjut dan dilaksanakan secara bergilir di setiap gampong.








