SIGLI – Pemerintah Kabupaten Pidie terus mendorong pengembangan sektor pertanian melalui budidaya durian Montong dan kopi Geumpang sebagai komoditas unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Kedua komoditas tersebut dinilai memiliki potensi penggerak pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Tangse, Geumpang dan Mane.
Juru Bicara Bupati Pidie, Andi Firdhaus mengatakan, Bupati Sarjani terus berkomitmen memperkuat sektor perkebunan sebagai salah satu pilar peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedalaman dan sentra pertanian.
Saat ini budidaya durian Montong yang dikembangkan masyarakat di kawasan desa Leupu, Kecamatan Geumpang, menunjukkan perkembangan positif dan sedang menunggu masa panen.
“Durian Montong memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai komoditas andalan Pidie. Saat ini tanaman yang dibudidayakan di Leupu, Geumpang, sedang memasuki fase menunggu panen,” kata Andi.
Selain durian Montong, Pemkab Pidie juga terus memberi perhatian terhadap pengembangan kopi Geumpang yang selama ini dikenal memiliki cita rasa khas dan menjadi salah satu produk perkebunan unggulan daerah.
Andi menegaskan, pengembangan kedua komoditas tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani, membuka lapangan kerja, serta memperkuat posisi Pidie sebagai daerah penghasil komoditas perkebunan berkualitas di Aceh.
“Durian Montong dan kopi Geumpang memiliki potensi besar untuk menjadi identitas ekonomi baru Kabupaten Pidie. Pemerintah akan terus mendorong pengembangannya agar memberi manfaat nyata bagi masyarakat.” ujarnya.
Diketahui, komoditas perkebunan di Desa leupu kecamatan Geumpang memiliki luas 2 hektar dengan isi didalam kebun ada alvokat Vietnam, kopi lampung, Duren montong yang dimiliki oleh pemilik kebun M. Yusri Syamaun (Amat Tong).[Mul]









