Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Kabel Lampu Landasan Pacu Bandara SIM Aceh Besar Dijual Maling

redaksi by redaksi
09/08/2024
in Nanggroe
0
Kabel Lampu Landasan Pacu Bandara SIM Aceh Besar Dijual Maling

Kabel lampu di landasan pacu Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar dicuri oleh dua warga yang bernama M. Isa (30) dan Junaidi (34).(ANTARA FOTO/IRWANSYAH PUTRA)

Banda Aceh – Kabel lampu di landasan pacu Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar dicuri oleh dua warga yang bernama M. Isa (30) dan Junaidi (34). Akibat pencurian itu pihak Angkasa Pura II mengalami kerugian mencapai Rp 560 juta.

Pelaku sudah melakukan aksinya sejak bulan Juni 2024 dan baru menjual 6 meter bagian dalam kabel yaitu tembaga yang sudah dipotong-potong senilai Rp500 ribu ke penadah barang butut di kawasan Aceh Besar. Sementara panjang kabel landasan pacu di Bandara SIM adalah 900 meter lebih dan sudah tidak bisa digunakan.

Aksi pelaku diketahui setelah pihak Angkasa Pura II mendeteksi adanya gangguan di area landasan pacu. Saat diperiksa ternyata kabel lampu hilang dan atas dasar itu mereka melaporkan ke polisi.

Kasat Reskrim Polresta Banda Aceh Kompol Fadillah Aditya Pratama mengatakan setelah pihaknya menerima laporan dari Angkasa Pura II, langsung melakukan penyelidikan dan menangkap dua pelaku dan penadah.

“Kedua pelaku ini melakukan pencurian kabel lighting milik Angkasa Pura yang panjangnya 900 meter. Pelaku sudah memotong kabel dan menjual ke gudang butut. Jadi ini sangat membahayakan di bandara,” kata Fadillah kepada wartawan, Jumat (9/8).

Atas aksi pelaku kini kabel lampu landasan pacu di Bandara SIM hanya tersisa beberapa meter lagi yang aktif dan hampir 1 kilometer rusak tidak berfungsi. Sementara barang bukti yang dicuri pelaku sebagian sudah di bawa ke Medan, Sumatera Utara untuk di jual.

“Barang bukti ada yang sudah dijual ke Medan juga. Kemudian kita lagi melakukan pengejaran 1 pelaku lainnya yang terlibat,” ujarnya.

Manager Of Finance Angkasa Pura II Bandara SIM, Ade Yustian menyebutkan hilangnya kabel lampu itu membuat pilot terpaksa memangkas jarak untuk bisa mendarat di Bandara SIM. Namun selama ini pendaratan dan penerbangan belum ada gangguan yang serius.

“Secara visual mengganggu pandangan pilot ke arah landasan dengan tidak berfungsinya lampu ini otomatis akan ada jarak pendek yang akan memangkas jarak pilot untuk bisa mendarat di landasan pacu,” katanya.

Saat ini lampu di landasan pacu Bandara SIM belum diperbaiki dan pihaknya sudah mengusulkan ke Angkasa Pura pusat untuk dilakukan perbaikan karena butuh penggalian tanah ulang untuk memasang kembali kabel yang baru.

“Saat ini belum berfungsi optimal, yang pasti tidak ada penerbangan atau pendaratan yang tertunda tapi ini tidak optimal saja,” katanya.

Atas aksi kedua pelaku mereka akan dijerat dengan pasal 363 ayat 1 ke-4 dan 5 KUHp dengan ancaman 7 tahun penjara.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Polres Aceh Barat Tahan Tersangka Korupsi Kedelai

Next Post

Kemenag Turunkan Tim Update Data Tanah Wakaf di Aceh Besar

Next Post
Kemenag Turunkan Tim Update Data Tanah Wakaf di Aceh Besar

Kemenag Turunkan Tim Update Data Tanah Wakaf di Aceh Besar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Balqis Batrisya, Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Siap Bersaing di MTQ Kabupaten Bireuen

Balqis Batrisya, Juara 1 Kaligrafi Kontemporer Siap Bersaing di MTQ Kabupaten Bireuen

29/09/2026
Hery Ahmadi Apresiasi ASAR Humanity Pulihkan Meunasah Lhok Nga Pascabencana

Hery Ahmadi Apresiasi ASAR Humanity Pulihkan Meunasah Lhok Nga Pascabencana

29/09/2026
Sekcam Peukan Bada dan Keuchik Lamteh Bicara Ekowisata Mangrove dalam Program Siereuboh RRI Pro-4 Banda Aceh

Sekcam Peukan Bada dan Keuchik Lamteh Bicara Ekowisata Mangrove dalam Program Siereuboh RRI Pro-4 Banda Aceh

29/09/2026
RSUD Teungku Peukan Gandeng Perumdam Tirta Abdya Jamin Suplai Air Bersih 24 Jam

RSUD Teungku Peukan Gandeng Perumdam Tirta Abdya Jamin Suplai Air Bersih 24 Jam

28/09/2026
Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

Pemerintah Diminta Memanfaatkan Kembali Biogas TPA Gampong Jawa

28/09/2026

Terpopuler

Kabel Lampu Landasan Pacu Bandara SIM Aceh Besar Dijual Maling

Kabel Lampu Landasan Pacu Bandara SIM Aceh Besar Dijual Maling

09/08/2024

Hasan Basri Bongkar APBK, Pemerintah Bukan Milik Toke

Ditantang Mundur, Hasan Basri: Laporkan Saya ke Mendagri

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com