Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

80 Tewas di Jepang Diduga karena Minum Suplemen Penurun Kolesterol

redaksi by redaksi
29/06/2024
in Internasional
0
80 Tewas di Jepang Diduga karena Minum Suplemen Penurun Kolesterol

Suatu perusahaan farmasi Jepang sedang menyelidiki 80 kematian yang berpotensi terkait suplemen yang mengandung ragi. (iStockphoto/stock_colors)

Jakarta – Suatu perusahaan farmasi Jepang sedang menyelidiki 80 kematian yang berpotensi terkait suplemen yang mengandung ragi. Jumlah ini meningkat dari yang sempat dilaporkan sebelumnya.

Perusahaan tersebut, Kobayashi Pharmaceutical, pada Maret telah melaporkan lima kematian yang berpotensi terkait beras CholesteHelp dan pil ragi merah yang diproduksinya.

Pejabat Kementerian Kesehatan Jepang mengatakan suplemen tersebut mengandung asam puberulic, senyawa sangat beracun yang merupakan produk jamur. Suplemen diklaim dapat membantu menurunkan kolesterol.

Menanggapi lonjakan kematian tersebut, Menteri Kesehatan Keizo Takemi menyesalkan Kobayashi Pharmaceutical tidak memberikan informasi terbaru kepada kementerian lebih awal.

Dikutip dari Strait Times, perusahaan yang berbasis di Osaka itu belum memberikan informasi baru mengenai kematian yang berpotensi terkait dengan CholesteHelp sejak bulan Maret.

Sejak Maret, Kobayashi Pharmaceutical telah menerima laporan dari 1.656 orang yang mencari nasihat medis untuk masalah kesehatan terkait CholesteHelp, dan 289 orang telah dirawat di rumah sakit.

CholesteHelp telah ditarik dari pasar Jepang dan China, satu-satunya negara tempat suplemen tersebut dijual, menurut juru bicara Kobayashi Pharmaceutical.

Takemi mengatakan pemerintah akan turun tangan lebih berperan aktif dalam penyelidikan.

“Kami tidak bisa membiarkan Kobayashi Pharmaceutical menanganinya lagi,” katanya.

Kobayashi Pharmaceutical didirikan pada 1919. Meskipun bukan salah satu perusahaan farmasi terkemuka di Jepang, Kobayashi Pharmaceutical memproduksi berbagai suplemen dan produk kesehatan seperti penghangat tangan dan penyegar udara, beberapa di antaranya dijual di Amerika Serikat dan negara lain di Asia.

Pedoman kendali mutu terkait suplemen dan produk sejenis ditetapkan di Jepang pada tahun 2015.

Peraturan tersebut dianggap tidak seketat peraturan Jepang yang mengatur obat resep. Perusahaan biasanya melakukan pelaporan kepatuhan mandiri dan bukan menjalani pemeriksaan negara.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Ronaldo Cetak Rekor Bersejarah Usai Mengamuk di Euro 2024

Next Post

Muslem Yacob Ajak Kader Sinergi Wujudkan Generasi Emas 2045

Next Post
Muslem Yacob Ajak Kader Sinergi Wujudkan Generasi Emas 2045

Muslem Yacob Ajak Kader Sinergi Wujudkan Generasi Emas 2045

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ancaman Terhadap Amien Rais, PW Muhammadiyah Aceh: Bukan Zamannya Lagi Premanisme Mengatur Hukum

Refleksi Pidato Menteri ESDM di Hermes, Nasrul Zaman: Momentum Emas Mengunci Skema Onshore Blok Andaman

11/07/2026
Disdikbud Aceh Besar Suntik Semangat Kontingen O2SN Jelang Bertanding di Tingkat Provinsi

Disdikbud Aceh Besar Suntik Semangat Kontingen O2SN Jelang Bertanding di Tingkat Provinsi

11/07/2026
Staf Ahli Menteri Agama RI Resmikan Gedung MIN 3 Simeulue dan KUA Teupah Tengah

Staf Ahli Menteri Agama RI Resmikan Gedung MIN 3 Simeulue dan KUA Teupah Tengah

11/07/2026
Kaprodi Ilmu Hadis Perkuat Pembinaan Mahasiswa UIN Ar-Raniry, Siapkan Calon Peserta PKM dan OASE 2026

Kaprodi Ilmu Hadis Perkuat Pembinaan Mahasiswa UIN Ar-Raniry, Siapkan Calon Peserta PKM dan OASE 2026

11/07/2026
Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah: Langkah Sederhana yang Menentukan Masa Depan Generasi Pidie Jaya

Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah: Langkah Sederhana yang Menentukan Masa Depan Generasi Pidie Jaya

11/07/2026

Terpopuler

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

09/07/2026

Malam Ini, Rektor, Walikota, dan Tokoh publik Baca Puisi di Kedai Kopi

Ohku, ASN Pidie Jaya Wajib Gunakan Akun Pribadi untuk Publikasi Pemerintah

MTC Juara Umum Kelas Festival & Pemula, Rahih 78 Medali di Student Champhionship

80 Tewas di Jepang Diduga karena Minum Suplemen Penurun Kolesterol

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com