Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Iran Eksekusi Mati Demonstran Anti-pemerintah

redaksi by redaksi
04/10/2026
in Internasional
0
Iran Eksekusi Mati Demonstran Anti-pemerintah

Ilustrasi. Pemerintah Iran mengeksekusi Siavash Jamshidi atas tuduhan moharebeh dan kejahatan lain terkait demonstrasi besar-besaran. (Foto: iStockphoto/FelixRenaud)

Jakarta – Pemerintah Iran menyatakan telah mengeksekusi mati seorang pria yang terbukti bersalah atas serangkaian tuduhan terkait aksi demonstrasi besar-besaran yang terjadi di negara tersebut beberapa waktu lalu pada Sabtu (3/10). Pria tersebut dituduh telah menembakkan senjata standar militer ke arah kepolisian saat unjuk rasa anti-pemerintah pada Januari 2026.

Pria bernama Siavash Jamshidi itu dituduh mengincar aparat keamanan dalam demonstrasi besar-besaran yang merenggut ribuan nyawa tersebut.

“Jamshidi dijatuhi hukuman mati atas tuduhan moharebeh karena mengacungkan dan menembakkan senjata api, serta melakukan konspirasi dan pemufakatan jahat terhadap keamanan nasional,” kata badan peradilan Iran, melansir AFP, Sabtu (3/10).

Istilah hukum ‘moharebeh’ yang disampaikan badan peradilan itu memiliki makna ‘berperang melawan Tuhan’.

Situs resmi milik lembaga peradilan, Mizan Online, menyebutkan bahwa Jamshidi juga dinyatakan bersalah atas sejumlah tindak pidana lain yang tidak berkaitan langsung dengan protes, seperti penipuan, pengancaman, pencurian, serta kepemilikan dan penguasaan senjata standar militer secara ilegal.

Tuduhan lainnya mencakup “keterlibatan dalam penculikan, mengacungkan senjata untuk menakut-nakuti, dan sengaja melukai fisik orang lain.”

Mizan menyampaikan bahwa Jamshidi bersikap “aktif” selama gelombang demonstrasi. Aksi protes ini awalnya dipicu oleh kemarahan warga atas tingginya biaya hidup pada Desember tahun lalu, sebelum akhirnya memuncak menjadi unjuk rasa raksasa pada 8 dan 9 Januari.

Pemerintah Iran melaporkan lebih dari 3.000 tewas dalam kerusuhan tersebut. Pemerintah Iran juga menuding kekerasan yang terjadi merupakan aksi teror yang didalangi oleh Amerika Serikat dan Israel.

Namun, sejumlah LSM luar negeri menegaskan bahwa aparat keamanan Iran-lah yang melepaskan tembakan ke arah para pengunjuk rasa.

Presiden AS Donald Trump saat itu sempat mengancam akan melakukan intervensi militer ke Iran. Beberapa minggu setelahnya, pada akhir Februari, Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan bersama ke wilayah Iran, yang kemudian memicu pecahnya perang di Timur Tengah.

Sejak peristiwa tersebut, gelombang penangkapan dan eksekusi mati di Iran makin meluas, baik yang berkaitan dengan perang maupun aksi protes.

Sepanjang tahun 2025, Iran telah mengeksekusi setidaknya 1.639 orang. Menurut LSM Iran Human Rights dan Together Against the Death Penalty, angka ini menjadi yang tertinggi dalam satu tahun sejak 1989.

Amnesty International juga mencatat bahwa Iran menjadi negara yang paling banyak menjalankan eksekusi mati di dunia setelah China.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Atlet Anggar Abdya Sabet Emas dan Perak di Kejuaraan Anggar Mini Kompetisi Jilid II Banda Aceh

Next Post

Pentagon Gandeng Elon Musk Petakan Perang Masa Depan

Next Post
Pentagon Gandeng Elon Musk Petakan Perang Masa Depan

Pentagon Gandeng Elon Musk Petakan Perang Masa Depan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pentagon Gandeng Elon Musk Petakan Perang Masa Depan

Pentagon Gandeng Elon Musk Petakan Perang Masa Depan

04/10/2026
Iran Eksekusi Mati Demonstran Anti-pemerintah

Iran Eksekusi Mati Demonstran Anti-pemerintah

04/10/2026
Atlet Anggar Abdya Sabet Emas dan Perak di Kejuaraan Anggar Mini Kompetisi Jilid II Banda Aceh

Atlet Anggar Abdya Sabet Emas dan Perak di Kejuaraan Anggar Mini Kompetisi Jilid II Banda Aceh

03/10/2026
PT Socfindo Seumayam Salurkan Santunan untuk 33 Anak Yatim di Desa Pulau Kayu

PT Socfindo Seumayam Salurkan Santunan untuk 33 Anak Yatim di Desa Pulau Kayu

03/10/2026
Mahasiswa SKI FAH UIN Ar-Raniry Gelar Kunjungan Edukatif ke Pok Teupeun Songket

Mahasiswa SKI FAH UIN Ar-Raniry Gelar Kunjungan Edukatif ke Pok Teupeun Songket

03/10/2026

Terpopuler

Iran Eksekusi Mati Demonstran Anti-pemerintah

Iran Eksekusi Mati Demonstran Anti-pemerintah

04/10/2026

Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Emas di PKM IV PTKIN Se-Sumatera

Ohku Rp9,2 Miliar Tiga Tahun untuk Sapi-Lembu di Pidie Jaya, Anggaran 2026 Capai Rp3,3 Miliar

Mengurai Benang Kusut di Abdya: Ketika Public Distrust Membakar Sengketa Lahan PT Cemerlang Abadi

Sang Kombatan [Jilid 2]-Bagian 2

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com