Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Israel Larang Muslim ke Al Aqsa Jelang Ramadan

Admin1 by Admin1
22/02/2024
in Internasional
0
Polisi Israel Tutup Masjid Al Aqsa, Muslim Dilarang Masuk

Israel tutup masjid Al Aqsa di tengah perang dengan Hamas. Foto: AFP PHOTO / AHMAD GHARABLI

Jakarta – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu melarang Muslim mengunjungi Masjid Al-Aqsa selama bulan suci Ramadan.

Diberitakan Al Jazeera, kantor Netanyahu mengumumkan bahwa pihaknya akan memberlakukan sejumlah pembatasan akses bagi umat Islam yang ingin berkunjung ke Al Aqsa karena alasan keamanan.

“Perdana menteri membuat keputusan yang seimbnag dalam kebutuhan keamanan yang ditentukan oleh para profesional,” demikian keterangan kantor PM Netanyahu pada Senin (19/2).

Kantor Netanyahu tidak memberikan rincian lebih lanjut terkait keputusan ini. Pembatasan ini sendiri akan mulai diberlakukan pada 10 Maret mendatang.

Pemerintah Israel sejak dulu kerap memberlakukan pembatasan akses ke Masjid Al Aqsa, terutama di hari-hari keagamaan seperti Ramadan. Tindakan ini pun acap kali menyebabkan gesekan antara umat Islam dan Yahudi.

Kompleks Al Aqsa adalah situs suci ketiga di dunia bagi umat Islam. Situs ini berdiri di atas bukit di Kota Tua Yerusalem.

Bukan cuma Muslim, Masjid Al Aqsa juga menjadi situs yang dihormati oleh orang-orang Yahudi. Bagi Yahudi, situs ini dikenal sebagai Temple Mount.

Menanggapi rencana pembatasan ini, kelompok kemerdekaan Palestina, Hamas, mengecam langkah PM Israel. Hamas menyebut pembatasan itu ialah bukti nyata kriminalitas Zionis.

“[Pembatasan itu sebagai] kelanjutan kriminalitas Zionis dan perang agama yang dipimpin kelompok pemukim ekstremis dalam pemerintahan pendudukan teroris terhadap rakyat Palestina,” demikian menurut Hamas.

Hamas lantas mendesak warga Palestina di Israel, Yerusalem, dan Tepi Barat menolak dan melawan keputusan tersebut.

“Dan melakukan mobilisasi untuk berdiri teguh di Masjid Al-Aqsa,” lanjut Hamas.

Pengumuman Israel ini muncul di saat pasukan Zionis menyatakan bakal melanjutkan serangan ke Gaza kala Ramadan, termasuk di Rafah, wilayah ujung selatan Gaza yang kini jadi tempat berlindung bagi 1,4 juta pengungsi Palestina.

“Dunia dan para pemimpin Hamas harus tahu bahwa jika pada bulan Ramadhan para sandera tidak ada di rumah, pertempuran akan berlanjut di mana-mana termasuk wilayah Rafah,” kata anggota kabinet perang Benny Gantz.

Ratusan sandera dipercaya masih ditawan Hamas sejak kelompok itu menyerbu sejumlah wilayah Israel pada 7 Oktober lalu.

Israel meyakini sekitar 130 orang hingga kini berada di Gaza. Jumlah itu termasuk 30 sandera yang diduga telah tewas akibat serangan.

Agresi Israel di Jalur Gaza sejauh ini telah menewaskan lebih dari 29 ribu warga Palestina, mayoritas anak-anak dan perempuan.

Belakangan, Israel menyatakan bakal fokus menyerang Rafah hingga menarik kecaman keras dari komunitas global.

Masyarakat internasional khawatir serangan di Rafah akan menewaskan lebih banyak warga sipil dan membuat mereka semakin menderita krisis kemanusiaan.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Dasco: Prabowo Minta 5 Kali ke Jokowi untuk Jadikan Gibran Cawapres

Next Post

480 Pelanggaran Lalu Lintas di Aceh Terekam ETLE Sejak Januari 2024

Next Post
480 Pelanggaran Lalu Lintas di Aceh Terekam ETLE Sejak Januari 2024

480 Pelanggaran Lalu Lintas di Aceh Terekam ETLE Sejak Januari 2024

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kuah Pliek hingga Tebak Gerakan, HT Ibrahim dan PDRI Aceh Bikin HUT Demokrat Jadi Pesta Rakyat

Kuah Pliek hingga Tebak Gerakan, HT Ibrahim dan PDRI Aceh Bikin HUT Demokrat Jadi Pesta Rakyat

05/09/2026
Al- Farlaky Galakkan Gerakan Guru Tanam 10.000 Pohon

Al- Farlaky Galakkan Gerakan Guru Tanam 10.000 Pohon

05/09/2026
Kemenhaj Dorong Sinergi Wakaf dan Ekonomi Haji untuk Perkuat Potensi Lokal Aceh

Kemenhaj Dorong Sinergi Wakaf dan Ekonomi Haji untuk Perkuat Potensi Lokal Aceh

05/09/2026
Wamen Komdigi Apresiasi SIPGAM Banda Aceh: Contoh Nyata Inovasi Talenta Digital Daerah

Wamen Komdigi Apresiasi SIPGAM Banda Aceh: Contoh Nyata Inovasi Talenta Digital Daerah

05/09/2026
Terkait Permasalahan Huntap di Aceh Tengah, Bupati Haili Yoga Temui Kementerian PKP

Terkait Permasalahan Huntap di Aceh Tengah, Bupati Haili Yoga Temui Kementerian PKP

05/09/2026

Terpopuler

Polisi Israel Tutup Masjid Al Aqsa, Muslim Dilarang Masuk

Israel Larang Muslim ke Al Aqsa Jelang Ramadan

22/02/2024

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com