Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Cerbung

Sang Kombatan [Jilid 2] – Bagian 3

redaksi by redaksi
03/10/2026
in Cerbung
1
Sang Kombatan [Jilid 2]

Garis takdirku itu sungguh lucu. Aku tak pernah menyangka prinsip yang selama ini kuyakini ternyata justru membuatku terasa jadi lelucon.

Selama ini, aku terlalu percaya diri. Menganggap aku adalah orang penting dalam struktur komando Tentara Nanggroe. Bisa berkomunikasi langsung dengan para pimpinan serta mendapatkan perintah rahasia.

“Ini peunutoh.”

“Peunutoh ini cuma kamu yang bisa menjalankannya.”

“Tugas ini super rahasia dan harus disimpan hingga mati.”

Dulu ketika mendengar tiga kalimat ini dari pimpinan, aku merasa sangat senang. Aku kemudian melaksanakan dengan sepenuh hati. Namun seiring waktu, aku justru merasa kalimat ‘Peunutoh’ itu seperti pisau yang menancap di leherku.

Peunutoh yang membuatku kini nyaris dicap pengkhianat. Dijauhi mantan rekan seperjuangan dan keluarga nyaris hancur.

“Ya, peunutoh yang membuatku jadi badut dan pion yang siap ditinggalkan,” gumamku sambil menarik nafas panjang.

“Mungkin akan lain ceritanya jika hari itu, beberapa tahun yang lalu, aku mengambil keputusan yang berbeda,” gumamku lagi.

Suasana hening. Kami berempat nyaris tak bersuara. Deru mobil kemudian kian melamban saat memasuki puncak Gunung Salak yang kini dipenuhi sejumlah Cafe mewah. Pemandangan kelap kelip lampu dari sejumlah cafe tersebut benar-benar membuat Gunung Salak berubah total.

“Siapa sangka jika dulu daerah ini adalah medan perang paling angker.”

Mustafa tiba-tiba buka suara. “Pakwa,” katanya tiba-tiba memancing suasana.

“Ya,” kataku.

“Kau paling senior diantara kita berempat. Kau sempat kuliah di Jawa. Kau juga sempat memegang komando elit Tentara Nanggroe saat konflik,” kata Mustafa.

“Menurutmu, dengan kondisi Aceh hari ini. Apakah Aceh benar-benar akan merdeka?”tanya Mustafa lagi.

Aku tergagap mendengarkan pertanyaannya tersebut. Namun belum sempat aku menjawab, Rusli kembali menyela dengan pernyataan yang tak kalah menohok.

“Aku sudah membayar kafarah sumpah. Memberi makan 100 anak yatim setiap tahunnya,” ujar Rusli.

[Bersambung]

Baca Juga:

Sang Kombatan [Jilid 2]-Bagian 2

Sang Kombatan [Jilid 2]

Tags: Musa AMsang kombatanSang kombatan jilid 2
Previous Post

Polda Sumut Gagalkan Peredaran 244 Kg Sabu dari Aceh ke Medan

Next Post

Tingkatkan Kualitas Riset, International Office UIN Ar-Raniry Hadirkan Pemateri dari INTI International University Malaysia

Next Post
Tingkatkan Kualitas Riset, International Office UIN Ar-Raniry Hadirkan Pemateri dari INTI International University Malaysia

Tingkatkan Kualitas Riset, International Office UIN Ar-Raniry Hadirkan Pemateri dari INTI International University Malaysia

Comments 1

  1. Ping-balik: Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 5 – Atjeh Watch

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemilik Teras Kupi Blangpidie Salurkan Zakat Lewat Lazismu Abdya

Pemilik Teras Kupi Blangpidie Salurkan Zakat Lewat Lazismu Abdya

14/10/2026
Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Bagian 1]

Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Bagian 2]

14/10/2026
Pemkab Bengkalis Ajak Masyarakat Aceh Perkuat Ukhuwah dan Berkontribusi Bagi Daerah

Pemkab Bengkalis Ajak Masyarakat Aceh Perkuat Ukhuwah dan Berkontribusi Bagi Daerah

14/10/2026
Polisi Periksa 126 Saksi Terkait Kasus Korupsi Stunting Rp1,68 Miliar di Aceh Barat

Polisi Periksa 126 Saksi Terkait Kasus Korupsi Stunting Rp1,68 Miliar di Aceh Barat

14/10/2026
Bunda PAUD dan Disdikbud Aceh Besar Dorong Penguatan Karakter di Fase Golden Age

Bunda PAUD dan Disdikbud Aceh Besar Dorong Penguatan Karakter di Fase Golden Age

14/10/2026

Terpopuler

In Memoriam Budi Azhari M.Pd, Wadek FTK UIN Ar-Raniry: Nasehat Terakhir dan Komitmen Menjaga Jamaah

In Memoriam Budi Azhari M.Pd, Wadek FTK UIN Ar-Raniry: Nasehat Terakhir dan Komitmen Menjaga Jamaah

12/10/2026

Sang Kombatan [Jilid 2] – Bagian 3

Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Bagian 1]

MPU Abdya Gelar Musda ke-V, Bupati Minta Ulama Berkolaborasi untuk Ummat dan Daerah

Bupati Tembus Bappenas, SKPK Pidie Jaya Kembali Usulkan Revisi R3P

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com