MEULABOH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat menghadirkan layanan bus gratis untuk siswa dan masyarakat umum guna mempermudah mobilitas dan meringankan beban layanan transportasi bagi warga di daerah setempat.
“Penyediaan layanan bus sekolah gratis ini sebagai komitmen pemerintah daerah, untuk menyediakan moda transportasi umum yang aman dan nyaman bagi pelajar maupun masyarakat umum,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Aceh Barat, Erdian Mourny, Minggu.
Saat ini, armada bus sekolah gratis telah resmi beroperasi melayani sejumlah rute di kawasan Aceh Barat.
Erdian mengayakan operasional bus sekolah ini sebenarnya sudah dimulai sejak bulan Juli. Namun, pada masa awal pengoperasian sempat terjadi kekeliruan informasi (misinformasi) karena bertepatan dengan libur sekolah.
“Pada bulan Juli lalu anak-anak sekolah sedang libur, sehingga relatif belum ada penumpang. Tetapi memasuki bulan Agustus hingga saat ini, sambutan masyarakat sudah mulai muncul. Bahkan sudah ada penumpang 5 hingga 10 orang setiap harinya,” ujar nya.
Erdian menjelaskan, rute yang saat ini dilayani bus sekolah mencakup jalur dari KM 16 menuju Meulaboh. Pelajar yang berdomisili di kawasan Kuta Tanjong dan Suak Timah kini sudah memanfaatkan layanan ini untuk beraktivitas menuju sekolah di Meulaboh.
Guna mendukung kelancaran moda transportasi publik ini, Pemkab Aceh Barat mengerahkan dua unit bus armada daerah. Selain itu, terdapat pula dua unit bus perintis yang disediakan oleh Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD).
Erdian menegaskan bahwa armada bus selalu dalam kondisi siap (standby) dan beroperasi setiap hari. Satu unit armada disiagakan di terminal, sementara unit lainnya beroperasi menyusuri rute Lapang hingga KM 16.
“Jika ada yang mengira bus tidak nampak, kami tegaskan setiap hari armada kita siap (ready). Saat ini tarifnya juga gratis, sesuai dengan komitmen dan program Pemkab Aceh Barat untuk menyediakan layanan transportasi bagi pelajar dan masyarakat,” tegasnya.
Ia menjelaskan, saat ini minat masyarakat menggunakan transportasi publik masih tergolong rendah karena kebiasaan menggunakan kendaraan pribadi, khususnya roda dua.
Oleh karena itu, Pemkab Aceh Barat secara bertahap akan terus membenahi kualitas layanan bus agar sesuai harapan masyarakat.
Dalam waktu dekat, Dinas Perhubungan Aceh Barat merencanakan kegiatan kampanye naik bus sekolah bersama para pemangku kepentingan, jajaran Dinas Pendidikan, perwakilan sekolah, dan insan pers.
Selain mengampanyekan penggunaan bus, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mengaktifkan kembali program Zona Selamat Sekolah (ZoSS) yang sudah lama tidak tersentuh.
“Kami berharap masyarakat dan adik-adik pelajar mulai beralih dari kendaraan pribadi roda dua ke bus umum demi keselamatan dan kenyamanan bersama,” kata Erdian.






![Sang Kombatan [Jilid 2]](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2026/10/WhatsApp-Image-2026-09-30-at-08.59.08-1-120x86.jpeg)



