JAKARTA – Pusat Riset dan Pengembangan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia Universitas Syiah Kuala (PRP-PMRI USK) berpartisipasi dalam The 12th South East Asia Design Research (SEA-DR) International Conference yang berlangsung pada 28–29 September 2026 di Gedung Dewi Sartika, Universitas Negeri Jakarta.
Konferensi ini diselenggarakan melalui kolaborasi Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Universitas Hamka (Uhamka), dan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).
Konferensi ini merupakan forum bagi para peneliti untuk berbagi hasil penelitian yang menggunakan pendekatan Design Research maupun Research and Development.
Berdasarkan sejarah, SEA-DR International Conference ini merupakan tindak lanjut kerja sama internasional antara Universitas Sriwijaya, Universitas Negeri Surabaya, dan Utrecht University dalam penyelenggaraan International Master Program on Mathematics Education (IMPOME) di bidang Realistic Mathematics Education (RME) tahun 2010-2015.
Dalam sambutannya, salah satu pendiri SEA-DR, Prof. Zulkardi, menjelaskan bahwa konferensi ini awalnya diselenggarakan di Universitas Sriwijaya pada 2013–2015. Selanjutnya, penyelenggaraan dilakukan secara bergilir oleh tim Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) dari berbagai universitas di Indonesia. Bahkan konferensi ini juga pernah diselenggarakan di luar negeri, di Deakin University, Australia tahun 2024.
Maarten Dolk, yang juga merupakan pendiri dan steering committee SEA-DR, hadir dari Belanda. Ia menekankan perlunya memperluas diseminasi hasil Design Research untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Diseminasi penelitian dengan pendekatan Design Research perlu terus ditingkatkan agar pembelajaran menjadi lebih berkualitas. Prosesnya mencakup perancangan aktivitas pembelajaran, uji coba, analisis terhadap kejadian di kelas selama implementasi, serta perbaikan rancangan,” ujarnya.
Kepala PRP-PMRI USK dan juga sebagai Kepala Departemen Pendidikan Matematika FKIP USK, Rahmah Johar, menyampaikan bahwa PRP-PMRI USK selalu berpartisipasi dalam SEA-DR, baik sebagai keynote speaker, invited speaker, maupun paper presenter.
“Pada tahun 2018, USK menjadi tuan rumah SEA-DR International Conference ke-6. Saat itu, prosiding SEA-DR untuk pertama kalinya terindeks Scopus,” kata Rahmah.
Ia menambahkan bahwa konferensi ini menjadi kesempatan bagi para peneliti untuk berbagi hasil pengembangan perangkat pembelajaran dalam bidang matematika, sains, bahasa, dan sosial untuk mencapai Quality Education (SDGs 4) dan mewujudkan Penelitian berdampak.
Pada SEA-DR ke-12, Rahmah Johar berpartisipasi sebagai anggota steering committee sekaligus invited speaker. Ia memaparkan hasil penelitian mengenai pengembangan professional noticing mahasiswa dan guru dalam pembelajaran matematika.
“Penelitian ini merupakan studi longitudinal untuk melatih mahasiswa dan guru agar mampu mencermati secara profesional kejadian-kejadian penting di kelas yang berkaitan dengan perkembangan pemikiran siswa selama belajar matematika,” jelas Rahmah.
Penelitian tersebut dilaksanakan melalui siklus yang diawali dengan perancangan aktivitas pembelajaran secara kolaboratif antara dosen, mahasiswa, dan guru. Rancangan kemudian diimplementasikan di kelas, disertai pengamatan langsung dan perekaman pembelajaran.
Selanjutnya, peserta menonton cuplikan video rekaman mengajar dan melakukan refleksi bersama.
Selain Rahmah Johar, dua dosen USK, Sulastri dan Azbar Tanjung, turut berpartisipasi sebagai paper presenter. SEA-DR International Conference tahun berikutnya akan diselenggarakan di Universitas Sriwijaya.









