Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Presiden Negara Afrika Ini Pecat 19 Ribu PNS karena Kasus Ijazah Palsu

redaksi by redaksi
11/10/2026
in Internasional
0
Presiden Negara Afrika Ini Pecat 19 Ribu PNS karena Kasus Ijazah Palsu

Presiden John Pombe Joseph Magufuli (kanan) yang menjabat periode 2015-2021 pernah bikin gebrakan pecat 19 ribu PNS karena kasus ijazah palsu. (AFP/STRINGER)

Jakarta – Presiden Tanzania John Pombe Joseph Magufuli yang menjabat periode 2015-2021 pernah punya gebrakan yang bikin heboh.

Di masa pemerintahannya yang dibelit banyak korupsi, dia telah memerintahkan pemecatan segera terhadap lebih dari 9.900 pegawai negeri sipil setelah verifikasi kredensial akademik di seluruh negeri.

Dari pemeriksaan itu, terungkap banyak pegawai yang memiliki ijazah sekolah dan perguruan tinggi palsu.

Hasilnya, yang terkena imbas termasuk beberapa pejabat senior, kepala badan antikorupsi pemerintah, kepala pajak, seorang pejabat senior perkeretaapian, dan kepala otoritas pelabuhan. Menurut John Magufuli, tindakan ini merupakan bagian dari upaya pemberantasan korupsi yang lebih luas.

Sebab sejak lama, pelaku bisnis mengeluhkan bahwa korupsi dan inefisiensi pemerintah merupakan hambatan utama untuk berinvestasi di Tanzania.

Penertiban terhadap pemegang gelar palsu ini dilakukan setelah pembersihan lain yang diluncurkan pada Maret 2015 yang menemukan lebih dari 19.700 “pekerja fiktif” dalam daftar gaji sektor publik negara Afrika Timur tersebut.

“Kami telah bekerja keras untuk menciptakan lapangan kerja baru sementara ada orang-orang di pemerintahan yang memiliki gelar palsu,” kata Magufuli setelah menerima laporan tentang kecurangan akademik di lingkungan pegawai negeri, dikutip dari The Guardian.

Akibat para “pekerja siluman” itu, Pemerintah Tanzania kehilangan 238 miliar shilling (£82 juta) setiap tahunnya.

Tanzania menghabiskan lebih dari 200 juta poundsterling per bulan untuk membayar gaji pegawai negeri. Pemerintah meyakini bahwa tagihan gaji PNS terlalu besar, dengan lebih dari 550.000 pegawai negeri di tingkat nasional dan lokal.

Karena itu Magufuli memerintahkan para pejabat untuk “mengungkap dan mempermalukan” dengan menerbitkan daftar semua pegawai negeri sipil yang memiliki kualifikasi akademik palsu.

“Orang-orang ini menduduki posisi pemerintahan tetapi tidak memiliki kualifikasi.Mereka merampok kami seperti penjahat biasa lainnya,” katanya.

Presiden menambahkan bahwa audit tersebut juga menemukan bahwa catatan akademik lebih dari 1.500 pegawai negeri sipil digunakan oleh banyak orang, sementara lebih dari 11.500 pegawai pemerintah memiliki catatan akademik yang tidak lengkap.

John Pombe Joseph Magufuli adalah Presiden kelima Tanzania, memerintah 29 Oktober 1959 hingga meninggal dunia pada 17 Maret 2021.

Ia pertama kali terpilih sebagai Anggota Parlemen pada tahun 1995, ia bertugas di Kabinet Tanzania sebagai Wakil Menteri Pekerjaan periode 1995−2000, Menteri Pekerjaan dari tahun 2000 sampai 2006, Menteri Tanah dan Pemukiman mulai tahun 2006 hingga 2008, Menteri Peternakan dan Perikanan pada 2008−2010, dan sebagai Menteri Pekerjaan untuk kedua kalinya pada 2010 sampai 2015.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Ledakan Guncang Bandara Arab Saudi Lagi, Penerbangan Terganggu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Presiden Negara Afrika Ini Pecat 19 Ribu PNS karena Kasus Ijazah Palsu

Presiden Negara Afrika Ini Pecat 19 Ribu PNS karena Kasus Ijazah Palsu

11/10/2026
Ledakan Guncang Bandara Arab Saudi Lagi, Penerbangan Terganggu

Ledakan Guncang Bandara Arab Saudi Lagi, Penerbangan Terganggu

11/10/2026
Rawat Warisan Sejarah Aceh, SKI FAH UIN Ar-Raniry Bersama BPK Aceh dan Disdikbud Gelar Meuseuraya di Aceh Besar

Rawat Warisan Sejarah Aceh, SKI FAH UIN Ar-Raniry Bersama BPK Aceh dan Disdikbud Gelar Meuseuraya di Aceh Besar

10/10/2026
Dua Remaja Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Aceh Selatan

Dua Remaja Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Aceh Selatan

10/10/2026
Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, UIN Ar-Raniry Hadirkan Pakar dari Aceh hingga Jerman

Peringati Hari Kesehatan Mental Sedunia, UIN Ar-Raniry Hadirkan Pakar dari Aceh hingga Jerman

10/10/2026

Terpopuler

Presiden Negara Afrika Ini Pecat 19 Ribu PNS karena Kasus Ijazah Palsu

Presiden Negara Afrika Ini Pecat 19 Ribu PNS karena Kasus Ijazah Palsu

11/10/2026

Dua Ceh Senior Siap Adu Syair di Didong Jalu, Win Kul Comeback Setelah Lama Vakum

Rektor UIN Ar-Raniry Serahkan Motor Modifikasi untuk Mahasiswa Disabilitas

Persada Abdya U-17 Lolos ke Putaran Nasional Soeratin Akan Segera Berlaga di IKN, Berikut Jadwalnya

Lazuardi Muhammad Latif Kembali Dilantik sebagai Kaprodi Ilmu Hadis UIN Ar- Raniry

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com