Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Google Pecat 28 Karyawan yang Demo Tolak Kerjasama dengan Israel

redaksi by redaksi
22/04/2024
in Internasional
0
Google Pecat 28 Karyawan yang Demo Tolak Kerjasama dengan Israel

Kayawan Google berdemo menolak kontrak kerja sama perusahaan dengan Israel lantaran berpotensi digunakan buat mengawasi warga Gaza. (REUTERS/Nathan Frandino)

Jakarta – Google memecat 28 karyawannya terkait aksi protes terhadap kerja sama dengan Israel dengan cara menduduki dua kantornya pekan ini.

Melansir The Verge, pemecatan yang terjadi usai pembubaran dan penangkapan 9 karyawan di New York dan California pada Selasa (16/4) itu terungkap dalam memo internal perusahaan.

Para karyawan yang dipecat tersebut terlibat dalam protes atas keterlibatan Google dalam Project Nimbus, sebuah kontrak cloud dengan pemerintah Israel senilai US$1,2 miliar (sekitar Rp19,5 triliun) yang juga mencakup Amazon.

Beberapa dari mereka menduduki kantor CEO Google Cloud Thomas Kurian hingga mereka diberhentikan secara paksa oleh penegak hukum. Bulan lalu, Google juga memecat karyawan lain karena memprotes kontrak tersebut saat presentasi perusahaan di Israel.

Dalam memo yang dikirimkan kepada seluruh karyawan pada Rabu (17/4), Chris Rackow, kepala keamanan global Google, mengatakan bahwa “perilaku semacam ini tidak memiliki tempat di lingkungan kerja kami dan kami tidak akan menoleransinya.”

Ia juga memperingatkan perusahaan akan mengambil tindakan lebih lanjut jika diperlukan.

“Mayoritas karyawan kami melakukan hal yang benar. Jika Anda salah satu dari sedikit orang yang tergoda untuk berpikir bahwa kami akan mengabaikan perilaku yang melanggar kebijakan kami, pikirkan lagi.”

“Perusahaan menangani hal ini dengan sangat serius, dan kami akan terus menerapkan kebijakan lama kami untuk mengambil tindakan terhadap perilaku yang mengganggu, hingga, dan termasuk pemutusan hubungan kerja,” lanjutnya.

Dalam pernyataannya merespons PHK ini, kelompok ‘No Tech for Apartheid’ (Tidak Ada Teknologi untuk Apartheid), yang berada di balik protes tersebut, mengatakan pemecatan ini merupakan “tindakan pembalasan yang mencolok.”

“Dalam tiga tahun kami mengorganisasi perlawanan terhadap Project Nimbus, kami belum mendengar dari satu pun eksekutif tentang kekhawatiran kami,” tulis kelompok itu dalam sebuah postingan di Medium.

“Karyawan Google mempunyai hak untuk melakukan protes secara damai mengenai syarat dan ketentuan kerja kami. Pemecatan ini jelas merupakan pembalasan.”

Sebelumnya, ‘No Tech for Apartheid’ menuding ketentuan kontrak di Project Nimbus memungkinkan teknologi cloud dari perusahaan AS, termasuk kecerdasan buatan (AI)-nya, digunakan untuk tujuan militer.

Dokumen yang diperoleh The Intercept menunjukkan alat Project Nimbus dapat digunakan untuk pengawasan, yang merupakan bagian tak terpisahkan dari penjajahan Israel di wilayah Palestina.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

MK Putus Sengketa Hasil Pilpres 2024 Tanpa Hakim Anwar Usman

Next Post

Kemenag Aceh Barat Beri Penguatan Kompetensi Bagi Guru PAI

Next Post
Kemenag Aceh Barat Beri Penguatan Kompetensi Bagi Guru PAI

Kemenag Aceh Barat Beri Penguatan Kompetensi Bagi Guru PAI

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Turnamen Catur Kasyful Wara Cup I Bergulir, Bentuk Pondasi Atlet Amatir menjadi Profesional

Turnamen Catur Kasyful Wara Cup I Bergulir, Bentuk Pondasi Atlet Amatir menjadi Profesional

15/08/2026
Ohku, Ada Oknum Pejabat di Banda Aceh Ditangkap Atas Dugaan Hubungan Sejenis

Ohku, Ada Oknum Pejabat di Banda Aceh Ditangkap Atas Dugaan Hubungan Sejenis

15/08/2026
Nyan, Tim Gabungan Temukan Mobil Tangki 1.000 Liter Antre BBM di SPBU Aceh

Nyan, Tim Gabungan Temukan Mobil Tangki 1.000 Liter Antre BBM di SPBU Aceh

15/08/2026
Merawat 21 Tahun Perdamaian, Antara Kekhususan Dan Masa Depan Aceh

Merawat 21 Tahun Perdamaian, Antara Kekhususan Dan Masa Depan Aceh

15/08/2026
Mahasiswa KPM UIN SUNA Lhokseumawe Galang Dana untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget

Mahasiswa KPM UIN SUNA Lhokseumawe Galang Dana untuk Korban Kebakaran Jagong Jeget

15/08/2026

Terpopuler

Google Pecat 28 Karyawan yang Demo Tolak Kerjasama dengan Israel

Google Pecat 28 Karyawan yang Demo Tolak Kerjasama dengan Israel

22/04/2024

Warga Aceh Diajak Kibarkan Bendera Alam Peudeung pada 15 Agustus 2026, Kenapa?

Pidie Jaya Masuk Daftar Waspada Cuaca Ekstrem, BPBD Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Laskar Prabowo 08 Aceh Dukung Doa Bersama 15 Agustus, Serukan Persatuan dan Masa Depan Aceh yang Damai

Turnamen Catur Kasyful Wara Cup I Bergulir, Bentuk Pondasi Atlet Amatir menjadi Profesional

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com