Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Cerita Eks Konjen AS Kagum Soal Rakyat Aceh Bangkit Usai Tsunami

redaksi by redaksi
22/07/2024
in Nanggroe
0
Cerita Eks Konjen AS Kagum Soal Rakyat Aceh Bangkit Usai Tsunami

Masjid yang masih berdiri ditempa tsunami di Aceh. (foto: ABC.net)

Jakarta – Refleksi 20 tahun tsunami bagi mantan Konjen Amerika Serikat (AS) Paul S. Berg, yang paling membuatnya terpukau adalah bagaimana orang Aceh bisa bangkit dengan cepat dari trauma atau shock bencana tsunami 2004.

“Setelah tsunami, orang Aceh dalam kondisi shock, pemerintahnya juga shock. Tapi dalam waktu 2-3 minggu saya melihat mereka mulai berbicara. Saya terpukau melihat bagaimana orang Aceh bangkit dari shock begitu cepat,” kata Paul saat perbincangan bertajuk “Refleksi Bantuan Kemanusiaan 20 Thn Tsunami Aceh” di auditoriaum TDMRC Universitas Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Minggu (21/7/2023).

Bincang santai tersebut turut menghadirkan aktivis dan relawan bencana tsunami, Teuku Ahmad Fuad (Taf) Haikal, sebagai salah satu pembicara.

Tsunami dahsyat memporak-porandakan Aceh pada 26 Desember 2004, dengan korban jiwa sedikitnya 220 ribu orang meninggal dunia dan dinyatakan hilang, serta menghancurkan fasilitas publik serta rumah penduduk di sejumlah daerah di provinsi itu.

Bagi Paul, refleksi tsunami tiada guna lagi untuk menangisi bencana tersebut karena kesedihannya sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata. Namun, ketangguhan orang Aceh yang bangkit dari bencana menjadi hal yang tak pernah ia lupakan.

“Saya sampai membuat laporan menganalisa hal ini dan apa yang membuat ketangguhan orang Aceh adalah karena keimanan (faith) yang dimiliki orang Aceh,” katanya.

Sedangkan bagi Taf Haikal, tsunami Aceh menjadi pelajaran berharga bagi setiap individu yang mengalami masa itu, terutama bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi bencana. Ia masih mengingat bagaimana begitu banyak orang pribadi hingga LSM dari berbagai negara masuk membantu Aceh, dan awalnya tidak terarah dan tanpa terkoordinasi. Hal ini karena Indonesia belum punya pengalaman dengan bencana sebesar tsunami, ditambah lagi kondisi Aceh dalam darurat militer.

Penanganan tsunami Aceh yang melibatkan semua stakeholder, lanjutnya, menjadi pondasi awal pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan regulasi tentang tanggap bencana di Tanah Air.

“Saya berharap ini jadi rekam jejak yang tidak boleh dilupakan oleh generasi muda kita di masa depan. Mungkin akan ada bencana lainnya, namun kita lebih siap dibandingkan waktu itu kita tak punya pengalaman sama sekali,” katanya.

Taf Haikal juga berharap, peran BNPB di pusat dan juga di daerah terus diperkuat sebagai lembaga riset yang makin canggih dalam hal mitigasi bencana dan menggerakkan semua stakeholder dalam penanganan bencana.

Sumber: liputan6.com

Previous Post

BPBD Aceh Barat Padamkan Kebakaran Lahan di Areal Seluas 6 Hektare

Next Post

Ziarah ke Makam Syekh Abdurrauf as-Singkily, Pj. Bupati Berharap Generasi Muda Terus Pelajari Karya Ulama Kita

Next Post
Ziarah ke Makam Syekh Abdurrauf as-Singkily, Pj. Bupati Berharap Generasi Muda Terus Pelajari Karya Ulama Kita

Ziarah ke Makam Syekh Abdurrauf as-Singkily, Pj. Bupati Berharap Generasi Muda Terus Pelajari Karya Ulama Kita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kesbangpol Aceh Ajak Gen Z Jadi Agen Perdamaian Digital, Tangkal Hoaks dan Intoleransi di Aceh

Kesbangpol Aceh Ajak Gen Z Jadi Agen Perdamaian Digital, Tangkal Hoaks dan Intoleransi di Aceh

06/08/2026
Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

06/08/2026
Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung dan Santuni Keluarga Korban Tenggelam

Baitul Mal Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Puting Beliung dan Santuni Keluarga Korban Tenggelam

06/08/2026
Nazli Hasan Resmi Pimpin KUA Jeumpa, Siap Wujudkan Pelayanan Prima

Nazli Hasan Resmi Pimpin KUA Jeumpa, Siap Wujudkan Pelayanan Prima

06/08/2026
Bank Aceh Syariah Abdya Gandeng PMI dan RSUDTP Gelar Donor, 43 Kantong Darah Terkumpul

Bank Aceh Syariah Abdya Gandeng PMI dan RSUDTP Gelar Donor, 43 Kantong Darah Terkumpul

06/08/2026

Terpopuler

Cerita Eks Konjen AS Kagum Soal Rakyat Aceh Bangkit Usai Tsunami

Cerita Eks Konjen AS Kagum Soal Rakyat Aceh Bangkit Usai Tsunami

22/07/2024

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

Mualem dan Mentan Bahas Pemulihan Sawah Pascabencana di Aceh

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com