Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Tiga Wilayah di China Turunkan Level Respon Darurat Virus Corona

Admin1 by Admin1
26/02/2020
in Kesehatan
0

BEIJING – Wilayah China di Inner Mongolia, Xinjiang, dan Sichuan menurunkan level respon darurat setelah menilai risiko kesehatan dari wabah virus corona telah berkurang.

China memiliki sistem respon empat tingkat untuk darurat kesehatan publik yang menentukan apa saja langkah yang harus diterapkan di suatu wilayah, dengan level I yang paling serius.

“Sichuan mengumumkan akan menyesuaikan langkah dari level I ke level II, sementara Inner Mongolia akan mengubah dari level I ke level III,” papar laporan kantor berita Xinhua.

Pemerintah Sichuan juga menjelaskan, “Setiap wilayah akan mengharuskan warga kembali bekerja dan meningkatkan program pencegahan serta kontrol untuk wilayah dengan risiko tinggi.”

“Wilayah Xinjiang yang dihuni populasi Muslim Uighur juga mengurangi level respon dari I ke II setelah laporan tak ada kasus baru selama tujuh hari berturut-turut,” ungkap portal berita resmi Tianshan.com.

Provinsi Gansu, Yunnan, Guangdong, Shanxi, Guizhou dan Anhui juga memangkas level respon darurat mereka dalam beberapa hari terakhir.

Beberapa wilayah, termasuk Fujian di tenggara juga mulai membuka blokir jalan darurat yang dibuat untuk pemeriksaan kendaraan dan mencegah penyebaran wabah.

Penyakit mirip flu itu pertama dideteksi di Wuhan pada Desember lalu. Virus itu telah menginfeksi lebih dari 80.000 orang secara global dan menewaskan 2.700 orang di China daratan.

Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan wabah di China mencapai puncak antara 23 Januari dan 2 Februari, serta telah turun sejak saat itu.

Sumber: sindonews.com

Tags: virus corona
Previous Post

Masyarakat Bertakziah untuk Ibunda Mertua Plt Gubernur Aceh

Next Post

Zigzag Politik Mahathir

Next Post

Zigzag Politik Mahathir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Krak, Mualem Minta Presiden Izinkan Maskapai Arab Saudi Angkut Jamaah Langsung dari Aceh

Krak, Mualem Minta Presiden Izinkan Maskapai Arab Saudi Angkut Jamaah Langsung dari Aceh

15/05/2026
Calon Jemaah Haji Aceh Ditempatkan di Wilayah Jarwal

Sebanyak 3.183 Jemaah Haji Aceh Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci

15/05/2026
Sekda Mursyid Resmikan Pelayanan SKCK Pada Mall Pelayanan Publik

Sekda Mursyid Resmikan Pelayanan SKCK Pada Mall Pelayanan Publik

15/05/2026
Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

Tim Satgas PRR Dorong Rehab Rekon di Aceh Tengah Berjalan Lebih Cepat

15/05/2026
Empat Atlet Wushu Aceh Besar Lolos PORA, Dua Raih Medali Emas di Pra Kualifikasi

Empat Atlet Wushu Aceh Besar Lolos PORA, Dua Raih Medali Emas di Pra Kualifikasi

15/05/2026

Terpopuler

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

14/05/2026

Koreografer Khairul Anwar Nilai Kualitas FLS3N Tari di Aceh Menurun

Senator Azhari Cage Minta Pergub JKA di Aceh Dikaji Ulang

Zul Kande Soroti Pungutan Biaya FLS3N Aceh, Minta Dinas Pendidikan Jaga Prestasi Siswa

Pemuda Muhammadiyah Abdya Desak Semua Komite Sekolah Dievaluasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com