Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Kloter 4 Tiba di Tanah Air, Jemaah Diimbau Memakai Masker dan Melapor ke Puskesmas

redaksi by redaksi
13/07/2024
in Nanggroe
0
Kloter 4 Tiba di Tanah Air, Jemaah Diimbau Memakai Masker dan Melapor ke Puskesmas

BANDA ACEH – 389 jemaah haji Aceh yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) BTJ-04 tiba di Aceh, Sabtu, 13 Juli 2024.

Ketua PPIH (Petugas Penyelenggara Ibadah Haji) Aceh, Azhari mengatakan bahwa jemaah kloter 4 mendarat di bandara internasional Sultan Iskandar Muda (BTJ) pada jam 15.57 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Jemaah yang berasal dari Kabupaten Pidie dan Bireuen tersebut berangkat dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah pada hari yang sama dengan pesawat Boeing 777-300ER milik maskapai Garuda Indonesia jam 03.54 Waktu Arab Saudi.

Menurut Azhari, kloter BTJ-04 berangkat ke Arab Saudi sejumlah 392 orang. Namun ada tiga jemaah yang wafat di tanah suci dan satu orang mutasi keluar kloter. Di samping itu, ada tiga jemaah yang ditunda kepulangannya bersama kloter 4 karena masih dalam perawatan di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah.

“Selain itu, ada 4 jemaah kloter 2 yang berasal dari Bireuen pulang dengan kloter 4. Jadi, semuanya 389 jemaah yang tiba hari ini,” kata Azhari.

Sementara jemaah yang masih dirawat, kata Azhari, akan dipulangkan dengan kloter lain ketika dinyatakan sudah layak terbang oleh pihak kesehatan.

Sementara itu Kasi Pemeriksaan PPIH Embarkasi Aceh, dr Koestendrina mengimbau jemaah haji yang sudah tiba di tanah agar memakai masker. Gunanya meminimalisir menularkan virus kepada anggota keluarga di rumah dan lingkungan sekitar.

Menurutnya, tiga jemaah haji kloter 4 yang dirawat di KKHI Madinah karena terinfeksi varicella atau cacar air. Penyebabnya adalah virus Varicella zoster. Virus ini mudah menular melalui percikan ludah, melalui udara atau kontak langsung dengan cairan yang berasal dari ruam.

Gejala cacar air muncul 10−21 hari setelah terpapar virus. Oleh karenanya ia berharap, selain memakai masker, jemaah haji yang sudah tiba di tanah air memberitahukan petugas Puskesmas bahwa mereka baru saja kembali dari menunaikan ibadah haji.

“Jemaah haji yang telah kembali ke tanah air akan dipantau kesehatannya selama 21 hari oleh dinas kesehatan setempat,” ujar dr Tenni.

“Apabila selama pemantauan ada gangguan kesehatan, diharapkan agar segera melapor,” katanya melanjutkan.

Ia juga mengimbau jemaah haji untuk tetap menerapkan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) setibanya di kampung halaman dan selama proses pemantauan kesehatan.

Kepada jemaah haji di Madinah menjelang kepulangan ke tanah air, juga diimbau untuk tetap menjaga kesehatan dengan makan, minum dan istirahat yang cukup, dan mengonsumsi obat yang dianjurkan dokter.

“Cuaca di Madinah masih tergolong tinggi, mencapai 43°C. Jemaah haji agar membatasi aktivitas di luar hotel dan city tour. Kalaupun harus bepergian, tetap mengenakan alat pelindung diri berupa payung, topi lebar dan kaca mata hitam. Jangan lupa membawa air minum untuk mencegah dehidrasi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan agar jemaah tidak segan-segan menghubungi petugas kesehatan jika mengalami kendala dalam hal kesehatan.

“Jangan lupa hubungi petugas kesehatan kloter jika merasa ada gejala apapun,” katanya.

Menurutnya, jemaah haji bisa menilai sendiri kondisinya. Yang tahu tentang kondisi kesehatan jemaah haji adalah jemaah sendiri.

“Jika sudah merasakan lelah, jangan memaksakan diri beraktivitas di luar kapasitas kemampuan diri sendiri,” ujarnya.

Previous Post

Mahasiswa Protes Listrik Padam dan Jaringan Internal Putus di Beutong Bawah

Next Post

Ratusan Mahasiswa FTK UIN Ar-Raniry Dapat Pembekalan PPKPM

Next Post
Ratusan Mahasiswa FTK UIN Ar-Raniry Dapat Pembekalan PPKPM

Ratusan Mahasiswa FTK UIN Ar-Raniry Dapat Pembekalan PPKPM

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pesantren Al Zahrah Akan Gelar Khataman Santri Akhir, Sejumlah Petinggi Daerah Dipastikan Hadir

Pesantren Al Zahrah Akan Gelar Khataman Santri Akhir, Sejumlah Petinggi Daerah Dipastikan Hadir

18/04/2026
Ketua DPRK Menjadi Narasumber Pada Kegiatan Pertemuan Arsitek Dunia

Ketua DPRK Menjadi Narasumber Pada Kegiatan Pertemuan Arsitek Dunia

18/04/2026
Nenek di Kediri Jadi Tersangka Usai Aniaya Cucu hingga Tewas

Nenek di Kediri Jadi Tersangka Usai Aniaya Cucu hingga Tewas

18/04/2026
Iran Bikin Trump Senang Sampai Bilang Terima Kasih soal Selat Hormuz

Iran Bikin Trump Senang Sampai Bilang Terima Kasih soal Selat Hormuz

18/04/2026
Inspirasi Kebaikan: KUA Tangan-Tangan Berbagi “SEJUTA” Wujud Nyata Kepedulian Sosial

Inspirasi Kebaikan: KUA Tangan-Tangan Berbagi “SEJUTA” Wujud Nyata Kepedulian Sosial

17/04/2026

Terpopuler

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

16/04/2026

ABG di Aceh Diperiksa Polisi Usai Live Pamer ‘Aset Pribadi’ di Tiktok

Kloter 4 Tiba di Tanah Air, Jemaah Diimbau Memakai Masker dan Melapor ke Puskesmas

Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Soal Gubernur Mualem, Humam Bohongi Publik!

Asa Janda Miskin di Gubuk Plastik, Uluran Tangan Dermawan hingga Perhatian Pemerintah Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com