Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Bersiap Sambut Musim Tanam Gadu 2026, Abdya”Musyawarah Turun Ke Sawah”

redaksi by redaksi
07/05/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Bersiap Sambut Musim Tanam Gadu 2026, Abdya”Musyawarah Turun Ke Sawah”

BLANGPIDIE — Di bawah langit Aceh Barat Daya (Abdya) yang subur, sebuah tradisi leluhur kembali menggema. Bukan sekadar rutinitas di atas kertas, “Musyawarah Turun Ke Sawah” adalah denyut nadi bagi ribuan petani yang menggantungkan hidup pada hamparan hijau bumi Abdya. Di sinilah, langkah pertama menuju swasembada pangan dimulai.

Halaman Kantor Dinas Pertanian Abdya menjadi saksi berkumpulnya sekitar 300 tokoh penting pertanian, Kamis (07/05/2026). Mulai dari kelompok tani hingga para penjaga adat sawah—Keujruen dan Hop Keujruen.

Kepala Dinas Pertanian Abdya, Hendri Yadi menegaskan bahwa musyawarah ini adalah benteng terakhir kearifan lokal dalam menentukan waktu yang paling tepat untuk menyentuh tanah.

Dimana, targetnya jadwalnya masa tanam itu akan berlangsung pada Minggu pertama bulan Mei hingga Juni 2026 mendatang.

“Ini adalah langkah strategis untuk memastikan Abdya tetap menjadi penyangga pangan utama di wilayah pantai barat selatan Aceh,” ujarnya dengan penuh optimisme.

Wakil Bupati Abdya, Zaman Akli, yang membuka acara bersama unsur Forkopimda, memberikan sorotan tajam pada potensi dan tantangan nyata di lapangan. Dengan luas lahan mencapai 7.153 hektare, Abdya memiliki modal besar sebagai lumbung pangan. Namun, ia mengingatkan bahwa zaman telah berubah.

Tantangan yang dihadapi, Perubahan Iklim: Ketidakpastian musim yang sulit ditebak. Ancaman Hama, perlunya keseragaman jadwal tanam sebagai strategi kendali alami. Dinamika Pasar yakni memastikan harga yang adil bagi keringat petani.

Dalam sambutannya yang menggugah, Wakil Bupati Zaman Akli menekankan bahwa keberhasilan panen gadu tahun ini menuntut adanya revolusi mental di sektor pertanian.

Teknologi dan Inovasi, petani didorong meninggalkan cara konvensional dan mulai berbasis data, menggunakan benih unggul, serta optimalisasi alat mesin pertanian (Alsintan).

Sinergi Lintas Sektor, dimana pemerintah hadir dengan program tepat sasaran, penyuluh aktif di lapangan, dan petani yang terbuka pada pembaruan. Kesejahteraan Pasca-Panen yakni fokus pemerintah tidak lagi hanya pada saat menanam, tapi juga bagaimana memastikan distribusi dan akses pasar yang menguntungkan petani.

Pemerintah Kabupaten Abdya menegaskan komitmennya untuk terus memperbaiki infrastruktur irigasi dan bantuan sarana produksi. Namun, kunci utamanya tetaplah satu: Kebersamaan.

“Saya percaya, dengan semangat kerja keras, kita mampu menjadikan Abdya sebagai lumbung padi yang membanggakan, tidak hanya di tingkat provinsi, tapi juga nasional,” tutup Zaman Akli sebelum mengajak seluruh peserta berdiskusi produktif demi masa depan pertanian yang lebih cerah.

Wabup Zaman Akli menyebutkan bahwa Tahun 2026 akan hadir 4 unit traktor 4WD setelah sebelumnya sudah didatangkan 7 unit tahun 2025. Kemudian juga masih banyak infrastruktur lainnya tahun 2026 ini untuk mendukung sektor pertanian.

Mari turun ke sawah, demi Abdya yang mandiri dan sejahtera.

Previous Post

DPRK Subulussalam Siap Kawal Road Map Penguatan SDM Kesehatan Kerjasama FK USK

Next Post

Direktur RSUD Subulussalam Minta Dukungan Pendanaan Pendidikan Dokter

Next Post
Direktur RSUD Subulussalam Minta Dukungan Pendanaan Pendidikan Dokter

Direktur RSUD Subulussalam Minta Dukungan Pendanaan Pendidikan Dokter

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Jemaah Haji Aceh yang Meninggal di Arab Saudi Jadi 18 Orang

Ohku, Jemaah Haji Aceh yang Meninggal di Arab Saudi Jadi 18 Orang

25/06/2026
34 Tim akan Meriahkan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

34 Tim akan Meriahkan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

25/06/2026
3 Bulan Pascabanjir Bandang, Siswa SD-SMP di Nagan Raya Aceh Masih Belajar di Tenda

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 28 Sekolah di Aceh

25/06/2026
Pemkab Aceh Timur Bangun Kembali Sekolah Rusak Diterjang Banjir

Pemkab Aceh Timur Bangun Kembali Sekolah Rusak Diterjang Banjir

25/06/2026
Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

25/06/2026

Terpopuler

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

23/06/2026

Meski Baru Saja Dikerjakan, Muara Lhok Pawoh Abdya Kembali Dangkal

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Kuah Pliek U dan Tawa: Saat Keluarga Besar Al Zahrah Pupuk Silaturrahmi

Abdya Tanam Lima Hektar Lahan untuk Varietas Padi Sigupai

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com